SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Yogyakarta )
1 year ago on Keluarga

Pilih Kasih Orang Tua

Bismillah Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ana anak pertama akhwat dan mempunyai 2 adik laki-laki, namun orang tua ana condong ke adik laki-laki pertama yang sekarang mempersiapkan diri untuk meneruskan orang tua menjadi Abdi Negara... Ana merasa tidak Dianggap, selalu dibanding-bandingkan oleh orang lain dan qodarullah ana sampai saat ini belum mendapat penghasilan.. Keinginan orang tua yang ingin anak perempuannya bisa melanjutkan menjadi abdi negara.. Ana merasa berat ustadz mengalami semua ini, ana tertekan... Mohon nasehatnya ustadz Jazaakumullahu khayran
Ikhwan (garut)
1 year ago on Keluarga

membuat sejenis patung buat pajangan

assalamialaikum ustadz saya mau menanyakan bagai mana hukumnya muslim membuat sejenis patung kecil buat hiasan tapi bagian wajah tidak jelas tidak memliliki jari tangan ukurannya kecil gimana hukumnya demikian trimakasi
Ikhwan (Bandung)
1 year ago on Keluarga

Warisan Keluarga

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Saya ingin bertanya mengenai warisan, ibu saya telah menikah dengan ayah tiri saya yang non muslim saat saya kecil dan saya memiliki seorang kakak perempuan, kemudian dari pernikahan dengan ayah yang non muslim, ibu memiliki seorang anak lelaki.. Kemudian ayah tiri saya meninggal duluan dan meninggalkan harta, dan 4 tahun kemudian ibu saya meninggal dan tidak ada memberikan wasiat tentang warisan.. Bagaimana kah pembagian warisan nya menurut hukum Islam..? Terkait harta yang dimiliki, pada saat pernikahan dengan ayah yang non muslim, mereka sama2 belum memiliki apa2.. Mohon petunjuknya.. Jazakumullah khairan..
Akhwat (Samarinda)
1 year ago on Keluarga

Apakah Melanjutkan Proses Ke Jenjang Pernikahan Atau Tidak

Assalamualaikum ustadz, saya telah melaksanakan sholat istikhoroh meminta petunjuk oleh seseorang yang ingin melamar saya, dan ketika saya membuka al quran terbuka surah al mujadila tentang "wanita yang mengajukan gugatan" saya tidak paham apakah ini petunjuk bahwa saya tidak baik menerima dan lanjut jenjang pernikahan ataukah bagaimana ? Terima kasih sebelumnya ustadz
Ikhwan (Jakarta)
1 year ago on Keluarga

Apakah Seorang Anak Dinasabkan Ke Ayahnya Apabila Ayahnya Non Muslim

Assalamu'alaikum, Ayah saya adalah seorang pria beragama Kristen Protestan, sedangkan saya dan ibu saya adalah seorang muslim. Saat ini ayah dan ibu saya sudah berpisah dengan ayah saya yang masih beragama Kristen Protestan. Saya pernah mendengar salah satu ceramah bahwa selain anak yang lahir diluar nikah ada juga anak yang ayahnya bukan seorang muslim maka nasabnya menggunakan nama ibunya. Pertanyaan saya adalah apakah benar statemen dari ceramah tersebut dan bila benar tolong penjelasannya. Terima kasih sebelumnya. Wassalamu'alaikum.
Akhwat (Sijunjung)
1 year ago on Keluarga

Suami dan Ibu (orantuaku) selalu bertentangan

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Selamat pagi ustadz saya ingin bertanya. Saya adalah seorang perempuan usia 30tahun. Saya sudah menikah lebih kurang hampir 3tahun. Saya dijodohkan oleh orangtua saya. Awal pernikahan berjalan lancar saja. 3bulan pernikahan orangtua saya selalu ikut serta dalam masalah pernikahan saya. Awalnya saya selalu terpengaruh dengan ucapan orangtua. Sehingga ada saja hal yang membuat kami bertengkat besar. Suami selalu mengajak agar pindah rumah saja. Karena sulit untuk menyatukan 2kepala dalam 1 rumah. Akhirnya suami selalu mengalah. Suami memilih untuk tinggal bersama orangtua. Suami juga sempat melarang saya unt bekerja dan fokus sama anak. Tapi orangtua menginginkan saya bekerja. Alhamdulillah saya sudah dikuliahkan sampai s2 dengan orantua saya. Karena menghargai orangtua saya akhirnya suami juga mengizinkan saya untuk bekerja. Sampai pada suatu titik anak saya masuk kolam ikan akibat pagi2 kami semua sibuk unt mempersiapkan diri bekerja sampai lupa kalau anak udah keluar dan masuk kolam. Disitu suami saya marah besar. Marah sebesar-besarnya. Saya sempat ingin bekerja. Sekali lagi orantua memberikan ide agar anak dititipkan di tpa. Akhirnya suami mengalah lagi. Dan saya bekerja seperti biasa lagi. Hari demi hari berlalu. Terkadang kami sebagai anak. Aku dan suami tidak bisa mengambil keputusan karena orangtua selalu ikut dalam masalah kami. Sehingga suami menjadi segan untuk berbuat dirumah. Pernah suatu kejadian titik besar yang membuat aku marah dengan orangtuaku. Karena pada waktu itu pintu kamar kami rusak. Jadi belum kami perbaiki. Suami ku takut salah. Akhirnya orangtua ku yg lelaki berinisiatif unt memperbaiki pintu kunci kamar kami. Orangtuaku tidak berkoordinasi dengan suami. Aku sempat berang karena sudah 3tahun pernikahan suami ku tidak dilibatkan dalam sebuah pemecahan masalah dirumah. Siang hari tukang datang kerumah kami unt memperbaiki. Pada waktu itu anakku sedang sakit dan dia sedang tidur. Aku sempat marah pada orangtua ku. Kenapa tidak bilang. Aku dan orangtuaku berdiaman udah lebih 2hari. Dan suami berinisiatif untuk aku agar meminta maaf. Malamnya aku meminta maaf sama orangtua ku. Tapi respon orangtuaku cuek. Dan aku berang sekali malam itu. Hingga keluar ucapan yang tidak pantas yang membuat otangtuaku marah besar. Karena tidak ditanggapi aku mengajak suami ku pindah. Tapi suami tak mau demi menghargai orantuaku. Aku kabur sendiri malam itu. Suami sudah kebingungan mencari ku dan menelponku. Akhirnya aku angkat juga telpon suami. Dan memberi tahu posisiku. Malam itu suami membujuk ku untuk mau balik. Awalnya aku tak mau meminta suami ku berbohong, biar aku tidur dihotel dan antarkan aku ke hotel. Beri tau aku tak ketemu. Tapi suami tak mau dan terus membujuk untuk balik. Akhirnya aku mau balik kerumah. Suami tau aku sudah tertekan dengan ucapan orangtuaku. Aku selalu dibandingkan dengan orang lain dan tetanggaku. Aku selalu disalahkan. Suami tau betul apa yg aku rasakan. Dan malam itu aku mencoba minta maaf. Yang didapat aku dibanding2kan lagi. Dan ibu ku marah besar. Percuma ku sekolah kan tinggi-tinggi tapi tak ada sedikitpun menghargai orangtua. Ibuku masuk kamar. Pada waktu itu ayah ku lagi tidak dirumah. Setengah jam berselang ayah balik dan suami ku berbicara lagi. Aku utarakan aku ingin pindah. Ayah bilang ayah minta maaf saran ayah tidak usah pindah. Tapi aku tetap bersikeras. Aku ingin pindah yah. Bagaimana menurut ustadz.? Apa yang harus aku lakukan . Mohon saran dan bimbingannya
Akhwat (Riau)
1 year ago on Keluarga

Ibu Menjelekkan Suami

Assalaamu'alaikum. Ustaadz, seorang ibu suka membicarakan aib atau kekurangan suami anaknya sehingga menjadi bahan ejekan. Si istri, anak ibu tersebut, merasa lebih nyaman ketika misah rumah dari orang tuanya karena tidak ada yang mengomentari suaminya. Adapun saat ini tinggal dengan ibunya karena kasihan dengan ibunya yang tinggal sendiri karena bapaknya sudah wafat. Si istri sudah pernah bilang ke ibunya bahwa setiap manusia punya kekurangan dan kelebihan namun ibunya malah menjawab "tapi ini terlalu". Jika si istri dan suaminya memutuskan misah rumah lagi dari rumah orang tuanya, membiarkan ibunya tinggal sendiri namun ibunya tidak ridho, baik dengan mengatakan bahwa ia tidak ridho ataupun berbohong, mengatakan tidak apa-apa jika anaknya ikut suaminya, namun dalam hatinya tidak ridho, apakah si istri bahkan suaminya itu berdosa?
Akhwat (Yogyakarta )
1 year ago on Keluarga

Bagaimana terhindar dari sihir

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Afwan izin bertanya bagaimana bisa terhindar dari sihir dsb. Qodarullah keluarga dekat ada yang senang dengan hal seperti itu dan sering mencelakan orang lain bahkan keluarga sendiripun iya... Sudah diberi nasehat dengan ahsan namun malah mendiamkan Jazaakumullahu khayran
Akhwat (Surabaya)
1 year ago on Keluarga

memilih suami atau orang tua

Assalamualaikum, Pada suatu kesempatan jika orang tua memerlukan kita dan disaat bersamaan suami meminta kita mematuhi sesuatu yang akan menyinggung perasaan orang tua apakah itu wajib dipatuhi? Apakah mematuhi sesuatu yang tidak baik (karena akan menyakiti hati orang tua kita) itu wajib? mohon jawabannya. Jazakallahu Khoiron wassalamualaikum.
Akhwat (Depok)
1 year ago on Keluarga

Mambasuh Rambut Setelah Berhubungan Suami Istri

Assalamu'alaikum ustadz Saya mau bertanya apakah jika setelah berhubungan suami istri kita wajib mengguyur kepala ? Atau bisa dengan hanya membasuhnya saja dari depan sampai ujung rambut sebanyak 3x ? Mohon jawabannya ustadz Terimakasih Wassalamu'alaikum
Akhwat (Sleman )
1 year ago on Keluarga

Adzan Di Telinga Bayi Yang Baru Lahir

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh, apakah ada dalil yang mensyariatkan adzan pada bayi yang baru lahir dan apakah diperbolehkan بَارَكَ اللّهُ فِيْكُمْ
Akhwat (Jogja)
1 year ago on Keluarga

Sudah talak 3 tapi suami tidak mau bercerai

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Suami sudah mengucap talak ke 3 namun menolak untuk bercerai. Dia beranggapan bahwa talaknya tidak sah karena dia tidak mengharapkan adanya perceraian. Dan dia berpendapat bahwa perceraian berdasarkan keputusan suami. 1. Bagaimana menyikapi suami yg tdk mau mengakui talaknya? 2. Setelah kejadian dia menolak untuk bercerai itu kami berdebat melalui WA kemudian dia mengatakan "kirimkan berkasnya kesini agar kita urus perceraiannya" apakah yang demikian juga jatuh talak? Setelah dia mengatakan itu lewat WA dia menyesal tidak mau bercerai lagi. Saya bingung menanggapi suami saya yang senang obral kata cerai padahal dia sudah tahu konsekuensinya. Jazakallah Khairan ustadz atas jawabannya.
Ikhwan (Depok)
1 year ago on Keluarga

Pernikahan SIRI dan Wali

Asalamuaikum.saya mau tanya nikah siri apakah sah secara agama Dengan wali atau saksi dari pihak Perempuan adek/Ka Ka ipar laki2.karena bapak dari perempuan sudah ALMARHUM trims
Akhwat (Yogyakarta )
1 year ago on Keluarga

Berpesan kepada keluarga jika telah tiada

Bismillah Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh Izin bertanya, apakah boleh berpesan kepada keluarga jika sudah tiada(meninggal) dimakamkan dengan tidak ada adzan diliang lahat, pengajian 3 hari 7 hari 40 hari 100 hari dsb.. Dan bagaimana bila keluarga tidak menjalankan pesan tersebut Jazaakumullahu khayran
Akhwat (Cilacap)
1 year ago on Keluarga

Apakah Saya Anak Durhaka?

Assalamualaikum wr wb. Ustadz, ada seorang laki-laki yang berniat akan menikahi saya. Saat ini saya masih berkuliah dan Insha Allah akan lulus tahun depan, dan saya kenal laki-laki ini dulu ditempat saya bekerja ketika saya belum berkuliah. Ibu saya merestui, tetapi saya merasa gundah ustadz. Saya berasal dari keluarga yang "sulit", sudah menjadi cita-cita dan impian saya untuk membahagiakan dan meninggikan derajat ibu dan adik-adik saya ustadz. Ayah saya sudah meninggal, saya tumbuh besar menjadi anak yang sangat mandiri, tetapi itu sekaligus membuat saya menjadi pribadi yang kesepian dan rindu kasih sayang orang tua laki-laki yang bisa menjaga dan melindungi saya ustadz. Maka dari itu ketika ada laki-laki yang ingin menikahi saya, saya sangat senang, karena saya berfikir akan ada laki-laki yang menjadi sosok pengganti ayah untuk saya. Tetapi dilain sisi, saya khawatir karena saya belum bisa membahagiakan ibu dan adik-adik saya ustadz. Saya jadi takut, nanti ketika saya menikah saya tidak bisa mewujudkan impian saya untuk menjadi anak yang bisa mengubah nasib keluarga. Pertanyaan saya ustadz, dengan kondisi keluarga saya yang seperti ini apabila saya memutuskan untuk menikah akan membuat saya anak yang "durhaka" terhadap ibu dan adik2 saya? Pikiran itu selalu terlintas, apa yang harus saya lakukan ustadz? Dan tak jarang saya menjadi takut menjadi "semakin kesulitan" apabila saya menikah, karena di jaman sekarang status pernikahan sangat mempengaruhi pekerjaan ustadz. Tolong yakinkan saya bahwa janji Allah mengenai rezeki setelah menikah benar adanya ustadz. Terimakasih ustadz, wassalamualaikum wr wb.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2022 - Www.SalamDakwah.Com