SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (jakarta)
3 days ago on Keluarga

Digugurkan atau Dipertahankan

Assalamualaikum, mohon untuk ustad segera merespon pertanyaan saya ya, Bismillah, Istri saya skrng lagi telat mens dan 2 bulan sblumnya habis melahirkan sesar, sekarang saya sama istri bimbang campur sedih apa yg harus di perbuat, apa tetap mempertahankan kehamilan atau di gugurkan, klo di gugurkan saya dan istri takut dosa dan pertanggung jawaban, sedangkan bila tetap di pertahankan takut nyawa istri dan nyawa yg di dalam kandungan terancam, istri tidak KB, harus gimana y pa ustad, terima kasih
Akhwat (Yogykarta)
5 days ago on Keluarga

Menolak Ajakan Suami Untuk Kembali ke Rumah Ortunya

Bismillaah, assalamu'alaikum Ustadz saya mau bertanya saya akhwat yang belum lama menikah sekitar 4bln memiliki hubungan dengan mertua yg saat ini sedang tidak baik. Qadarullah waktu saya sakit yang terjadi 2kali berturut turut sikap mertua dan ipar perempuan terlalu berlebihan hingga membuat saya tidak nyaman kemudian saya memutuskan untuk pulang ke rumah dengan cara yg baik. Dan saya merasa tidak ingin kembali ke rumahnya tetapi mereka memaksa untuk saya kembali dikarenakan tetangga banyak yang menanyakan keberadaan saya, padahal saya sudah menyampaikan jika ada yang bertanya saya menginap dirumah ortu karna merindukannya, saya sudah hampir sebulan dirumah ortu saya, suami juga kadang tidur dirumah saya karna memang mertua dan ipar tidak bisa ditinggal, sehingga saya yang harus mengalah jika suami tidak bisa setiap hari datang. Selain itu sebenarnya suami juga membujuk untuk kembali. Tetapi saya merasa masih berat untuk kembali ustadz, yang membuat saya berat karna masih teringat dengan perkataan mertua dan ipar yg menyakiti hati saya menghina mefitnah dan bahkan merendahkan saya. Bahkan ketika kondisi saya sakit saya pernah ditarik paksa untuk tetap membantu mertua yg berjualan dirumahnya, saya merasa sangat tidak nyaman. Apakah sikap saya termasuk durhaka dengan suami? Apakah saya berdosa ustadz jika saya menolak ajakannya? Jazakallaahu khayran.
Ikhwan (Mojokerto)
5 days ago on Keluarga

minta maaf pada wanita yang telah dizinahi.

apakah wajib minta maaf dan bertanggungjawab secara moral pada wanita yang telah dizinahi? Saya mantan seorang pezina, saat ini saya telah bertaubat sungguh sungguh kepada Allah SWT dan ingin memilih wanita yang baik baik, namun ada wanita yang pernah saya zinahi di masa lalu saya dan atas bujuk rayuan saya, saya telah menjerumuskan dirinya. Saat ini kondisi nya berat, hidup nya tak karu karuan, dan hampir gila. Ia telah menderita sangat banyak dan hampir gila karena masa lalu kami, ia mengaku sudah bertobat namun utk melupakan saya sangat sulit, dan trauma berat karena saya adalah orang pertama yang telah melakukan perbuatan keji tersebut kepada nya pak uztad. Saya menyesal, namun nasi telah menjadi bubur. apakah saya harus meminta maaf kepada perempuan yang saya zinahi tersebut pak uztad?
Ikhwan (Jakarta)
1 week ago on Keluarga

istri tidak mau melayani suami karena ada masalah fisik di suami

Assalamualaikum ustad..saya menikahi janda dengan anak 3,kebetulan dia teman sekolah saya yg saat reuni bertemu lalu dia bercerita tentang rumah tangganya dengan suami yg main tangan dengannya.awalnya saya hanya kasihan dengannya lalu saya nikahi kebetulan sya masih bujang di umur 40thn,kami sudah menikah 4 tahun lebih dan alhamdulillah di karuniai anak laki" yg saat ini berumur 3 thn .nah yg jadi pertanyaan saya saat ini istri saya merasa jijik dengan saya karena saya punya gigi beberapa ompong...dan itu di mulai saat anak kami berumur 1 tahun..jika saya ajak untuk berhubungan badan selalu menolak dengan kata" kasar ke saya.(seperti otak mesum,kelamaan jomblo dll) yg bikin saya sakit hati.tp saya tetap diam. Kejadian itu selalu berulang" sampai sy sudah tidak tahan dan marah..baru dia mau melayani saya tp dengn syarat mesti cepat keluar. Apa yg harus saya lakukan ustad ?? Ingin menceraikan tp ada anak yg masih balita Sampai" hasrat saya sdh di puncak dan ingin "jajan" di luar...apakah saya dosa jika saya onani atau jajan di luar untuk mengeluarkan hasrat saya pak ustad?? Dan apakah sy berdosa jika saya ceraikan istri saya dengan anak yg masih balita?? Trima kasih sebelumnya pak ustad ..wassalamualaikum wr. wb
Akhwat (Jawa Tengah)
1 week ago on Keluarga

Warisan Suami Yang Tidak Pernah Menafkahi Istri

Assalamualaikum Saya adalah ibu dari 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan yang masih kecil-kecil. 13 tahun menikah dan suami meninggal beberapa bulan yang lalu. Selama menikah, saya tidak pernah diberi uang oleh suami. Saya yang mencukupi seluruh kebutuhan keluarga dan suami. Penghasilan suami memang lebih kecil dibandingkan penghasilan saya. Ketika meninggal, suami meninggalkan uang 30 juta di tabungannya dan hutang sebesar kurang lebih 65 juta. Hutang sudah saya lunasi dengan tabungannya dan tabungan saya. Ketika meninggal, harta yang kami miliki adalah sebuah rumah yang cicilannya dibayar oleh saya dan belum lunas. Rumah tersebut direnovasi dengan uang saya dan uang suami, dari uang yg terkumpul karena saya tidak pernah minta uang kepada dia. Suami masih punya bapak dan ibu. Pertanyaannya: apakah saya masih wajib memberikan waris kepada orang tua suami? jika iya, bagaimana pembagiannya?
Ikhwan (Jakarta Utara)
2 weeks ago on Keluarga

Mau Bertaubat Dari Dosa Mencuri Namun Belum Punya Uang Untuk Mengganti

Assalamualaikum wr wb, saya ingin bertaubat dari dosa mencuri uang orang tua, tapi saya tidak sanggup mengganti uang yang telah saya ambil, lalu bagaimanakah saya harus bertaubat nya? Soalnya Saya tidak sanggup mengganti nya, apakah meminta maaf saja sudah cukup?
Ikhwan (Medan)
2 weeks ago on Keluarga

apakah menjadi kebohongan seumur hidup?

Assalamu'alaikum 'afwan ustadz. Ana dari Medan. Mau tanya ustadz, istri saya adalah anak bungsu dari 8 bersaudara, tapi sejak bayi diurus oleh paman dan bibinya sehingga diangkat menjadi anak. Sampai saat ini, hanya istri saya lah anak angkat mereka. Orang2 disekitar hanya mengetahui bahwa istri ana adalah anak kandung mereka. Singkat cerita, saat akad nikah, yg menikahkan kami adalah ayah angkatnya tsb. Dan pada saat akad diucapkan, ayahnya menyebut "saya nikahkan anak kandung saya". Mulai dari situ juga, orang2 disekitar lingkungan kerja saya taunya bahwa istri saya adalah anak tunggal. Sehingga jika ditanya pun saya menjawab bahwa istri saya adalah anak tunggal. Pertanyaan saya, apakah saya termasuk berdosa jika informasi ini tetap saya tutupi ustadz? Jazakallahu khairan
Ikhwan (Malang)
2 weeks ago on Keluarga

Sedekah Warisan diam diam

Assalamu'alaikum ustadz, saya mempunyai tanah warisan dari ibu, jika sewaktu-waktu saya meninggal, 50% harta saya sy sedekahkan ke yayasan yatim piatu, tanpa memberi tahu siapa², hanya pihak yayasan yg saya kasih tau. Saat ini sy seorang diri dan sering sakit² an, saya tidak punya sodara kandung. Kalo bapak masih ada tapi jauh. Cuma ada bibi dan 2 orang sodara perempuan seayah. Bagaimana menurut ustadz. Mohon jawabannya. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh
Akhwat (Jakarta)
2 weeks ago on Keluarga

warisan yang belum di bagi bagi ke ahli waris tetapi ibunya sudah menjual- jualnya

assalamualaikum, ustadz🙏 Saya mempunya suami yang mana sudah lama sekali ayah nya wafat ( sejak suami saya SMA) sekitar 12 tahun yang lalu. Dan saat ini. Sampai saat ini ibu dari suami saya belum membagi2kan harta warisan peninggalan ayah nya suami saya. Dan sekarang di dua bulan ini, ibu nya suami saya sudah berturut menjual harta warisan penggalan ayanya suami saya berupa rumah. Karena ayahnya hanya meninggalkan 3 rumah pada saat wafat beliau. Ibunya suami meminta anak2 nya menanda tangani setiap kali rumah peninggalan ayahnya untuk di jual, padahal belum ada pembagian harta. Karena anak2 takut dengan ibu nya, sebagai contoh suami saya bilang ke saya, suami saya n saudara menanda tangani nya biar ibu nya senang dan berbakti pada ibu mereka. mereka semua menanda tangani setiap kali ibu nya menjual rumah peninggalan ayah mereka. apakah itu menyalahi aturan Islam atau tidak. Mohon bantuannya ustadz, pencerahan 🙏 terima kasih. Wassalam.
Akhwat (Bekasi)
3 weeks ago on Keluarga

Warisan dan kewajiban anak laki-laki

Assalamualaikum wr. wb. Ustad Saya ingin bertanya soal warisan dan tangungjawab seorang anak laki-laki. Kami 2 bersaudara, kakak saya laki-laki, orangtua kami tinggal Ibu, Bapak meninggal 3 tahun lalu dan meninggalkan warisan tanah pribadi dan warisan tanah dr orangtuanya yang ini masih blm dibagikan krn kesepakatan saudara2 alm. Bapak ingin dijual, dan dibagikan dalam bentuk uang. Sejak saya menikah dan Bapak pensiun, kehidupan kami ditanggung oleh suami saya hingga saat ini, karena saya hanya IRT. Secara ekonomi saya tidak pernah menuntut kakak saya untuk bertanggung jawab sebagai anak laki-laki kepada orangtuanya. Saya ingin atas dasar kesadaran dirinya sebagai anak laki2. Dalam islam, saya paham soal warisan yang harus segera dibagikan. Warisan tanah pribadi bapak, kami jual dan kami belikan rumah kontrakan yang tujuannya nanti uang kontrakan untuk kehidupan Ibu saya karena memang sama sekali Kakak laki2 saya tidak bertanggung jawab ke ibunya. Disisi lain, kakak saya menginginkan warisan bapak saya tsb segera dibagi-bagi, dengan mengeluarkan segala dalil yg dia baca tapi tidak mempelajari soal dalil tanggung jawab anak laki2 kepada orangtuanya. Kira-kira solusi terbaik apa yang mesti kami ambil ustad? Terimakasih atas kesempatan dan solusi yang diberikan, wassalamualaikum wr. wb.
Akhwat (Mojokerto)
3 weeks ago on Keluarga

bila orang tua bermaksiat

Assalamualaikum wr wb Pak ustad, saya nitip pertanyaan. Amalan apa yang bisa dilakukan agar orang tua saya terbebas dari dosa maksiat (perselingkuhan) Mereka sangat sayang terhadap saya, namun perbuatan mereka tidak bisa dibenarkan pak uztad. Saya ingin mereka berubah, dan bertobat dari perbuatan mereka. Tolong saya pak uztad
Akhwat (Kota Bekasi)
1 month ago on Keluarga

Apakah Pahala Semua Amalan Orang Yang Menikah Lebih Besar Nilainya? Apakah Boleh Meminta Cerai Karena Perbuatan Atau Keadaan Tertentu Suami?

Tante saya telah menikah 40 tahun namun suaminya ternyata selama ini berzina dan menikahi selingkuhannya hingga kini punya 2 anak dgnnya, dari segi tabiat pun sering berbohong, selalu ingkar janji, bahkan sering bersumpah atas nama Allah padahal bohong, pernah juga bersumpah dgn menginjak Al Quran untuk menutupi perselingkuhannya. Dari segi nafkah pun sangat minim, untuk memenuhi kebutuhan hari2 selama ini 70% dari gaji tante saya sendiri. Sedangkan suaminya sibuk dgn hobi mahalnya. Tante saya ingin cerai, namun ustadzahnya bilang jangan cerai krn pahala amalan istri menikah berkali lipat dibanding single. Seperti perbedaan sholat sendiri dengan sholat berjamaah. 1. Apakah benar dan shahih perbedaan pahala itu 2. Pantaskah wanita sholeha meminta cerai dr suami seperti itu? Jazakallah khairan katsir
Ikhwan (Tangerang Selatan)
1 month ago on Keluarga

sikap yang perlu diambil saat ta'aruf

Bismillah, Assalamu'alaikum ustadz, izin bertanya, afwan kalau kalimatnya ternyata cukup panjang. Ana sekarang sedang proses ta'aruf. Calon ana seorang akhwat teman kuliah S1 dulu, sekarang dia sudah lulus pendidikan S2, dia memiliki ambisi yang kuat dan katanya ingin menjadi wanita yg produktif. Dalam CV-nya, ada beberapa poin yang menjadi perhatian ana, ia menyebutkan: - Punya target untuk ambil S3 dalam 5 tahun kedepan, - Setelah lama kerja dan punya banyak pengalaman ingin menjadi dosen, - Berharap punya 1-2 anak. - Kriteria suami tidak memiliki jenggot atau kumis panjang, boleh tipis, karena terkesan tidak rapi Kelebihan akhwat tsb: harta, keturunan, kecantikan sudah baik sekali, namun untuk agamanya yg ana tau masih agak awam dan blm ngaji, tapi secara umum akhlak nya baik. Sedangkan ana sendiri lulusan S1 (dulu sempat ambil S2, qadarullah tidak sampai lulus) dan ana punya jenggot yang cukup panjang dan tebal. Ana berharap agar istri ana nantinya bisa fokus di rumah mengurus rumah tangga dan juga tidak membatasi jumlah anak tanpa udzur Pertanyaan ana: 1. Adakah nasihat dari ustadz terkait sikap yg perlu ana ambil? 2. Syarat² apa saja yg perlu dipenuhi oleh istri ana (jika lanjut nikah dengannya) agar tidak melanggar syari'at jika nantinya ia ingin tetap terus bekerja, lalu apakah boleh jika kerjanya hanya dari rumah (WFH)? 3. Andaikata ia tetap bersikeras ingin kerja terus dan hanya punya maksimal 2 anak saja, apakah 2 hal tersebut merupakan alasan yg tepat untuk menolaknya jika dibandingkan dengan sisi baik/kelebihan yg ia miliki? Jazakumullah khairan katsiran ustadz, semoga Allah senantiasa menjaga ustadz dan kita semua kaum muslimin, aamiin...
Akhwat (Kediri)
1 month ago on Keluarga

Suami Menjadi Supir Wanita Beberapa Hari

Assalamualaikum wr.wb 🙏 Saya mau bertanya, sebaiknya bagaimana sikap saya apabila suami dimintai tolong oleh rekan / sahabat saya (perempuan) untuk menjadi supir selama ±3hr (berbayar) .. Kediri - Tangerang Dg kepentingan untuk mengambil beberapa barang yg masih tertinggal di apartemen lama & mengunjungi beberapa temannya disana Kira-kira bagaimana hukumnya ? Dan bagaimana sy hrus menyikapi, krn kata suami jika sy mengizinkan, suami menerima Jika sy tdk mengizinkan suami jg tdk akan menerima tawaran tsb Terimakasih .. wasalamualaikum wr.wb ☺️
Ikhwan (jawa tengah)
2 months ago on Keluarga

Apakah Sama Saja Istri Yang Meminta dulu ?

Bismillahirrahmaaniirrahimm, Assalamualaikum, pak ustadz, saya mau nanya, Jadi pada intinya karena urusan rumah tangga saya yang ribet dan istri tidak mau diatur, sebelumnya sudah dinasehati dengan nasehat agama baik dari hadits, alquran, ulama, yang membahas terkait menghormati suami, melayani suami, tetapi istri menjawal terus, terkait hal itu saya selaku suami gerah sekali dengan sikapnya yang setiap hari bisa dikatakan tidak membuat nyaman suami, apakah dengan pertanyaan saya seperti ini "apakah kamu setuju dengan menyudahi urusan hubungan keluarga kita (maksudnya cerai) ?" jawab istri "terserah" itu gimana ya pak ustadz, apakah termasuk sama saja istri yang meminta dulu ? karena saya selaku suami tidak meminta dulu tetapi melempar pertanyaan ? mohon jawabannya, terima kasih, wassalamualaikum wr.wb.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com