SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Jakarta Timur)
2 months ago on Riba

Pinjam Untuk Pengembangan Usaha

Bagaimana hukumnya kalau kita utang di bank dengan tujuan mengembangkan usaha. Apakah ini termasuk hutang yang dilarang agama/riba? Apabila sudah terlanjur hutang di bank dan berencana dilunasi dengan meminjam di Bank Syariah bagaimana hukumnya? Terima kasih
Ikhwan (Bandung)
4 months ago on Riba

membuka rekening bank konvensional

Assalamu'alaikum Maaf mengganggu. Ustadz izin tanya. Saya punya rekening bank konvensional untuk keperluan penerimaan gaji (dalam hal ini wajib menggunakan bank konvensional tersebut). Rekening ini juga sekaligus saya jadikan sebagai rekening arus penerimaan dana / perantara saja (seperti pencairan dana olshop, pencairan dana paypal, dll) setelah dana masuk, langsung saya salurkan ke rekening bank syariah. Dalam hal ini. Bagaimana tanggapan Ustadz. Apakah saya termasuk orang yg ikut dalam kegiatan riba? Dan dengan ikut membuka rekening di bank konvensional, apakah saya sama saja membantu kegiatan riba dan pendanaan modal usaha yg non syariah?
Ikhwan (Cirebon)
6 months ago on Riba

Terlanjur Didaftarkan BPJS

Saya orang yg belum berkeluarga dan biaya masih ditanggung orangtua. Orang tua saya mendaftarkan dan membayarkan BPJS atas nama saya tanpa sepengetahuan dan seizin saya. Setelah saya tahu, dan ternyata BPJS itu tidak sesuai syar'i, apakah yg harus saya lakukan? Sedangkan saya tidak bisa berhenti darinya / tidak bisa keluar dr keanggotaan. Melanjutkan membayar atau berhenti membayar dengan denda yg semakin menumpuk dan dengan sangsi2 yg berat dari pemerintah contohnya tidak bisa memperpanjang SIM/STNK. Dan bagaimana kelanjutan jika saya sudah berkeluarga dan berpenghasilan sendiri? Mohon nasihatnya agar saya tidak terkena dosa riba. Terimakasih.
Akhwat (Palembang)
7 months ago on Riba

Iuran Koperasi

Assalamualaikum,saya mau bertanya,setiap bulan di tempat saya bekerja ada iuran koperasi kepada setiap karyawan kantor setiap bulan,apakah itu hukum nyatermasuk riba?dan bagaimana kalau saya terpaksa untuk membayar iuran tersebut setiap bulan apakah saya berdosa?dan berniat tidak akan menerima hasil koperasi tersebut,bgaimana solusi ny,trimakasih
Ikhwan (Kalimantan)
8 months ago on Riba

Kasir Memberi Kembalian Lebih.

Assalamualaikum, saya ingin bertanya bagaimana hukumnya jika kasir minimarket memberi kembalian yang berlebih?Contohnya jika harga kembalian Rp. 12.900 tetapi yang diberikan kasirnya Rp. 13.000. Dan sudah ditanyakan kepada kasir tetapi kasirnya menganggap tidak apa2. Terima kasih jawabannya Wassalamualaikum.
Akhwat (Surabaya)
8 months ago on Riba

Pembayaran Hutang Apakah Mengikuti Inflasi

Ustad, saya mau tanya. Semisal saya kan ada hutang yang sudah lama sekali baru saya lunasi sisanya, saya berhutang pada teman saya dan ketika hutang dulu tidak ada perjanjian apa-apa. Tapi karena saya melunasinya cukup lama bahkan saya sempat tidak ada kabar, beliau meminta semacam bunga. Jadi misal sisa hutang masih 500 saya harus bayar 800. Apa yang harus saya lakukan ustad? Apa itu jatuhnya bukan riba? Apa salah bila saya ngotot hanya ingin mengembalikan sesuai jumlah yang kurang saja yaitu 500? Atau saya harus menuruti kemauannya untuk membayar sesuai yg beliau minta?
Ikhwan (malang)
11 months ago on Riba

Menjual Barang Yang Diperoleh Secara Gratis

Asalamualaikum Ustad Izin bertanya Jika kita mendapatkan barang secara gratis tanpa membayar speserpun tapi barang itu kita jual dengan harga tertentu apa hukumnya? halal/haram/makruh
Ikhwan (Sumbar)
1 year ago on Riba

Meminta Arahan

As. Terkait dengan pertanyaan yg tadi ustad. Jika saya berhasil meminta untuk tidak membayar bunganya dan hanya pokoknya saja ustad. Gmn ustad apakah boleh seperti itu?

Ikhwan (Surabaya)
1 year ago on Riba

Profesi Penilai

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh alhamdulillah, semoga kita semua dalam keadaan sehat dan lindungan Allah Saya mau bertanya yang berhubungan dengan ekonomi syariah yaitu tentang profesi penilai. Penilai Publik adalah Penilai yang telah memperoleh izin dari Menteri untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan ini atau penilai eksternal sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Keuangan di bidang kekayaan negara dan lelang. Penilaian adalah proses pekerjaan untuk memberikan estimasi dan pendapat atas nilai ekonomis suatu obyek penilaian pada saat tertentu sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia. Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), adalah badan usaha yang telah mendapat izin usaha dari Menteri sebagai wadah bagi Penilai Publik dalam memberikan jasanya KJPP yang dipercayai langsung oleh Kementrian Keuangan untuk menilai aset dan sejauh ini tidak ada pihak lain yang berwenang Hasil penilaian dari lembaga penilaian publik atau appraisal dijadikan patokan bagi pengguna jasa dalam menentukan taksiran harga Contoh, saat suatu lembaga/korporasi ingin meminjam uang kepada bank dalam skala besar untuk pembangunan. Kita mengenal nilai likuiditas (besaran uang yang akan dikeluarkan bank sebagai pinjaman). “Uang likuiditas” ini bisa dipinjamkan kepada pihak peminjam dengan syarat peminjam ini memberikan jaminan berupa aset. Besaran angka likuiditas ini tergantung aset yang akan dijaminkan. Sederhananya, jika aset dijaminkan sebesar 100 milyar, maka angka yang akan dilikuidasi sebesar 60% atau sebesar 60 milyar. Lalu pertanyaannya, bagaimana caranya kita mengetahui nilai aset tersebut? Di sini peran KJPP atau seorang penilai. KJPP ini berfungsi untuk mengira nilai tersebut. pertanyaan saya 1. bagaimana hukumnya dari sudut pandang islam mengenai profesi penilai di KJPP yang sejatinya sebagian besar berhubungan langsung dengan perbankan (sebagai pihak ketiga : sebagai pencatat jaminan utang), dan bagaimana hubungannya terhadap hukum riba? Terima kasih ustadz atas jawabannya, Barakallah fiikum wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Akhwat (Tangerang)
1 year ago on Riba

Apakah memproses penunjukan notaris untuk perjanjian kredit dan obligasi termasuk dosa riba?

Assalamualaikum ustad. Saya ingin bertanya, saya bekerja disebuah perusahaan. Perusahaan saya berencana akan melakukan kredit modal kerja yaitu melalui pinjaman kredit di bank atau lembaga keuangan lainnya dan penerbitan obligasi yang akan digunakan untuk kelangsungan operasional perusahaan. Dalam proses ini perusahaan membentuk tim dimana tim ini bertugas untuk memproses segala keperluan berkaitan dengan pinjaman kredit di bank serta obligasi dan melakukan pemilihan bank yang akan memberikan pinjaman ke perusahaan saya. Tugas saya disini adalah memproses penunjukan notaris dimana notaris ini nanti yang akan membuat akta perjanjian kredit dan akta obligasi. Teknisnya saya yg memproses pemilihan notaris, bernegosiasi dengan notaris, sampai terpilih notaris dan membuat perjanjian kerjasama dengan notaris. Notaris yang terpilih ini nanti akan membuat akta perjanjian kredit dan akta obligasi. Apakah pekerjaan saya dalam memproses penunjukan notaris yang akan membuat perjanjian kredit dan akta obligasi ini termasuk dosa riba dan tolong menolong dalam praktik riba?
Akhwat (Bandung)
1 year ago on Riba

Meminjamkan/ Mengkreditkan Emas

Assalamualaikum, wr.wb. Ustadz, saya ingin bertanya.. Jadi, si A ini suka meminjamkan emas pada tetangga. Ia membeli emas terlebih dahulu, lalu memberikannya kepada si B (peminjam). Lalu, si B akan menjualnya kembali. Dan nantinya, si B ini harus menyicilnya pada si A tiap minggunya. Yang mana, bisa dibilang ada nominal tambahnya. Kalau seperti itu, bagaimana hukumnya dalam islam ustadz? Apakah boleh bertransaksi seperti itu? Terimakasih..
Ikhwan (Cirebon)
1 year ago on Riba

Mendanai Pinjaman Online

Assalamualaikum ustad saya mau tanya, dulu saya pernah berinvestasi pada sebuah aplikasi pinjaman online. dana yang saya tanam pada aplikasi tersebut digunakan untuk mendanai pinjaman yang akan digunakan oleh pengguna aplikasi tersebut yang meminjam uang, lalu saya juga mendapat bagian dari keuntungannya sebesar sekian persen. apakah ini riba pak ustad? dan jika iya bagaimana caranya saya bertaubat dan harus saya apakan uang hasil keuntungan yang sudah saya dapat ini?
Ikhwan (Medan)
1 year ago on Riba

Apakah haram bekerja di perjudian online walau kita tak berjudi?

halo selamat pagi ustadz, apakah bekerja di perjudian online itu haram? karena di iming2 oleh teman karena gaji besar?
Ikhwan (Padang)
1 year ago on Riba

Zakat Mal atau Hutang Riba

Assalamualaikum ustadz., Saya mau tanya, 3 tahun lalu saya membeli rumah di bank konvensional dengan bunga dalam jangka waktu yang masih cukup lama., Alhamdulillah saya mendapat rezeki yang cukup untuk melunasi hutang tersebut tanpa harus menunggu jatuh tempo., Karna saya takut terjerat riba ini lebih lama., Saya berencana melunasi hutang riba saya ini, lalu bagai mana dengan penghitungan zakat mal saya nanti nya pak ustadz? Yang mana kah yang harus saya dulukan pak ustadz, bayar zakat mal atau bayar hutang saya.,? Jika saya membayar hutang, untuk wajib zakat yang masih kurang dari rezeki yang saya dapatkan karna sisa uang nya tidak sebanyak wajib zakat saya., Kalau saya bayar zakat, kemungkinan saya akan menunggu sekitar 5 bulan lagi untuk melunasinya, dan masih terjerat 5 bulan lagi dengan riba., Mohon pencerahannya pak ustadz
Ikhwan (Bandung)
1 year ago on Riba

Pinjam Ke Bank Untuk Bantu Operasi

Assalamualaikum ustadz, dulu saya punya teman yang memang secara kondisi dia punya penyakit dalam yang mengharuskan dia untuk operasi lalu dia minta tolong ke saya untuk melakuukan peminjaman ke bank utuk biayaa operasi dengan kesepakatan setiap cicilan ke bank akan di ganti sama dia. apakah yang seperti ini termasuk dosa riba ustadz ??

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com