SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Lombok)
3 weeks ago on Mu'ammalah

Menolak Titipan

Assalamualaikum wr.wb Ustad Saya ingin bertanya,bagaimana hukum jika menolak tetangga yang ingin menitipkan barangnya(mobil) dengan waktu yang cukup lama?? Penolakan tersebut didasari oleh pertimbangan kekhawatiran akan rusaknya barang(mobil) tersebut dan mengganggu aktivitas di rumah Mohon jawabannya ustad Terima kasih Wassalamualaikum wr.wb
Ikhwan (Lubuklinggau)
1 month ago on Mu'ammalah

Hukum Mengumpulkan Tugas

Bismillah, Izin bertanya ustadz, Saya seorang pelajar, dalam keadaan wabah ini sekolah kami diliburkan dan diberikan alternatif untuk belajar melalui situs online dan wa, bagaimana hukumnya bila saya tidak mengumpulkan tugas karena mengharuskan untuk dikumpul melalui aplikasi ustadz walaupun saya tetap mengerjakan tugas tersebut?
Ikhwan (Magelang)
2 months ago on Mu'ammalah

Menghajr Orang Yang Bertaubat

Assalamu'alaikum. Ustadz saya baru mengenal manhaj salaf sejak 2019. Saya ingin belajar di masjid-masjid, tapi orang-orang sudah terlanjur memusuhi saya karena kesalahan dan dosa saya di masa lalu. Jika saya ke masjid untuk mencari ilmu, saya hanya mendapat sindiran. Apakah boleh kalau saya mencari ilmu melalui sumber lain selain mendatangi majelis ilmu?
Ikhwan (Jambi)
2 months ago on Mu'ammalah

Kerja di Tempat Notaris

Bismillah ustad ana mau nnya tentang hukum kerja di tempat notaris. Pertanyaaan 1. Soalnya ana ada transaksi menggunakan salah satu bank seperti transfer lewat bank ke bank lain. Untuk membayar pajak dan berhubungan dengan jual beli akta. Pertanyaan 2. Dan ana udh blg ke atas bahwa ana tidak mau nerima akta jual beli kredit atau kpr bank. Terus hukum nya kalo si bos tetap mau nerima orang yg bikin transaksi jual beli kredit atau kpr bank. Syukron
Ikhwan (Kab. Blitar, Jawa timur )
2 months ago on Mu'ammalah

Bagaimana Hukum Jual Beli Dalam Bentuk Yang Saya Lakukan

Bagaimana hukum jual beli dg skema seperti ini? Penjual, sebelum memiliki barang yg dijual ia menawarkannya dulu kepada para konsumen. Kemudian, ia membuat list kira2 siapa yg mau beli barang darinya. Tentunya, penjual memberitahu kpd konsumen harga barangnya. Setelah itu, penjual membeli barang yg dipesan ke toko lain dan kemudian menanyakan kpd calon2 konsumen yg sdh pesan(ngelist) tadi apakah mereka jadi beli barangnya atau tidak? Konsumen yg sdh pesan(ngelist) tadi boleh lanjut membeli lalu membayarnya dan langsung menerima barangnya ATAU membatalkannya tanpa harus membayar apapun. Keuntungan penjual adalah dari selisih harga ia membeli dari 'toko lain' dgn menjualnya kepada para pelanggannya. Bagaimana hukum jual beli dengan skema yg demikian?
Ikhwan (Jakarta)
3 months ago on Mu'ammalah

Tidak Bisa Menepati Janji

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz saya ingin bertanya jika kita memiliki janji pada orang lain dan kita ingin tepati janji tersebut namun qadarullah kita belum bisa menepati janji tersebut sedangkan janji itu harus di tetapi. Apa yang harus kita lakukan apabila belum mampu menepati janji ? Jazakalla khairan
Ikhwan (Malang, Jawa Timur)
3 months ago on Mu'ammalah

Hukum Jasa Transfer Uang

Assalamualaikum Ustad. Saat ini saya membuka jasa transfer dan tarik tunai menggunakan Bank BRI syariah. Contoh ada orang transfer tunai 1 juta, maka jasanya 18 rb. Jadi totalnya 1 juta 18 rb Contoh tarik tunai 1 jt, maka jasanya 7 rb, tanpa memotong uang tersebut, kecuali disuruh yang punya uang. Bagaimana hukum keuntungan yang saya dapatkan dari jasa tersebut. Wassalamualaikum wr wb
Akhwat (Jakarta)
3 months ago on Mu'ammalah

Pinjaman

Bismillaah Afwan mau bertanya,contoh,ana pinjem 100ribu sama temen ,lalu bayarnya buat beli barang setelah barangnya sudah ada (kalau sudah mampu untuk beli barangnya)/byarnya dgn jual barang yg ana punya.bagaimana hukumnya ,boleh/tidak? . Jazaakumullaahu khayran
Ikhwan (Bekasi)
3 months ago on Mu'ammalah

Melakukan Niat

Assalamualaikum Ustadz apakah boleh melakukan niat di dengar diri sendiri atau tanpa diri sendiri tanpa menggerakan lidah dan bibir?
Akhwat (Lampung selatan)
5 months ago on Mu'ammalah

Memilih antara 2 perkerjaan

Assalamualaikum ustad semoga Allah selalu menjaga ustad, keluarga dan kaum muslimin semuanya amin, izin bertanya ustad. . Apabila suamiku disuruh memilih antara 2 pekerjaan , pekerjaan pertama di distributor baja ringan menjadi marketing, saat pendaftaran memang diseleksi dlu diutamakan yg bermanhaj salaf dan sudah mengenal sunnah, dan saat shalat perkejaan berhenti karena diutamakan shalat tepat waktu, dan insyaallah teman sekantor sudah mengenal sunnah jd lingkungan nya insyaallah baik, tetapi gaji disana UMR dan fasilitas yg diberikan pun tidak memadai. . Dan perusahaan kedua distributor kartu perdana, disana langsung masuk struktural perusahaan dan gajinya, serta fasilitasnya lebih besar daripada perusahaan yg pertama. . Mana yg lebih baik dipilih ya ustad? Mohon pertimbangannya, , terimakasi ustad waktunya
Ikhwan (Bandung)
5 months ago on Mu'ammalah

Belajar menjahit untuk bekal mencari nafkah halal

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ustad, saya saat ini sedang belajar di tempat kursus menjahit. Saya membayar biaya untuk sampai bisa kita kira 1 - 2 bulan. Saya sudah kursus di sana sudah 2 minggu. Tapi di tempat tersebut ada karyawan kerja sambil nyetel musik pakai speaker. Itu sangat mengganggu saya karena musik hukumnya haram. Sehingga saya seperti ditunggangi syetan, karena musik itu panah setan beracun. Juga musik itu lawannya quran. Terus disana orangnya merokok, makan minum pakai tangan kiri. Apakah saya harus lanjutkan belajar di sana sampai 1 / 2 bulanan. Atau kah saya besok tak perlu datang lagi. Karena saya tidak mau terus terus an dengar musik. Selama dua Minggu ini hidup saya jadi tidak tenang , mohon solusinya. Jaza kallahu Khoiron katsiro ustad. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
Ikhwan (Bekasi)
5 months ago on Mu'ammalah

Apakah skema Pre Order seperti ini diperbolehkan ?

Bismillah izin bertanya Ustadz.. Seorang desainer menampilkan hasil karyanya di internet berupa desain gambar sablon baju. Ada cukup banyak orang yang tertarik memesan baju dengan desain yang dia buat. Kemudian si desainer mengumumkan membuka Pre Order utk baju dengan gambar yg dia desain. Jika orang yg tertarik, dia bisa menghubungi si desainer. lalu Si pemesan membayar uang ke desainer, Desainer menghubungi pihak percetakan, utk minta dibuatkan baju sablon dgn desain yg telah dia buat. Si desainer membayar biaya produksi & ongkir ke pihak percetakan. Kemudian si percetakan akan memproduksi baju itu lalu mengemasnya, dan mengirim ke alamat pihak pemesan yg menghubungi desainer. ------------ Apakah skema bisnis ini diperbolehkan ustadz? terima kasih sebelumnya, jazakallahukhairan.
Akhwat (Jakarta)
5 months ago on Mu'ammalah

Hutang Bisnis

Assamualaikum ustad, Dulu waktu semasa hidup kakek saya berdagang Emas. Dengan sistem, dimana kakek saya menggambil barang kepada si A (Pihak pertama) kemudian dijual lagi oleh kakek saya kepada si C (pihak ketiga). Suatu ketika terjadi musibah dimana kakek saya ditipu oleh si C (Pihak ketiga) dimana emas itu dibawa kabur tanpa membayar sepeserpun. Waktu terus berlalu pada tahun 2004 kakek saya meninggal dunia, pada saat itu om saya (anak pertama) dari kakek saya menanyakan masalah hutang - piutang dagang dimasa dulu itu dan bagaimana pembayarannya kepada si A (Pihak pertama) yang memberikan emas dagang tersebut. Namun Jawaban dari si A yang masih bersaudara dengan keluarga kami mengentengkan "Nati saja, santai saja" seperti itu. Tiba - Tiba 2 tahun belakangan ini pihak A mendesak untuk dibayarkannya hutang jual beli emas tersebut. Pihak A ingin hutang tersebut dibayar dengan harga emas saat ini, apakah itu benar? Mohon penjelasan ustad bagaimana solusi baiknya bagi pihak A dan keluar kami? karena pihak A tidak ingin duduk bersama dibicarakan secara kekeluargaan dan terbuka bagaimana rincian hutang sebenarnya dia hanya minta agar hutang dibayarkan sebanyak barang yang diambil dan dengan harga emas sekarang.
Akhwat (Jakarta)
2 years ago on Mu'ammalah

Seseorang selalu membantu orang lain tetapi tidak melaksanakan sholat

Assalamu'alaikum ustadz, sy memiliki seorang teman yg alhamdulillah dia memiliki kelebihan materi dibanding saya sendiri. Tidak jarang dia membantu teman2 atau orang di sekelilingnya dengan materi yg ia miliki, namun teman sy tersebut tidak pernah sholat. Meski ia kadangkali beristigfar atau mengucapkan "Allahu Akbar" tapi ia tetap tidak menjalankan sholat. Bagaimana hukumnya ustadz ? Apakah amalan baik yg teman sy lakukan adl sia-sia ? Jazzakallah khair
Ikhwan (Banjarmasin)
2 years ago on Mu'ammalah

Doa Penutup Setelah Kajian

apakah boleh meng Amalkan/mengikuti Do'a pada saat Ustadz membaca Do'a penutup ?

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com