SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (bogor)
5 days ago on Keluarga

Suami Berhak Atas Warisan Ortu Istri?

Assalamualaikum, saya sudah menikah dengan suami selama 14 tahun anak saya berumur 11 tahun. Sejak awal menikah suami tidak bekerja, selama ini kebutuhan rumah tangga dicukupi dari hasil saya bekerja. Dan saya tidak masalah dengan itu dan ikhlas, mungkin memang rejeki keluarga ini harus melaluli saya. Yang menjadi masalah adalah pada saat saya mendapat warisan orang tua saya, harta itu saya ingin gunakan untuk kemaslahatan umat seperti membiayai sekolah dan memberi modal yang tak mampu. Tapi setiap kali hendak bersedekah atau zakat suami sering protes, dan yang terakakhir sampai suami tidak mengajak saya bicara sudah kurleb 2 minggu. Salahkah perbuatan saya? Adakah hak suami dalam harta warisan ortu? apa yang harus saya lakukan? secara hukum Islam?
Akhwat (DEPOK)
5 days ago on Keluarga

Hutang Emas Dibayar Uang

Assalamu'allaikum ustad/ustadzah Saya mau bertanya, Ayah saya belum lama ini meninggal dunia Beliau semasa hidup memiliki hutang emas ke kakak kandungnya Setelah meninggal dunia, kakak kandung alm ayah saya minta di bayar hutangnya berupa uang sejumlah emas yang di pinjam ayah saya Apa itu sah pembayaran hutang alm ayah saya ? Terimakasih.
Akhwat (Sengkang propinsi sulsel )
1 week ago on Keluarga

Karna tidak ada kerjaan,

Assalamualaikum, pak ustad, Sy mw Tanya pak ustad, suami saya sdah 3 tahun belum dapat kerjaan, dy slalu marah2 kalo sy tdk memberinya uang, Sy jg krja tpi penghasilanx sdkit, yah sejuta sj pak ustad, sdangkan drmah sy ada 6 orang, sy dtuntut suami mnghidupi mrka smua, tpi mmng ada Anak kandung sy 2, yang 2 lgi Anak Tiri sy, klo suami saya minta yang Trus sy g ad uang dy marah, ktax tdk pernh ngasi uang, banyak yang dy Bilang sampe2 mrendahkn sy, berbicara sombong, smpe ngancam jg buat cerai. Jdi trpksa sy pinjam uang ksana kmari pak ustad, smpe skrg hutang sy sdah lumayan bxk, krn pinjaman. Hutang suamiq jg yg bayarkan sy pak ustad, smpe kluargaku tw sfat suamiq, kluarga sy marah Dan tdak mrestui lgi hubungan sy dgn suami sy pak ustad, apa yg harus sy lakukn pak ustad,? Trima kasih
Akhwat (Jakarta)
1 week ago on Keluarga

Suami Malas Bekerja

Assalamualaikum, Ustadz, suami saya sudah wiraswasta sejak tahun 2011 (6 tahun) tetapi tidak menampakan kemajuan apapun. Kami menikah sejak tahun 2008 (9 tahun) tetapi tidak pernah memberikan saya nafkah sepeser pun. Suami selalu meminjam uang saya untuk kebutuhannya. Cicilan rumah dan kendaraan saya yang membayar, dari pajak, sampai dengan perbaikan-perbaikan, dan bensin. Suami saya tidak pernah mengeluarkan uang sepeser pun. Suami tidak pernah menceritakan progres usahanya, jika saya tanya laba usahanya dia selalu bilang belum dapat untung, banyak kerugian, banyak biaya operasional (ujung-ujungnya selalu meminjam uang kepada saya). Sehari-hari suami saya hanya bangun tidur, makan, dan browsing-browsing di internet (ngakunya mengirimkan penawaran-penawaran). Anak kami sudah dua (2) dan tidak pernah sekalipun Suami saya memperhatikan mereka, dari mulai pakaian, makan, biaya sekolah, dan lain-lainnya. Pernah acap kali anak saya demam tinggi, dan kebetulan saya berada diluar kota untuk tugas, Suami tidak membawa ke rumah sakit dengan alasan "Mengirit". Saya sudah tidak tahan jika hanya saya yang bekerja, dan Suami tidak ingin bekerja pada orang lain (Ingin jadi Bos dan punya anak buah), saya pernah meminta Suami untuk GrabCar/GoCar untuk mencari tambahan, karena Suami selalu bilang "TIDAK ADA UANG". Saya tidak tahan, selama 6 tahun usaha selalu bilang tidak ada uang. Saya minta hal tersebut Suami merasa gengsi untuk menjadi supir orang lain dan merasa terhina. Suami mengadu kepada orang tua saya tanpa sepengetahuan saya, tetapi orang tua malah membela Suami, dan memohon saya untuk memaklumi usahanya belum maju atau lagi sepi. Orang tua saya tahu bahwa Suami tidak pernah memberikan nafkah selama 9 tahun, tetapi tetap saya yang dianggap salah. Saya lelah bekerja dan mencari uang seorang diri, sedangkan Suami hanya berusaha dari komputernya. Kerjanya setiap hari makan, hanya otak'atik komputer, browsing2, baca2 artikel, tidur. Setiap hari selalu seperti itu. Mohon sarannya Ustadz, apakah Suami saya tersebut berdosa dan tidak layak lagi untuk menjadi seorang Suami dan Kepala Keluarga? Karena sudah 9 tahun Suami tidak pernah berubah meski kami sudah berdiskusi untuk mencari tambahan, Suami hanya mengandalkan pendapatan saya sampai saya tidak mempunyai tabungan setelah 10 tahun bekerja. Terima kasih.
Akhwat (Bandung )
1 week ago on Aqidah

Membuat Kreasi Tumbuhan

Assalamualaikum ustadz, saya ingin bertanya. Saya punya usaha craft. Saya menghindari untuk mmbuat craft yg berbentuk manusia dan hewan. Namun sebagian besar craft yg saya hasilkan berbentuk tumbuhan. Seperti bunga2. Bagaimana hukumnya ustadz? Bolehkah saya lanjutkan? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamualaikum wr wb
Akhwat (sidoarjo)
1 week ago on Fiqih

cara menepati janji tapi tidak betemu dengan orang yang dijanjikan

Assalamu'alaikum... ustadz saya mau bertanya saya jadi kepikiran, ketika itu saya sedang membuat passport bersama ayah dan ibu saya. Kami datang pagi karena rumah kami jauh dr kantor imigrasi. Berkas yang diisi lumayan banyak, dan saya jg mengisikan beberapa milik orang tua saya. Harus membeli perlengkapan yang lain juga. Ketika itu ada ibu ibu yang minta tolong saya untuk mengisikan, saya jawab iya ibu, sebentar ya. Pikir saya setelah saya selesaikan semuanya baru saya membantu beliau, tapi ternyata banyak yang hrs saya selesaikan. Dan ketika itu saya lupa, dan ketika saya berusaha mencari beliau, sdh tidak ada. Karena saya sudah berjanji, bagaimana cara saya menyelesaikan janji tersebut ? jazaakallahu khayran
Ikhwan (Malang )
1 week ago on Aqidah

Syarah hadist riwayat Abu Daud no. 3258

Assalamualaikum Ustadz, mohon untuk syarah hadits riwayat Abu Daud no. 3258 di bawah ini: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa bersumpah dengan mengatakan; sesungguhnya aku berlepas diri dari Islam, apabila ia berdusta maka ia seperti yang ia katakan, dan apabila ia benar maka ia tidak akan kembali kepada Islam dalam keadaan selamat." (HR. Abu Daud 3258) Apakah juga yang dimaksud dengan "tidak akan kembali kepada Islam dalam keadaan selamat"? Terima kasih, Jazakumullah khairaa.
Ikhwan (Bekasi)
2 weeks ago on Aqidah

Mencantumkan Ayat Pada Label Kemasan Produk

Assalaamualaikum Ustadz. Saya mau tanya, apa hukumnya mencatumkan suatu ayat Al-Qur'an pada label kemasan suatu produk makanan/minuman, dengan tujuan untuk lebih meyakinkan dan lebih menarik konsumen terhadap produk yang dipasarkan tersebut. Sebagai contoh ada ayat tentang Madu. Terima kasih Ustadz.
Ikhwan (Riau)
2 weeks ago on Fiqih

Membantu acara yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah

Assalamu'alaikum, Ustadz mau tanya, bagaimana hukumnya kita membantu acara-acara yang tidak pernah dicontohkan oleh nabi, seperti perayaan maulid, isra'mi'raj dan yg lainnya, dan apa yang harus kita lakukan jika ada orang yang mengajak untuk ikut serta dalam acara tersebut ? jazakallahu khairan
Ikhwan (jakarta)
2 weeks ago on Keluarga

status pernikahan dan anaknya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarrakatuh... Sy ingin tanya ustadz, ad sepasang suami-istri yg telah menikah krn hamil duluan dan skrg telah memiliki anak2 tanpa mereka ketahui hukum pernikahan mereka tidak sah, lalu dlm perjalanan waktu mereka baru mengenal sunnah dan mereka mengetahui bahwa pernikahan mereka tdk sah... Pertanyaannya apkh pernikahan mereka termasuk pernikahan syubhat?? Lalu bagaimana status anak2 mereka??
Akhwat (Jawa Barat)
2 weeks ago on Riba

Bekerja Kontrak Sebagai Bendahara

Assalamu'alaykum ustadz saya baru saja menandatangani kontrak kerja percobaan 3 bulan. Posisi saya sebagai keuangan accounting sebuah perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang perdagangan pakan unggas. setelah saya menerima data keuangan, saya baru tahu bahwa perusahaan tempat saya bekerja ini mendapatkan modal dengan memberikan riba kepada peminjamnya dan uang modal tersebut digunakan untuk menjalankan usahanya dan ternyata kegiatan tersebut sudah berjalan bertahun-tahun. apa yang harus saya lakukan sementara saya sebagai keuangan dan accounting tidak dapat menolak untuk melakukan pencatatan pinjam meminjam tersebut ustadz. terus terang hati saya merasa resah dan berat karena dari yang pernah saya baca pemberi, penerima dan pencatat riba dosanya sama saja. apa yang harus saya lakukan sekarang ustadz? terima kasih atas pencerahannya. wassalamu'alaykum wr. wb.
Ikhwan (Surabaya)
2 weeks ago on Keluarga

Pernah Menghardik Ibu Sebelum Beliau Meninggal

Bismillah Bagaimana cara bertaubat krn pernah menyakiti perasaan Ibu di waktu beliau masih hidup, dan belum sempat minta maaf krn beliau sdh tiada? Saya sering menangis bila teringat hal tsb, dan tiap sujud sholat selalu saya mohon kan ampun utk Ibu dan Ayah. Apakah ada hal lain yg perlu saya lakukan utk menebus kesalahan saya dan agar Allah mengampuni saya?
Ikhwan (Surabaya)
2 weeks ago on Ibadah

Memakai Deker Saat Umroh

Bismillah, Ana berencana melaksanakan ibadah umroh, namun qadarullah kaki ana terkena radang sendi sehingga bila berjalan jauh disamping perlu tongkat, lutut harus dibalut deker agar pergerakan lutut tdk terasa sakit. Apakah mengenakan deker ini tdk diperbolehkan selama mengenakan baju ihram, dan apakah ada kafarat atau fidyah apabila ana tetap mengenakan deker lutut? Syukron wa jazakallah khair atas penjelasannya
Ikhwan (Surabaya)
2 weeks ago on Mu'ammalah

Menjual makanan kepada pegawai bank

Bismillah Ana berencana membuat usaha catering, fokus ke pengadaan makan siang kotak bagi kantor/lembaga. Apakah jika ana melayani pembelian makan siang karyawan/ti dari bank konvensional yg nyata2 usahanya ribawi termasuk kategori membantu riba? Mhn penjelasan ustad Jazaakalah khair wa barakallahu fik
Akhwat (Kalimantan Timur)
3 weeks ago on Fiqih

Makanan haram atau halal

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz. Saya diberi makanan yaitu kerupuk oleh nenek saya sendiri, tapi beliau adalah penganut nasrani dan beliau juga memelihara anjing dirumahnya. Ya walaupun tidak pernah masuk ke dalam rumahnya, tapi tetap saja beliau juga memegang dan memberi makan anjingnya. Pertanyaan saya, saya apakan makanan kerupuk itu? Saya goreng kembali atau saya biarkan dan tidak usah dimakan? Secara lahiriah kerupuk adalah makanan halal, tapi dalam konteks dirumah itu memelihara hewan yang najis. Mohon jawaban dan penjelasannya Ustadz,terima kasih.. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2017 - Www.SalamDakwah.Com