SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Surabaya)
1 year ago on Keluarga

Istri Tetap Tinggal di Rumah Mertua

Assalamu'alaikum Saya bekerja di luar kota yang menyebabkan saya meninggalkan istri dan anak saya di rumah orang tua saya. Saya pulang bertemu istri, anak, dan orang tua saya setiap 3 bulan sekali. Alasan saya menitipkan istri dan anak di rumah orang tua, karena tempat saya kerja jauh dan belum ada fasilitas yang bagus untuk pendidikan dan kesehatan anak serta saya berharap istri saya dapat menemani orang tua saya yang mulai lanjut usia dan tinggal berdua saja di rumah karena adik saya juga merantau ikut suaminya. Permasalahan muncul ketika istri saya dan orang tua saya sering tidak sinkron tentang keseharian mereka, tentang makanan, kebersihan rumah dan perlakuan ke anak saya, karena istri dan orang tua saya sama-sama memiliki sifat (maaf) keras kepala. Sekarang istri saya sering mengeluh ke saya untuk keluar dari rumah orang tua saya dan dibelikan rumah sendiri. Mohon pencerahannya Ustadz, apa yang harus saya perbuat? menuruti istri tetapi saya masih ingin istri dan anak saya tinggal bersama menemani orang tua saya?
Akhwat (jakarta)
1 year ago on Keluarga

Janda Nikah Siri

Saya Wanita Janda usia 32 thn. Saat ini saya berencana menikah siri dengan Pria , dengan menjadi istri ke-2 untuk menghindari fitnah dan dosa Problem saya : saya tidak mungkin untuk memberikan informasi kepada orangtua saya, karena kondisi orangtua sakit resiko nya sangat besar ( jantung ), hingga saat ini pun saya blm memberikan informasi mengenai perceraian apalagi rencana pernikahan ke-2 saya Pertanyaan saya : Jika saya tetap menjalankan pernikahan siri saya, apakah memungkinkan?
Akhwat (Bandung)
1 year ago on Keluarga

Menerima Pinangan Ikhwan Yang Baru Belajar Manhaj Yang Benar

Bismillah Assalamuallaikum, afwan ustadz ana ingin bertanya. Ana dilamar oleh seorang ikhwan, dia baru belajar manhaj salaf, Ana sudah mengenal ikhwan ini sejak 5-6 tahun lalu karena pernah 1 sekolah, ana sudah mengenal keluarga nya , Namun ada 1 yang ana tidak ridho kpd nya, dia memiliki banyak teman yang kurang baik, ta jarang ana temukan teman nya sering nge tag di video akhwat yang buka2 aurat musik2 dan keburukan lainnya, Ana sudah pernah tegur dia untuk meninggalkan teman2nya yg kurang baik tersebut, tapi dia jawabnya " Mau pergaulan separah apapun saya bisa masuk, cuma saya ngebatasin diri", Bagaimana harusnya sikap ana ya ustadz ?? Mohon nasehatnya,
Ikhwan (Yogyakarta)
1 year ago on Keluarga

Orang Tua Pilih Kasih

Assalamualaikum Ustadz, saya adalah anak kedua dan terakhir di keluarga saya. Saya punya satu kakak laki-laki. Sejak kecil, dia diperlakukan istimewa, yang saya benci adalah ketika ia melakukan kesalahan, ia selalu mendapat pembelaan dan pembenaran dari orang tua saya, segala permintaannya pun segera dikabulkan oleh orang tua saya, hal itu masih terbawa hingga ia berumur 27 tahun sekarang, ia tumbuh menjadi laki-laki yang malas dan sewenang-wenang. Perlakuan orang tua saya terhadap saya pun sangat berbeda, 180 derajat dengan perlakuan pada kakak saya. Saya sudah sering sekali bersabar Ustadz, namun suatu hari kakak saya mengklaim barang saya sebagai miliknya, padahal itu adalah hasil keringat saya sendiri, saya sudah tidak tahan lagi Ustadz, saya diam-diam dongkol, saya rusak barang saya itu agar tidak ada rebutan, dan hal itu membuat orang tua saya marah dan membela kakak saya. Saya ingin sekali pergi dari rumah karena saya tidak pernah diberi kesempatan untuk didengarkan, apakah saya berdosa jika saya punya niat untuk hidup sendiri dan melupakan keluarga saya?
Akhwat (Palu, Sulawesi Tengah)
1 year ago on Keluarga

Berdosakah Meminta Suami Untuk Tinggal Pisah Dari Orang Tuanya?

Bismillaah, semoga Ustadz di berikan kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Ustadz saya masih satu atap dengan mertua. Sudah sering sekali meminta dengan suami untuk berpisah rumah, tapi suami selalu memilili banyak alasan. Padahal saya sangat tidak nyaman tinggal di rumah mertua ustadz, sebab ada ipar laki-laki saya dan keluarganya juga di rumah ini. Saya sudah sering kedapatan tidak memakai jilbab oleh ipar, saya takut akan merasa biasa saja ustadz kalau selalu kedapatan seperti itu. Ipar dan mertua saya juga seringkali mengambil anak saya, dan di putarkan youtube, dinyanyi-nyanyikan. Saya sudah sering melarang, tapi kalau saya tidak ada mereka sembunyi-sembunyi dan memutarkan youtube untuk anak saya. Setiap saya meminta untuk berpisah rumah, kami bertengkar ustadz. kadang saya memaksa suami saya, dan kadang saya berpikiran untuk minggat saja, tapi saya takut saya berdosa ustadz. Bagaimana kira-kira solusi untuk saya ustadz?
Akhwat (Jakarta)
1 year ago on Keluarga

suami tidak mau berjima' dengan istri karena istri membangkang

Assalamualaikum ustadz jika ada suami yang memboikot isterinya diranjang untuk waktu yang lama hingga berbulan2, dan ketika ditanya alasannya karena beliau merasa isterinya membangkang, sementara sang isteri ketika ditanya merasa selama suami memboikotnya tidak pernah menjelaskan alasan suami enggan berjima' dengan isterinya.. bagaimana hukum pemboikotan yang di lakukan suami? apakah itu termasuk bentuk pendidikan untuk isteri? syukron
Ikhwan (Tangerang)
1 year ago on Keluarga

Istri Mengambil Pendapat Kafirnya Orang Yang Mengatakan Bahwa Allah Ada di Atas

Assalamu'alaikum ustad, semoga ustad dan rekan senantiasa dalam lindungan Allah azza wa jalla, izin bertanya, saya mengalami cobaan yang berat setelah hijrah, istri saya kabur dari rumah karena dia bilang manhaj salaf itu sesat, yang meyakini Allah diatas menurut ulama mutawatir adalah kafir, dan tuduhan 2 lainnya, masalah nya adalah saya awalnya tidak paham soal akidah ini, dan istri yang lebih dulu paham akudah asyariyah ( dia orang nu) kerap menyerang saya yang awam ini. puncaknya istri kabur dari rumah sudah 6 bulan, saya tidak mau cerai karena saya sayang kedua putri saya yg masih kecil2 (dibawa istri ikut pulang ke kampungnyw dia). pertanyaan nya bolehkah sementara saya mengaku berakidah asyariyah sembari hanya berusaha berdoa kepada Allah azza wa jalla, saya sendiri sudah belajar akudah asyariyah lewat kajian aqidah wasthiyah dan saya sendiri tidak cocok, tapi apa daya, dan saya jg berharap jg, karena bagi saya, istri tidak kafir, saya akan berusaha senantiasa bertobat dalam menjalani akidah Asyariyah yang "longgar" dalam kehidupan beragama
Akhwat (Jakarta)
1 year ago on Keluarga

Hubungan Tak Direstui Keluarga

Assalamu'alaikum ustadz, saya ingin bertanya.. Saya sebelumnya sudah dilamar dengan seorang laki2, dan kita sudah menentukan hari pernikahan. Namun pada saat setelah lamaran saya dan calon tersebut dihadapi masalah. Dikarenakan emosi masing2 akhirnya laki2 tersebut meminta acara nya dibatalkan saja. Namun beberapa hari setelahnya saya dan calon kembali berbaikan tetapi tiba2 hati saya menjadi ragu juga beberapa sifatnya yg belum berubah. Setiap membahas pernikahan kita kembali ribut. Sampai akhirnya saya memilih untuk dibatalkan saja. Ibunya dan ibu saya berusaha untuk mempertahankan namun saya masih dalam keadaan emosi dan masih menolak untuk melanjutkan. Akhirnya pernikahan tersebut dibatalkan ustadz. Setelah beberapa bulan, saya menyesali keputusan tersebut dikarenakan saya mengambil keputusan itu dlm keadaan emosi. Kemudian lelaki ini menghubungi saya kembali dan menyampaikan niatnya bahwa ia ingin untuk menikah saya tetapi terkendala dengan ibunya. Karena ibunya tersinggung dengan sikap saya pd saat itu. Saat ini lelaki tersebut ingin mengusahakannya terlebih dahulu. Saya bingung harus bagaimana? Karna saya juga ingin lelaki tersebut menjadi suami saya kelak.
Akhwat (Jakarta)
1 year ago on Keluarga

Seorang Laki-Laki Meminta Istrinya Mencarikan Istri Baru

Assalamu'alaikum ustadz saya ibu 2 anak dan sekarang anak saya yang ke 2 usianya baru 23 hari Bagaimana jika suami meminta saya untuk mencarikan istri baru untuknya, saya kira itu bercanda tapi beberapa kali dia memintanya dan dia ingin perempuan tersebut yg akur dengan saya... Saya mengerjakan pkerjaan rumah semuanya sendiri tanpa bantuan suami karna sy tau dia sudah bekerja cuma saya terkadang lelah mnjalani ini... Apa saya harus mencarikan istri baru untuk suami saya meski hati ini belum ikhlas ustadz mohon jawabanya.. . Syukron.. . 🙏🙏
Akhwat (Jakarta)
1 year ago on Keluarga

Menyikapi Anak Tiri Setelah Menikah

Assalamualaikum Ustadz jika Ada seorang janda yang memiliki seorang anak perempuan, dan saat ini sedang taaruf dengan seorang duda yang ternyata memiliki anak laki2.. selama masa taaruf, merasa memiliki kecocokan, tp mereka khawatir dengan status anak2 mereka, setelah menikah apa anak perempuan si akhwat dan anak laki2 si ikhwan tersebut menjadi mahrom? kalau bukan mahrom bagaimana mereka menyikapinya agar tidak memberatkan anak nantinya? apa perlu taaruf dilanjutkan atau di sudahi saja? Jazakallahu khairan
Akhwat (Makassar)
1 year ago on Keluarga

Tentang Pekerjaan Calon Suami

Assalamu'alaikum.. wr.wb Perkenalkan ustad , saya dari Makassar . Saya ingin bercerita sedikit, beberapa bulan lagi saya akan melangsungkan lamaran dengan seseorang. Dia bekerja di salah satu hotel, dan tidak asing di tempat nya ada minuman2 yang dilarang oleh Allah SWT. Saya sudah mencoba untuk berdiskusi, jgn bekerja seperti itu lagi . Dan dia menjawab dia menyukai pekerjaan ini, ini tidak haram saya hanya profesional dalam bekerja . Tetapi jika kamu ingin saya bekerja yang lain saya akan mencoba mencari tapi tidak secepat yang dibayangkan butuh proses . Saya harus bagaimana ustad , mohon beri saya pengarahan . Saya berfikir saya akan menikah sekali seumur hidup , saya tidak mau rumah tangga saya berantakan . Saya hanya ingin mendapatkan ridho surga bersama suami saya dan calon anak2 kami. Saya sangat dilema . Saya sudah shalat istikharah dan Allah meyakinkan kata hati saya . Tolong dijawab . Terima kasih Ustad . Wassalamu'alaikum.. wr,wb
Akhwat (Malang)
1 year ago on Keluarga

Sikap Suami Kasar

Assalamualikm ustad, suami saya mudah sekali marah dalam hal sekecil apapun, dan ketika marah selalu menghina saya "bodoh, goblok, gak bisa menyenangkan suami, gak bisa ngapa2in" Padahal saya selalu melaksakan kewajiban sebagai istri. Jika saya membela diri saya dia semakin marah, dan mengancam akan memukul saya. Apakah saya dosa jika saya membela diri saya saat saya dihina? Terimakasih..
Ikhwan (Cirebon)
1 year ago on Keluarga

Ibu Yang Menyebar Aib

Ibu saya sering mengumbar aib keluarga y sendiri mulai dari anak menantu sampe suami y, Sekarang sya dan ibu sya lagi tidak akur ,minggu depan sya akan nikah, pikir sya biar biar sya bisa baikan kn apalagi mau nikah tapi maaf sya gx diladenin , jadi sya hars bagaimna dihari H y
Akhwat (Bogor)
1 year ago on Keluarga

Istri Meminta Pindah Rumah Karena Mertua Ikut Campur

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Saya dan suami tinggal satu atap dengan mertua. Mertua saya selalu ikut campur rumah tangga saya, seperti: dalam menata peralatan rumah harus sesuai dengan maunya, masak harus sesuai selera beliau kalo tidak sesuai dikoreksi ulang sama beliau, setiap saya beberes dirumahnya beliau selalu melakukan ulang apa yg saya lakukan, ikut campur dalam hal mengurus anak saya, dan masih banyak ikut campur yg dilakukan mertua saya, intinya saya harus melakukan sesuai dengan selera mertua saya. Kadang saya suka merasa apa yang saya lakukan tidak pernah benar dimata mertua. Dan kaka ipar saya selalu kritik tentang rumah tangga saya, seperti cara mendidik anak, cara mengurus rumah tangga. Karena rumah saya satu atap dengan mertua, saya merasa tidak punya privasi apapun dalam rumah saya. Semua aktivitas yg saya lakukan selalu diperhatikan mertua dan kaka ipar. Saya sering membicarakan kepada suami untuk pindah rumah atau ngontrak rumah karena hal tersebut, dan suami sudah sampaikan ke mertua soal pindah rumah mau ngontrak, dan jawaban mertua tidak mengizinkan pindah rumah dengan alasan kesepian. Padahal rumah kaka ipar tidak jauh dari rumah mertua, dan kaka ipar sering menjenguk orang tuanya tersebut, dan kami berdua walaupun nanti pindah rumah tetap menjenguk mertua. Bagaimana saya menyikapi sikap mertua saya? Dan bolehkah saya pindah rumah dengan alasan seperti itu? Jazakumullahu khairan
Akhwat (Bandung)
1 year ago on Keluarga

Meminta Cerai Ke Suami

Assalamualaikum wr wrb Ustadz, saya seorang istri bekerja, sudah menikah hampir 10 tahun dan dikaruniai anak satu. Selama pernikahan kami, suami saya tidak pernah memberikan nafkah kepada saya. Awalnya saya tidak merasa keberatan, karena saat awal pernikahan kondisi keuangan kami masih pas pasan. Namun setelah bertahun tahun hingga kondisi ekonomi kami mulai cukup, suami pun tetap tidak memberikan nafkah. Alasannya karena saya tidak pandai mengatur uang. Gaji dia dipakai untuk kebutuhan lain seperti membeli barang rumah tangga atau beli susu anak. Untuk keperluan saya pribadi saya memang tidak pernah meminta uang pada suami. Namun gaji saya juga habis untuk keperluan makan Kami dan belanja sehari hari. Suatu ketika suami saya jatuh sakit, dan berhenti kerja. Ada usaha sampingan tapi pemasukan tidak seberapa. Dari situ selain tidak mendapatkan nafkah lahir saya juga tidak mendapatkan nafkah batin karena kondisi kesehatannya. Selain itu dari awal suami tidak bisa mencerminkan suami dan ayah yang baik. Tidak pernah shalat, kalau saya ingatkan selalu marah. Dirumah pun kerjanya hanya tiduran atau main game. Sementara saya bekerja dari pagi sampai malam, dan mengurus rumah juga. Sebetulnya saya ikhlas ustadz tidak dinafkahi, tapi karena sikap suami saya yang tidak sadar dan menyepelekan kewajiban sebagai suami saya jadi merasa sakit hati. Saya pernah mengajukan cerai karena tidak sanggup. Tp dia tidak mau menceraikan saya. Dan saya juga kasihan ke anak jadi saya tahan. Kami juga sudah mencoba berunding dengan keluarga, tapi sepertinya tidak ngaruh. Karena memang watak suami saya keras. Saya jadi sering marah2 karena saya stress Ustadz. Saya jadi malas komunikasi dengan suami karena percuma. Dia tidak mendengar kata kata saya. kalau saya marah marah dia selalu marah balik ke saya, bilang istri tidak sopan, tidak menghargai suami, dll. Padahal dia sendiri tidak menghargai saya sebagai istri yang sebagaimana mestinya. Jujur kalau tidak ada anak saya sudah tidak ridho tinggal dengan suami. Apakah saya salah seperti ini ustadz? Apakah saya berdosa sebagai istri?

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com