SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Kubu Raya, Kalimantan Barat)
1 month ago on Fiqih

mencari informasi tentang aib calon pasangan kepada narasumber ?

barakAllah fiikum wa Ahsanallahu Ilaikum Apa hukum mencari informasi calon pasangan ketika aib atau kekurangannya yang disampaikan oleh narasumber, apakah hal tersebut termasuk ghibah yang terlarang ? Soalnya ana pernah dengar ceramah terkait bekal nikah yakni mencari informasi terkait sifatnya, adabnya dan akhlaknya atau manhajnya calon pasangan dari teman-teman terdekatnya dari tetangganya dan semisal.
Ikhwan (Padangsidimpuan)
1 month ago on Fiqih

Beberapa Pertanyaan Terkait Zakat Hasil Pertanian.

Assalamu 'alaikum warohmatullah ,, Ustadz. Di kampung saya hampir semua penduduknya adalah petani, dan telah terjadi kesimpang-siuran pada masalah zakat hasil pertanian. Mohon penjelasan seputar Zakat Hasil Pertanian: 1. Hasil pertanian apa saja yang wajib dizakati ? Apakah termasuk palawija, kacang-kacangan, jagung, buah-buahan, kelapa, getah karet, kelapa sawit, kemiri, dll ? 2. Berapa nishob Zakat Hasil Pertanian ? 3. Apakah ada haul-nya ? 4. Apakah keadaan mencapai nishob ditentukan setiap kali panen, atau ditentukan berdasarkan haul ? (dalam setahun bisa panen 2 sampai 3 kali, apakah hasil tiap kali panen dalam satu tahun dijumlahkan untuk menentukan mencapai nishob atau tidak?), 5. Untuk lahan/sawah sewa garap (sesorang menggarap lahan/sawah milik orang lain dengan perjanjian bagi hasil saat panen); antara penggarap dan pemilik lahan, siapa yang berkewajiban mengeluarkan zakatnya ? Jazakallahu khair.
Ikhwan (Padangsidimpuan)
1 month ago on Fiqih

yang mana yang didahulukan antara wasiat dan hutang ?

Bila sesoarang meninggal dunia, dan memiliki wasiat (sesuai syar'i) dan hutang. Yang mana dari kedua hal itu yang didahulukan ? Apakah sesuai tekstual zahiriyah Surat An-Nisa' ayat 11 ? (...(Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya...) Jazakallahu khair.
Ikhwan (Kubu Raya, Kalimantan Barat)
1 month ago on Fiqih

apakah fasakh dan talak 3 itu sama ?

afwan saya pernah mendengar bahasan fiqih nikah ada namanya fasakh(pembatalan akad nikah) misalnya disebebakan karena aib yang bisa dilakukan pembatalan pernikahan disitu. disitu dibahasakan kalau saling sepakat maka buyar(a), jika ribut maka ke wali hakim jika hasilnya juga buyar(b) apakah kondisi (a) dan (b) ini sama seperti talak 3 yakni suami tidak bisa kembali lagi ke istri lagi, kecuali sudah dinikahi(digauli) oleh orang lain kemudian cerai ?
Ikhwan (Padangsidimpuan)
1 month ago on Aqidah

menghadiri acara bid'ah karena takut perselisihan.

Saya sering menghadiri acara pemberangkatan jenazah, tahlilan, dan acara2 sehubungan dengan wafatnya seseorang (kenduri, minta do'a,.dll). Tetapi saya tidak mengikuti bacaan2, dzkir2, dan do'a dalam acara2 itu. Hanya datang, duduk,.kemudian kadang makan. Saya tahu itu bid'ah, tapi saya tetap menghadirinya, karena takut hubungan kekeluargaan atau hubungan bertetangga akan rusak. Apakah tindakan saya bisa dima'afkan ? Bagaimana yang seharusnya ? Jazakallahu khair.
Akhwat (jakarta)
1 month ago on Mu'ammalah

membeli produk perusahaan yang mendukung lgbt

assalamu’alaikum, izin betanya. saya baru2 ini tahu bahwa ternyata banyak produk/perusahaan yang mendukung LGBT (homoseksual dll) dengan menyumbang uang kepada organisasi2 LGBT tersebut. saya khawatir bahwa jika saya membeli produk itu berarti saya ikut mendukung LGBT. apakah solusinya adalah memboikot produk2 itu? diantara produk2 itu adalah yang terkenal dan banyak dipakai masyarakat saat ini, seperti a*ple, st**bucks dan lainnya. terimakasih, jazakallah khairan.
Akhwat (Jawa Tengah)
1 month ago on Aqidah

Ketika Didoakan Barakallah Fii Umrik

Apa sikap kita saat di doakan barakAllah fii umrik (didoakan saat ulang tahun), padahal merayakannya tidak boleh ?
Akhwat (Kelaten)
1 month ago on Mu'ammalah

menggunakan harta dari hasil yang batil

Jadi begini ustaz, saya seorang pelajar dan berusia 20 tahun. saya memiliki uang yang banyak. Uang itu awalnya saya dapat dari bekerja yang halal. Lalu saya tergoda dengan kegiatan mencari uang dengan cara batil.. Dan akhirnya uang halal tersebut saya pakai sebagai modal mencari uang yg haram. Saya tidak mencuri, korupsi, menggelapkan uang, judi, mengundi, namun saya memanfaatkan fasilitas aplikasi android untuk mendapat keuntungan. Namun saya melakukan kecurangan yang tidak sesuai standar apk tersebut untuk mendapat keuntungan dan membuat banyak akun untuk untuk semakin mendapat keuntungan, jelas tentu hal itu melanggar ketentuan dari promo aplikasi tsb. Lalu ustad, saya taubat dan tidak ingin mengulangi perbuatan saya lagi. Lalu saya ingin berniat mencari uang yang halal dengan berdagang. Namun sebagian uang haram tsb, sudah saya pakai untuk membeli peralatan berdagang, karena saya sebelum nya bertanya pada dosen agama saya, beliau berkata asalkan sudah taubat tidak apa apa, anggap saja "bonus" Yang saya dapat. Namun setelah saya searching lagi ternyata hal itu tidak boleh, ibarat mencuci baju dengan air kencing. Karena kasusnya sebagian sudah saya belikan alat berdagang, apakah tetap saya boleh pergunakan Alat berdagang saya? Dan saya mencari modal lagi dengan meminjam uang orang tua saya untuk lanjut berdagang. Atau kalau tidak boleh, apakah boleh saya melakukan hal ini, Saya menghitung keseluruhan modal yang sudah saya gunakan dr uang haram tsb untuk membeli alat dagang. Misal seluruh nya 2jt. Lalu saya tetap pakai alat nya, dan meminjang uang orang tua saya lagi untuk tambahan modal (uang halal) Dan setelah saya untung 2jt. Saya kembalikan uang haram trs ke rekeni ng tempat saya menyimpan uang haram trs dan yang itu tidak akan saya pakai lagi. Boleh kan seperti itu ustaz??? Saya benar2 bingung karena saya takut sekali dengan uang itu ibadah, sedekah, dan amal baik saya tidak diterima oleh Allah SWT.
Ikhwan (Jawa Tengah)
1 month ago on Keluarga

Masalah Rumah Tangga

Saya mau konsultasi pak ustadz mengenai hubungan keluarga yg awalnya sebelum menikah dari istri nurut suami akan ikut suami, tetapi berpandangan lain karena suatu hal yang menjadikan pindah ke tempat tinggalnya bersama orangtuanya yang sampai melahirkan tinggal disana, dan pada akhirnya istri bikin janji baru lagi akan membuat rumah dengan tanah yang dimiliki dari orangtuanya, akan tetapi Saya sendiri selaku Suami itu tidak sreg atau kurang nyaman yang dirasakan dengan tinggal bersama keluarga si istri, bahkan adiknya menikah tinggal bersama serumah, dan si istri mulai kelihatan tidak taat suami atau kurang pengertian dengan suami, atau dapat dikatakan tidak membuat nyaman, dan dari hati kecil saya sendiri ingin tinggal dengan orang tua termasuk istri dan anak saya ikut merawat orang tua saya, karena saudara saya menurut saya kurang memperhatikan, maka dari itu saya inisiatif seperti itu, setidaknya ingin hidup mandiri bisa membuat rumah di daerah dekat tempat tinggal orang tua, atau ditengah-tengah antara orang tua dengan mertua, agar adil, karena saya berpandangan sendiri kalo suatu saat bikin rumah dari tanah warisan mertua nantinya akan dibagi separuh dengan saudaranya karena yang ditakutkan dari saudarinya cemburu atau iri jadi ingin juga menempati tanah yang dimiliki si mertua meskipun ada tanah kosong yang lain, sehingga akan menjadi tidak nyaman lagi bagi Saya, itu gmn ya Pak ustadz mohon bantuan nasehat dan sarannya ? terima kasih sangat sebelumnya Pak Ustadz sudah mau membimbing Saya 🙏🏻🙏🏻
Akhwat (Surabaya)
1 month ago on Keluarga

Apakah Harus Menerima Ta'aruf Laki-Laki Yang Baik Namun Setelah Nadhor Jadi Meragukan

Bismillah, ustadz bbrpa waktu lalu ana ta'aruf dg seorang ikhwan, ikhwannya ini baik sekali, pada saat bertukar biodata dan menanyakan bbrpa pertanyaan ada kecondongan untuk lanjut ke tahap nadzhor, tp setelah nadzhor saya merasa ada keraguan untuk lanjut dengan ikhwan ini ustadz, ada kebingungan dan akhirnya saya skrng merasa gelisah, apakah saya harus menerima ikhwan ini atau tidak ya ustadz? Saya takut klo menolak ikhwan saya seperti pilih2 ustadz, krn dr orang tua mendesak ingin saya sgra menikah, dan juga mengingat umur sudah sekitar 27 tahun, mohon beri nasihat untuk saya ustadz, terima kasih
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Fiqih

hukum makmum tidak membaca amin

Assalaamualaikum saya ingin bertanya hukumnya makmum tidak ikut baca amin ketika al farihah apa ya
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Fiqih

setelah sholat mendapati mani apakah mengulang shalat

Assalaamualaikum saya ingin bertanya setelah saya ba gun tidur saya lmelaksanakan sholat subuh lalu ketika setelah sholat subuh ternyata ada mani di kemaluan saya pertanyaannya apakah sholat saya tadi sah
Ikhwan (Palembang)
1 month ago on Ibadah

ada yang menghalangi wudhu tapi tidak tahu kapan terkena penghalang itu

Assalamu'alaikum, jika saya temukan hal yg menghalangi wudhu, tp tdk yakin setelah/sebelum wudhu, harus kah saya qadha? Terlebih saya tdk memperhatikan kaki saya kmrn
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Ibadah

wudhu harus memenuhi syarat dan rukunnya?

Assalaamualaikum saya ingin bertanya apakah jika wudhu sudah memenuhi rukunnya sudah dianggap sah
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Ibadah

orang yang punya penyakit beser punya niat wudhu khusus?

Assalaamualaikum saya ingin bertanya apakah orang yg punyakit anyang anyangan dan beser dan sebagai nya ada niat khusus ketika mau wudhu atau cukup niat wudhu secara umum

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com