SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (duri - riau)
2 days ago on Riba

beli handphone untuk dijual lagi agar dapat uang

ustadz, jika seseorang mempunyai usaha yaitu menjual handphone. kemudian ada orang lain datang ingin meminjam uang atau membutuhkan uang lalu dia membeli handphone tersebut untuk kemudian handphone yang telah dibeli nya itu dijual kepada orang lain agar iya mendapatkan uang yang dia perlukan. handphone tersebut dijual dengan harga yang lebih rendah dr harga pembelian nya sedangkan jika dijual ke toko agen maka sipemilik toko membeli dengan harga setengah dari harga beli semula. pertanyaan ana apakah boleh jenis perdangan seperti ini di lakukan dalam aturan syariat ustadz ? mohon arahan dan pencerahan ustadz
Akhwat (Tasikmalaya)
1 week ago on Riba

Orangtua Melarang Keluar Dari Pekerjaan Riba

Assalamualaikum ustad, saya wanita muslim 24 th. Saat ini saya bekerja di koperasi simpan pinjam, saya merasa ketidak nyamanan selama bekerja disana karena berbagai alasan yang mana salah satunya riba. Batin saya bergejolak ketika berada di lingkungan mereka. Saya ijin kepada orangtua untuk keluar dari pekerjaan tersebut, namun beliau menentangnya dengan alasan mencari pekerjaan lain dengan umur saya 24 th lebih akan sangat susah dan orangtua tidak ingin anaknya sengsara ketika nanti tua. Mereka bilang menyesal itu tidak akn datang dari awal, kalau sekarang saya keluar kerja apa mungkin akan cepat/ bahkan akan mendapatkan pekerjaan kembali? intinya orangtua saya khawatir akan masa depan anaknya nanti ketika mereka sudah tiada. Tapi ustad, saya sudah tidak tahan jika harus tetap bekerja disana. Mohon bimbingannya
Ikhwan (Jakarta)
4 weeks ago on Riba

Apakah Ini Termasuk Riba

Bismillah ... Ana berhutang kepada A Sebesar 50k , dilain sisi A adalah orang yang setiap hari memberi saya uang , Jadi Saya berhutang sekaligus setiap hari dia memberi uang ke saya bahkan dari sebelum saya berhutang . Suatu hari saya menerima Uang yang biasa dia kasi ke saya misal 10k , Syaa gunakan 5k dan saya gunakan 5k lagi untuk membayar uang ke si A . Apakh hal seperti ini masuk riba atau pembayaran utang saya tidak benar ??
Ikhwan (Kota Bogor)
4 weeks ago on Riba

Tukar Menukar Uang

Jadi gini pa ustad, saya mengumpulkan uang recehan dan saya ingin menukarkannya dengan uang lembaran, apakah hukumnya riba atau apa?
Ikhwan ( Jakarta)
1 month ago on Riba

Apakah Ini Termasuk Riba

Bismillah... Ana berhutang kepada A , dan A adalah orang yang selalu memberi saya uang . saat dia memberi kepada saya uang sebagian saya gunakan dan sebagian saya berikan kepada A untuk membayar utang apakah semacam ini termasuk riba?
Akhwat (Tangerang)
1 month ago on Riba

Apa Hukum Berjualan Seperti Ini

Assalamu'alaikum, ustadz.. Orang tua saya punya warung, salah satu yg dijual adalah rokok. Ketika ada pembeli yang hutang rokok, biasanya orang tua saya akan menambahkan Rp. 500. Misalnya, harga rokok Rp. 12000, bila ngutang harganya jadi Rp. 12500. Tapi, bila saya yang melayani, saya akan kasih harga normal. Apakah hal tersebut termasuk riba? Dan apakah saya berdosa bila membantu orang tua saya menjual rokok? Jazakallahu khayr..
Akhwat (Tasikmalaya)
1 month ago on Riba

Apakah Saya Harus Keluar Dari Pekerjaan Yang Sekarang?

Assalamualaikum ustad, terimakasih sudah menjawab pertanyaan saya sebelumnya mengenai bekerja di koperasi sismpan pinjam. Saya mau tanya lagi, apakah saya harus keluar dari pekerjaan ini ustad? Untuk sistem dari pencairan uang disini memang ada akad yang di tandatangani oleh kedua belah pihak. Saya disini bekerja sebagai staff administrasinya, apakah pekerjaan ini juga termasuk pekerjaan riba ustad? mohon bantuannya, yang saya rasakan selama bekerja disini sangat berat, kadang ingin menangis, kenapa saya tidaj bisa bersyukur dengan apa yang saya dapat sekarang. Dulu saya sangat menginginkan pekerjaan, tapi sekarang yang saya dapat adalah ini. Saya bersyukur, tapi apakah tidak apa apa saya bekerja disini? Atau Allah sedang menguji iman saya dengan pendapatan yang besar dipekerjaan ini, apakah saya bisa melepasnya ? Terimakasih, Wasalamualaikum wr. wb..
Ikhwan (Palembang)
1 month ago on Riba

Meminjamkan Uang Dengan Bahasa "Tanam Modal"

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh .... Ustadz Teman saya punya usaha yang sudah berjalan. Dia mendatangi saya untuk meminjam uang dengan alasan/tujuan untuk mengembangkan usahanya tersebut. Bahasanya adalah saya diajak "menanam modal" pada usahanya untuk jangka waktu 6 bulan (ada kemungkinan berlanjut). Dia menjanjikan bagi hasil 15% perbulan. Saya jadi bingung menyikapi hal ini. Jika teman saya itu meminjam uangnya hanya untuk 1-2 bulan, tentunya saya tidak merasa berat dan pasti akan saya tolak jika nanti dikembalikan lebih (karena saya anggap pinjaman biasa). Namun untuk jangka waktu 6 bulan (kemungkinan bisa berlanjut), tentunya saya merasa berat jika hanya sekedar meminjamkan uang, apalagi ini (menurut dia) untuk tujuan mengembangkan usahanya agar mendapatkan laba/hasil lebih besar dari sebelumnya.. Dalam hal ini : Jika saya setuju meminjamkan uang dengan bahasa "menanam modal" tapi dengan mensyaratkan (bersepakat) bahwa modal saya harus kembali utuh (setelah 6 bulan) dan setuju menerima bagi hasil 15% per bulan (sesuai janji/kesepakatan) tanpa melihat apakah usaha teman saya itu untung atau rugi, apakah ini diperbolehkan (bukan RIBA) ? Mohon penjelasannya. Tks.
Akhwat (Tasikmalaya)
2 months ago on Riba

Bekerja di Koperasi Simpan Pinjam

Assalamualaikum ustad, saya mau tanya. Saat ini saya sedang bekerja di Koperasi yang katanya berbasis syariah. Awalnya saya hanya iseng2 diajak teman untuk ikut interview di koperasi ini. Alhamdulilah saya lolos, tapi teman saya tidak. Saya agak ragu ustad, dari awal emang setengah hati kerja disini tuh. Bukan saya tidak bersyukur dengan apa yang saya dapat sekarang. Setelah pekerjaan terakhir saya di tahun 2017 akhir saya menganggur, kesulitan sekali mendapat pekerjaan lagi selama 1 tahun 7 bulan dan alhamdulilah saya sekarang bisa mendapat penghasilan lagi dari pekerjaan ini. Saya ragu ustad, ini sebenarnya ujian dari Allah atau saya harus mencoba survive demi bisa mencapai jabatan yang saya inginkan di pekerjaan sekarang ini. Tiap harinya saya suka berbeda beda perasaan, kadang semangat bekerja kadang males. Ditambah rekan kerja yang kadang kadang suka bikin mood saya jelek. Maaf yah ustad jadi curhat banyak, mungkin bisa ada hubungannya dengan pertanyaan yang akan saya tanyakan sekarang. Apakah pekerjaan ini riba ustad? Koperasi simpan pinjam dengan bunga menurun disetiap pinjamannya. Tapi di setiap pencairan selalu ada akad yang diucapkan antara petugas dan anggota yang meminjam. Mohon bantuannya ustad. Terimakasih.. Wassalamualaikum Wr. Wb..
Ikhwan
2 months ago on Riba

Emas Sampai Empat Hari Setelah Akad

Assalamualaikum Saya baru mengetahui bahwa jual beli emas harus dilakukan secara kontan. Yang saya tanyakan: 1. Apakah transaksi jual beli emas yang dilakukan dengan cara pembayaran pada hari H, sedangkan emas baru diterima pembeli pada H+4 (melalui kurir) digolongkan sebagai riba nasi'ah? 2. Apakah seluruh dana hasil penjualan emas dengan cara tersebut menjadi haram? Atau hanya sebagiannya? 2. Bagaimana hukumnya bekerja pada perusahaan yang melakukan jual beli emas sebagiannya dengan cara tersebut? Jazakallahu khair Ustadz.
Akhwat (Jakarta)
3 months ago on Riba

Gaji dari Perusahaan Yang Mendapat Pinjaman Bank

Bismillah Afwan ana mau tanya. Ana bekerja disalah satu perusahaan tambang yang sedang beroperasi untuk mulai menambang. didalam prosesnya tersebut, perusahaan ini mengambil pinjaman dari bank untuk biaya operasi tambang dan mungkin sedikit untuk membayar biaya operasional kantor seperti gaji, dll. Apa hukumnya Ustadz bagi ana yang bekerja di perusahaan tersebut dan menerima gaji tersebut? mengingat hal ini tidak seterusnya terjadi. karena uang dari pinjaman tersebut bisa juga seketika habis atau perlu beberapa bulan untuk habis untuk membayar2 keperluan perusahaan yang lain. Jazaakumullahu Khayran Baarakallahu Fiikum
Akhwat (Indonesia)
3 months ago on Riba

Harta Sumbangan Untuk Bencana

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Dahulu saya pernah mengambil uang yg disalurkan untuk korban bencana alam dalam bentuk sumbangan, saat itu saya masih muda, memiliki ego yang tinggi, dan tidak berpikir panjang. Korban bencana alam pasti ada beberapa di antaranya yang anak yatim, berarti bisa ditarik kesimpulan kalau saya memakan harta anak yatim. Saya sekarang baru sadar akan hal itu. Saya ingin taubat, tapi saya masih memiliki dosa tersebut. Pertanyaannya, bagaimana saya mengembalikan harta yang saya ambil kepada orang yang hak menerimanya tapi saya lupa bencana alam dimana dan saya tidak mengetahui orang yang hartanya saya ambil. Bagaimana saya harus bertaubat, apabila saya saja tidak bisa mengetahui siapa orangnya? Apakah ada cara lain agar taubat saya diterima, karena saya sangat menyesal dan malu akan perbuatan saya. Terima kasih.
Akhwat (Jakarta)
4 months ago on Riba

Cash back dari Salah Satu Ojek Online

Bismillah Afwan Ustadz ana mau bertanya. Beberapa waktu kemaren, ana melakukan jasa layanan antar ojek dengan salah satu ojek online. ana membayar layanan tersebut dengan uang tunai, tetapi ana dapat promo cash back dan cash back tsb masuk ke dalam dompet virtual di aplikasi ojek online tsb. apakah ana boleh memakai cash back tersebut? Jazaakumullahu Khayran. Barakallahu Fiikum
Akhwat (Jakarta)
4 months ago on Riba

Status Harta

Apakah harta haram bisa digunakan utk travelling atau biaya diklat pelatihan? Bagaimana hukumnya dalam islam? karena yang saya tahu tidak boleh digunakan utk membeli makanan sebab akan menjadi daging dan mengalir di dalam darah. Mohon penjelasannya. Terima kasih
Ikhwan (Malang)
7 months ago on Riba

Syarat Kredit Tanpa Riba

Bismillah, Ustadz, saya kebetulan berencana membuat usaha dalam hal kredit barang elektronik yang nantinya bisa dicicil. apa sajakah syarat-syarat dan bagaimanakah akad yang harus dipenuhi agar nantinya tidak terjebak dalam praktek ribawi. Jazakallah khoir

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com