SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Depok)
1 week ago on Keluarga

Mambasuh Rambut Setelah Berhubungan Suami Istri

Assalamu'alaikum ustadz Saya mau bertanya apakah jika setelah berhubungan suami istri kita wajib mengguyur kepala ? Atau bisa dengan hanya membasuhnya saja dari depan sampai ujung rambut sebanyak 3x ? Mohon jawabannya ustadz Terimakasih Wassalamu'alaikum
Akhwat (Sleman )
2 weeks ago on Keluarga

Adzan Di Telinga Bayi Yang Baru Lahir

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh, apakah ada dalil yang mensyariatkan adzan pada bayi yang baru lahir dan apakah diperbolehkan بَارَكَ اللّهُ فِيْكُمْ
Akhwat (Jogja)
3 weeks ago on Keluarga

Sudah talak 3 tapi suami tidak mau bercerai

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Suami sudah mengucap talak ke 3 namun menolak untuk bercerai. Dia beranggapan bahwa talaknya tidak sah karena dia tidak mengharapkan adanya perceraian. Dan dia berpendapat bahwa perceraian berdasarkan keputusan suami. 1. Bagaimana menyikapi suami yg tdk mau mengakui talaknya? 2. Setelah kejadian dia menolak untuk bercerai itu kami berdebat melalui WA kemudian dia mengatakan "kirimkan berkasnya kesini agar kita urus perceraiannya" apakah yang demikian juga jatuh talak? Setelah dia mengatakan itu lewat WA dia menyesal tidak mau bercerai lagi. Saya bingung menanggapi suami saya yang senang obral kata cerai padahal dia sudah tahu konsekuensinya. Jazakallah Khairan ustadz atas jawabannya.
Ikhwan (Depok)
3 weeks ago on Keluarga

Pernikahan SIRI dan Wali

Asalamuaikum.saya mau tanya nikah siri apakah sah secara agama Dengan wali atau saksi dari pihak Perempuan adek/Ka Ka ipar laki2.karena bapak dari perempuan sudah ALMARHUM trims
Akhwat (Yogyakarta )
3 weeks ago on Keluarga

Berpesan kepada keluarga jika telah tiada

Bismillah Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh Izin bertanya, apakah boleh berpesan kepada keluarga jika sudah tiada(meninggal) dimakamkan dengan tidak ada adzan diliang lahat, pengajian 3 hari 7 hari 40 hari 100 hari dsb.. Dan bagaimana bila keluarga tidak menjalankan pesan tersebut Jazaakumullahu khayran
Akhwat (Cilacap)
1 month ago on Keluarga

Apakah Saya Anak Durhaka?

Assalamualaikum wr wb. Ustadz, ada seorang laki-laki yang berniat akan menikahi saya. Saat ini saya masih berkuliah dan Insha Allah akan lulus tahun depan, dan saya kenal laki-laki ini dulu ditempat saya bekerja ketika saya belum berkuliah. Ibu saya merestui, tetapi saya merasa gundah ustadz. Saya berasal dari keluarga yang "sulit", sudah menjadi cita-cita dan impian saya untuk membahagiakan dan meninggikan derajat ibu dan adik-adik saya ustadz. Ayah saya sudah meninggal, saya tumbuh besar menjadi anak yang sangat mandiri, tetapi itu sekaligus membuat saya menjadi pribadi yang kesepian dan rindu kasih sayang orang tua laki-laki yang bisa menjaga dan melindungi saya ustadz. Maka dari itu ketika ada laki-laki yang ingin menikahi saya, saya sangat senang, karena saya berfikir akan ada laki-laki yang menjadi sosok pengganti ayah untuk saya. Tetapi dilain sisi, saya khawatir karena saya belum bisa membahagiakan ibu dan adik-adik saya ustadz. Saya jadi takut, nanti ketika saya menikah saya tidak bisa mewujudkan impian saya untuk menjadi anak yang bisa mengubah nasib keluarga. Pertanyaan saya ustadz, dengan kondisi keluarga saya yang seperti ini apabila saya memutuskan untuk menikah akan membuat saya anak yang "durhaka" terhadap ibu dan adik2 saya? Pikiran itu selalu terlintas, apa yang harus saya lakukan ustadz? Dan tak jarang saya menjadi takut menjadi "semakin kesulitan" apabila saya menikah, karena di jaman sekarang status pernikahan sangat mempengaruhi pekerjaan ustadz. Tolong yakinkan saya bahwa janji Allah mengenai rezeki setelah menikah benar adanya ustadz. Terimakasih ustadz, wassalamualaikum wr wb.
Ikhwan (Sambas kalbar)
1 month ago on Keluarga

Dzikir Saat Berjima'

Apa hukum berdzikir saat jima', Misalnya tahmid, takbir, istighfar saat berjima'
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Keluarga

Tidak Mendapat Restu Orangtua Untuk Menikahi Wanita Tertentu

Assalammu’alaikum wr wb Ustadz, izinkan saya bertanya. Saya laki2 usia 27th, alhamdulillah sudah memiliki pekerjaan, dan insyaAllah sudah mampu menafkahi. Saat ini saya sedang memiliki hubungan dekat dengan seorang wanita yang masih belum berhijab dan usianya lebih muda 1 tahun dari saya. Selama yang saya tahu, wanita ini selalu berpakaian sopan dan juga selalu menjaga solatnya. Wanita ini seorang yatim dan berasal dari keluarga dengan latar belakang agama yang baik, Ibu nya mengaji dan mengenakan hijab. Namun, ketika ditanya alasan belum berhijab adalah karena memang masih mempersiapkan diri dan belajar untuk berhijab. Selain itu, keluarga wanita tersebut juga menegaskan bahwa jilbab itu wajib, namun tidak boleh dipaksakan caranya. Karena hidayah datangnya dari Allah, dan jangan sampai niat berhijab karena perkara lain bukan karena Allah. Ustadz saya memiliki niatan untuk melamar wanita ini, namun terganjal restu orangtua saya. Orangtua saya mensyaratkan wanita ini harus berhijab dulu sebelum menikah. Namun, menurut saya, memaksa orang berhijab kalau bukan dari diri sendiri akan memiliki konsekuensi yang kurang baik seperti diatas. Sebagai tambahan, wanita yang saya ingin lamar ini tidak menolak untuk berhijab, namun meminta kesabaran untuk belajar dan berproses dulu sebelum benar2 siap dan akan istiqomah mengenakan hijab. Orangtua saya sebenarnya tidak melarang kalau saya ingin tetap melamar wanita tersebut, karena secara islam sah bagi laki2 untuk melamar wanita walaupun tanpa wali dari pihak laki2. Orangtua saya beralasan bahwa apabila merestui pernikahan saya dengan wanita yang belum berhijab, orangtua saya kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah karena tidak bisa mendidik saya untuk memilih calon istri yang sudah berhijab. Bagaimana pendapat ustadz tentang hal tersebut? Apakah salah ustadz kalau menikah sambil belajar agama bersama2? Bukankah menikah itu menyempurnakan separuh dari agama ustadz? Terimakasih. Wassalammu’alaikum wr wb
Ikhwan (Tangerang)
1 month ago on Keluarga

Anak dari Ayah

Pak ustadz saya mau bertanya, jika ibu(A) dan ayah (B) sudah berpisah lalu ayah (B) menikah dengan perempuan lain (C) apakah anak hasil dari B dan C ada hubungannya saya? #posisi saya adalah anak dari A dan B Terima kasih
Akhwat (Jakarta)
1 month ago on Keluarga

Pernikahan Anak Luar Nikah Dengan Wali Hakim Tapi Pakai Binti Ayah Biologis

Assalamualaikum ustadz. Saya anak dari luar nikah karna saya liat di akte kelahiran. Tertulis "kelahiran anak luar nikah dari....." saya ikut tinggal ibu, karna ayah saya tidak bertanggung jawab. Setelah dewasa saya menikah, wali nya dengan wali hakim (kepala KUA) tetapi saat ijab qabul wali hakim menyebutkan binti nama ayah biologis saya. Apakah pernikahan saya sah? Atau harus ulang untuk akad? Mohon dijawab🙏 Terimakasih 🙏
Ikhwan (Palu)
1 month ago on Keluarga

Apakah Termasuk Talak ?

Ada seorang suami yang mengatakan kepada istrinya "kalau kamu saya dapati selingkuh sama laki laki lain , maka saya akan ceraikan kamu !! Apa kah ini termaksut talak ? Syukron ..
Akhwat (Sleman )
2 months ago on Keluarga

Orang Tua Tidak Menyukai Jilbab Besar

Bismillah Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh Izin bertanya bagaimana jika orang tua tak menyukai putrinya mengenakan gamis dan jilbab lebar.. Dan ternyata diam diam membicarakan ketidak sukaan terhadap anak tersebut ketika mengenakan pakaian gamis dan jilbab... Mohon nasehatnya ustadz Jazaakumullahu khayran
Akhwat (Jogja)
2 months ago on Keluarga

Apakah Sudah Tidak Boleh Rujuk?

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Ustadz, saya mohon pencerahannya. Sejak awal menikah, suami sering mengucap talak setiap kami bertengkar. Namun akhirnya kami selalu rujuk dengan alasan suami menganggap ucapan talaknya tidak sah jika diucapkan dalam keadaan marah. Padahal menurut saya, tingkat kemarahan suami tidak sampai hilang akal/hilang kesadaran. Suatu saat kami bertengkar lagi lalu suami kembali mengucapkan kata talak dengan jelas "saya cerai kamu" lalu saya mengatakan sudah jatuh talak 3 dan saya minta dipulangkan ke rumah orangtua. Akhirnya saya dipulangkan. Lalu suami minta rujuk kembali hingga konsultasi pada KUA dengan mengatakan bahwa sudah mengucapkan kata cerai dalam kondisi marah dan sudah tidak ingat mengucapkan talak berapa kali. Berdasarkan pengakuan suami, KUA setempat menganjurkan untuk mengulangi akad nikah di rumah saja. Akhir tahun yang sama suami kembali mengucap talak dengan jelas, lalu kami pergi ke KUA untuk menanyakan hal ini dan dikatakan bahwa sudah jatuh talak 3. Namun suami berkeyakinan bahwa talaknya tidak sah dan kembali ingin rujuk. Lalu pada tahun berikutnya, suami kembali mengucapkan talak saat saya masih dalam keadaan nifas. Lalu dia meninggalkan rumah. Suami tidak mau menguruskan perceraian dan malah meminta rujuk dengan menunjukkan dalil yang mengatakan talak saat nifas tidak sah dan berdosa. Hingga saat ini saya merasa bimbang/was was dengan status pernikahan saya sebab suami dengan mudah mengucap talak lalu mengajak rujuk dengan dalil talak tidak sah diucapkan saat marah. Bagaimana menyikapi permasalahan kami ustadz ? Apakah pernikahan kami masih sah ? Mohon pencerahannya ustadz. Jazakallah khairan Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Akhwat (Jawabarat)
2 months ago on Keluarga

Tunangan Bermasalah

Assalammualaikum wr wb. Afwan uhkty/akhy saya mau minta masukannya Saya sdh bertungan tapi saya pngn udahan Karna dia orgnya aga kasar selalu ngulangin kesalahan yg sama. Nggapernah ngehargain saya jadi selama hub itu seolah olah cuma saya yg berusaha. Tapi pas bicara berdua dianya nggak mau mutusin saya. Sebenernya saya pengen mutusin tapi ngga boleh sama keluarga katanya jangan salah dari kel saya. Darisana saya udh ngga suka tapi saya dipaksa buat nikah sama dia saya dituntut buat ngejaga harga diri kel saya dan ngorbanin saya. Trs kemarin pihak kel laki2nya udh nentuin tgl tanpa melibatkan saya. Saya gaktau apa2 Kalau kaya gini saya harus gimana? Mohon masukannya 🙏🙏
Akhwat (Sleman )
2 months ago on Keluarga

Men Share kajian ditengah keawaman keluarga

Bismillah Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh Jika fulan sudah menasehati dengan lembut namun tetap tidak diterima dengan baik didalam keluarga da sudah memohon untuk diberikan hidayah sunnah, apakah salah jika salah satu agar terketuk hatinya dengan men Share kajian kajian didalam grup keluarga yang mana digrup tersebut ada yang menshare kajian yang menyimpang dan ditakutkan keluarga yang lain ikut menyimpang serta terprovokasi karena kajian yang dishare saudaranya itu yang sering demo... Jazaakumullahu khayran

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com