SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Balaraja, Tangerang, Banten, Indonesia)
1 week ago on Aqidah

mencuri mainan ketika kecil

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya pernah mengambil mainan milik tetangga ketika masih kecil,tapi mainan itu sudah hilang saya ingin meminta maaf tapi malu karena barangnya pun sudah tidak ada.apa yang harus saya lakukan? mohon pencerahannya syukron,wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ikhwan (Duri,Riau)
1 month ago on Aqidah

Mengulang Dosa Setelah Bertaubat

Assalamu'alaikum, Ustadz saya mau tanya, jika saya sudah bertaubat dari kemaksiatan, namun pada suatu saat kembali terjatuh lagi kedalam maksiat itu dan bertaubat lagi, begitu seterusnya. Apakah saya termasuk orang munafik ? karena saya merasa taubat saya tidak jujur kepada Allah ? Syukron, Jazakallahu khairan..
Akhwat (malang)
1 month ago on Aqidah

cinta beda agama

saya punya pacar tetapi dia beda agama dengan kita, apaka boleh menjalani cinta beda agama????
Ikhwan (Duri,Riau)
1 month ago on Aqidah

Nikmat Yang Datang Setelah Taubat? Taubat Menghalangi Siksa Akhirat?

Assalamu'alaikum, ustadz jika kita terjatuh dalam maksiat lalu bertaubat, kemudian datang nikmat dalam hal urusan dunia, Apakah itu termasuk istidraj juga dan apakah Allah tetap akan menyiksa kita di akhirat ? Syukron, jazakallahu khairan..
Akhwat (Depok jawa barat)
2 months ago on Aqidah

Pacar Merayu Lagi

Assalamu'alakum ustad Saya mau bertanya, saya pernah berpacaran dan melakukan perzinahan. Semakin lama saya semakin merasa berdosa melakukannya. Lalu saya putuskan hubungan kami padahal laki2 itu berjanji akan menikahi saya. Tapi saya ragu saya terus2 menurutinya sedangkan dia blm mempunyai pekerjaan. Dia pernah bilang kalau memg sayang hrusnya saya mau berzina, toh kalaupun hamil, itu tinggal nikah. Dia mengambil contoh dari beberapa org temannya yg pernah begitu. Tapi saya takut kalau saya hamil. Akhirnya saya putuskan dia. Tapi dia sangat marah. Dan menarik janjinya dulu. Apa yg saya harus lakukan ustad. Jujur saya syang dengannya sampai skrg.
Akhwat (Lampung)
2 months ago on Aqidah

Apakah Itu Termasuk Sirik?Bagaimana Solusinya?

Assalamualaikum ustad. Maaf ustad mau tanya, dulu ketika saya SMA, saya mempunyai teman. Teman saya kehilangan hp dan dia meminta saya untuk menemaninya ke orang pintar (teman saya tidak membawa motor sedangkan saya membawa motor waktu itu). Saya tahu kalo itu salah tetapi saya tidak berpikir jika yg kesana dan yg menemanipun berdosa. Tetapi untungnya ketika sampai dirumahnya, ternyata orang yg dicari sedang tidak ada di rumah. Jadi bagaimana ya ustad? Apakah itu sudah termasuk dosa sirik ustad? :(. Lalu jika ia apakah dosa sirik bisa diampuni ustad?? :(
Ikhwan (Sleman)
3 months ago on Aqidah

Hati Berkata Semaunya Tentang Allah, Islam dan Kemurtadan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Sebelumnya say mohon maaf bila tulisan saya membingungkan. Saya Alhamdulillah muslim. Tidak tau kenapa hati saya sering ngomong sesuatu yang saya tidak inginkan. Beberapa hari terakhir hati berbicara seperti "bila saya minum air digelas itu saya berarti murtat" dan bahkan hampir setiap kegiatan slalu terniang2 sepwrti itu... Dalam hal minum itu brani minum tanpa mnepis apa2 dalam hati... Dan kgiatan2 yang lain tetap saya kerjakan. Apakah hukumnya buat saya? Murtat/tidak? Saya tidak mau murtat! Bahkan hati saya berkata2 tentang Allah dan semua tentang agama islam ini semaunya! Saya sangat takut tentang keadaan hati saya. Bagaiman hukumnya untuk saya dan saran mengobatinya. Saya amat takut menghadap Allah dgn hati seperti ino. Terimakasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Akhwat (sidoarjo)
4 months ago on Aqidah

Sisa Dana Kegiatan

Assalamualaikum ustad/zah.. saya mau bertanya.. saya pernah menyelenggarakan sebuah kegiatan yang tentunya mengajukan proposal ke fakultas untuk pendaan. Kemudian dana itu cair sesuai jumlah yg diproposal. Setelah kegiatan selesai, ternyata uang yg diberikan kepada kami masih sisa. yang ingin saya tanayakan adalah 1. apakah sisa dana dari fakultas tersebut harus kami kembalikan dan membuat spj sesuai dengan pengeluaran ust ? 2. Apabila fakultas justru meminta kami untuk membuat surat pertanggung jawaban (spj) sesuai dengan proposal bagaimana, apakah uangnya jadi halal ? 3. Disisi lain ada yang mengatakan kepada saya bahwa uang itu halal, anggap saja sebagai.gaji atas kerja mu di kegiatan tersebut, dan saya pun mendapat desakan dari anggota saya untuk melaporkan sesuai proposal.. jafi bagaimana ust ? Terimakasih.. wassalamualakum wr. Wb
Akhwat (Jakarta)
4 months ago on Aqidah

Apakah saya salah?

assalamualaikum wr wb.. saya mau bertanya, ada teman saya datang ke saya dan menceritakan masalahnya kalau sedang hamil dan dia meminta untuk ditemani ke bidan untuk di USG, kemudian saya tanya kejelasan lelaki yang sudah menghamilinya tapi lelaki itu belum mau tanggung jawab.. Jujur saya jadi kepikiran sama wanita ini karena hanya saya saja yang diceritakan teman temannya tidak, seperti ada beban dipundak saya.. dan selang hampir sebulan wanita ini selalu menghampiri saya memang wanita ini juga agak bandel suka keluyuran kemana mana sampai larut malam padahal dia sedang hamil 4bln pada saat itu. Jujur saya gak kenal orang tuanya, tinggal dimana, dan tiba tiba ada tlp di hp saya, saya angkat ternyata orang tua dari wanita itu menelpon saya, dia tau no TLP saya dr temannnya teman saya juga yg kebetulan sudah kenal dekat dengan keluarga wanita ini. Ibu itu menelpon saya juga karena wanita ini selalu bilang kalo mau main ke rumah saya jadi ibu ini tau nama saya dan dia pun cari ketemen saya.. Ibu ini bertanya apakah saya bersama anaknya? (wanita yang hamil), saya jawab tidak posisinya saya memang tidak bersama wanita itu, dan ibu itu menjelaskan kalau belum pulang 2 hari.. memang sebelumnya wanita itu mengajak saya untuk ke bidan lagi untuk mengecek tp saya tidak bisa pada saat itu ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. setelah itu tidak ada kabar lg dan tau kabar selanjutnya malah dr ibundanya, Ibunya bertanya dengan suara yang lirih sedih saya pun makin deg degan pada saat itu.. saya bertanya apakah ini doa saya agar saya bisa berbicara dengan orang tuanya? karena sebelumnya saya bilang Ama wanita ini supaya segera dipertanggungjawabkan agar ada kejelasan.. tapi wanita ini memang keras kepala masih seperti anak anak.. bukannya apa apa saya juga punya banyak teman yang pada saat mereka hamil di tinggal pergi dan kasihan hidupnya, menyesal karena tidak jujur pada ortu mereka saat lelaki itu masih ada.. saya tidak mau seperti itu teman wanita ini.. wanita ini juga nyeleneh suka begadang dan saya takutkan dia berbuat nekat dalam arti melukai diri dia sendiri karena sempat terfikir kalau dia sudah capek dengan hidup nya.. saya tambah beban sekali, saya ajak dia untuk ngomong ke ortunya tp dia selalu mengelak.. nah pada saat ortunya TLP saya, mungkin ini pertanda Tuhan kepada saya.. saya langsung meminta alamat dan besoknya saya menghampiri orangtuanya.. menjelaskan bahwa anaknya sebenernya sedang hamil.. mungkin insting seorang ibu kepada anak itu memang ada, ibunya juga sudah curiga karena sudah beberapa bulan tidak datang bulan setiap mau dicek ke dokter dia membuat alasan alasan.. Dan setelah saya bicara ke ortunya wanita ini terlihat marah kepada saya, saya kontak dia, dia ga pernah angkat ataupun balas.. saya melakukan ini karena saya ga mau ada apa apa sama dia, apalagi ini yang tau hanya saya yang bukan sahabatnya, bahkan sahabatnya saja tidak tau, kalau terjadi apa apa dan yang tau hanya saya dosalah saya tidak memberitahu bahwa wanita ini hamil kepada ortu nya bukan itu saja pasti penyesalan yang amat dalam pasti akan menggentayangin saya.. Karena saya tidak mau seperti itu dan ortu nya sendiri sangat baik sekali dan juga memang anaknya keras karena pergaulan saja.. Alhamdulillah dia sudah dinikahkan dan sekarang saya sudah tidak pernah berhubungan lg dengan dia setelah dia tau saya memberitahu kepada ortunya.. pertanyaan saya ustad apakah saya salah dalam hal ini?
Ikhwan (Jakarta Utara)
4 months ago on Aqidah

Lotre

Begini Ustad, saya kan punya bisnis online menjual/belikan barang seperti (tas,sweater,dll dalam bentuk barang). Misalkan pemilik buka harga 10ribu, nah saya jual 20ribu . tetapi dengan cara saya lotre untuk mendapatkan barang tersebut dan nomor undian diacak secara online via website . jika nomor yang ia pilih keluar saya suruh dia pilih mau sweater,tas atau yang lainnya . apakah masuknnya haram/tidak ? terima kasih ustad
Ikhwan (Depok)
4 months ago on Aqidah

Kehidupan

Assalamualaikum Wr. Wb. Pak ustadz, saya ingin bertanya, bagaimana cara agar berhenti masturbasi, saya ingin taubat pa ustadz, terima kasih sebelumnya
Akhwat (pontianak)
4 months ago on Aqidah

Dosa Zina

assalamualaikum.. ustad apakah benar jika seorang wanita berpacaran dan melakukan zina dengan laki-laki yang bukan makhromnya , dosa wanita tersebut dipertanggung jawabkan oleh orang tuanya ? mengapa demikian.
Ikhwan (Tangerang Selatan)
5 months ago on Aqidah

cara bertaubat dari mencela agama

Assalamu'alaikum ustadz, Jika mengolok olok agama seperti mengolok olok Allah atau Rasulullah merupakan perbuatan yang berakibat murtad. maka, bagaimana cara bertaubat dari perbuatan tersebut? Mohon penjelasannya ustadz Jazakallahu Khayr
Ikhwan (bekasi)
5 months ago on Aqidah

Menghadapi Tetangga Bermasalah

assalamu alaikum , pertanyaan saya : saya bertetangga dg seorang muslim taat (laki-laki)baik dr ibadah dan penampilan. namun kaka ipar nya mempunyai bisnis properti namun melakukan kecurangan thd saya( sdh membayar lunas tp surat2 tidak diberikan dgn alasan kurang bayar), sikap sya thd tetangga biasa saja, jika bertemu salam, namun kebalikan dr sikap tetangga saya itu seolah memusuhi saya dan menyebarkan berita2 menghasut. bagaimana sikap saya ?
Akhwat (Sumatera selatan)
6 months ago on Aqidah

Bekerja Dengan Syarat Membayar Sejumlah Uang?

Assalamualaikum,,, pak uztad, maaf sebelumnya saya bercerita sedikit. Waktu itu saya lagi mencari pekerjaan, saya mencari info pd teman saya yg sudah bekerja di sebuah perusahaan. Teman saya bilang, kalo mau bekerja di perusahaan ini harus pake uang karna teman saya pun masuk bekerja dimintai uang. Awalnya saya ragu, tapi saya butuh pekerjaan. Karna tidak ada sm sekali niat di hati saya to menyuap. Kalopun saya disuruh tes waktu itu tanpa uang pun saya mau. Lanjut, Berkas2 syarat pekerjaan sdh saya berikan kpd pihak perusahaan. Tp pihak perusahaan meminta sejumlah uang, dg terpaksa saya berikan. (dan uang itu saya peroleh dg meminjam kpd kluarga saya). Setelah bbrp minggu saya langsung bekerja sampai saat ini. Namun, saya merasa gundah karna saya baru tau dan mendengar bahwa bekerja dg cara menyuap itu haram. Mohon pencerahannya pak uztad, bagaimana hukumnya pekerjaan saya ini, karna jujur saja saya tidak ada niat to menyuap? Dan bagaimana hukum gaji saya selama ini? Dan apakah saya harus berhenti dr pkerjaan saya atau tetap diteruskan? Syukron , waalaikumsalam pak ustad.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com