SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (duri - riau)
3 months ago on Mu'ammalah

Shalat Di Masjid Yang Lebih Jauh Demi Kekhusyukan

bismillah ana izin bertanya ustadz ustadz, di daerah tempat kami tinggal ada beberapa masjid yang jarak paling jauhnya tidak sampai 1 km lebih kurang dan yang paling dekat lebih kurang 250m. jika kenyamanan dan ukhwah serta ke khusyukan sholat di dapatkan di tempat yg paling jauh karna di tempat tersebut lebih dominan yang bermanhaj salaf. masjid mana yang lebih afdhol untuk kita melakukan ibadah sholat setiap hari ustadz?
Ikhwan (Jakarta Timur)
3 months ago on Fiqih

Bekerja di BPS

Assalamu'alaikum... Ustadz, ana sekarang sedang menempuh pendidikan di Polstat STIS, jika lulus dr sekolah tersebut ana akan ditempatkan utk bekerja di BPS, apa Hukumnya bekerja di BPS (Badan Pusat Statistik) ustadz? jazaakumullahu khairan
Akhwat (Jawatimur)
3 months ago on Keluarga

Ibu ingin diajak bepergian

Ustdadz, suami saya senang mengajak saya dan anak2 bepergian untuk rihlah dan menyenangkan anak2. Dan sekali atau duakali setahun suami mengajak.kami.ke tempat yang lebih jauh dan menginap di hotel. Ibu saya yang mengetahui hal ini mengatakan ingin diajak juga dan memintanya berkali kali. Saya sudah sampaikan kepada suami dan jawaban suami nanti bila ada rezeki. Saya memahami suami. Saya pun malu bila menuntut lebih sebab ibu saya masih punya pinjaman uang cukup besar kepada suami saya. Sementara di keluarga besar dan tetangga ibu memandang saya pelit sebab tak mengajak ibu saya bepergian. Sebenarnya ibu sudah beberapa kali kami bawa jalan2 untuk menyenangkan hatinya, hal yang bahkan belum pernah kami lakukan dengan ibu suami. Bagaimana sikap saya kepada ibu ustadz? Saya tidak ingin membuat hatinya sedih tapi saya istri yang tidak bekerja sehingga pengeluaran untuk bepergian tentu dari suami. Mohon maaf ustadz, ini memang masalah kecil namun membuat ibu saya sedih sehingga merisaukan saya.
Akhwat
3 months ago on Ibadah

Dicium dan Dipeluk Saat Shalat? Membuang Makanan Saat Shalat?

Bismillah.. (Afwan disini ada 2 pertanyaan) Pertanyaan 1: Barusan, ketika ana shalat ashar, ibu ana hendak keluar untuk ke tempat kerjanya. Ternyata waktu itu saya sedang shalat dan kata ibu ana, dia ingin bersalaman dengan ana sebelum keluar, tapi dikarenakan saya sedang shalat maka dia pun memeluk dan mencium ana dalam kondisi ana sdg shalat. Apakah shalat ana batal? Pertanyaan 2: Di saat ana sedang shalat ana mendapati bahwa di mulut ana terdapat sisa makanan, lalu pada saat sujud, ana berusaha untuk mengeluarkan makanan daripada mulut dengan menempelkan lidah pada tempat sujud. Apakah hukum dari perbuatan saya ini, apakah ini bisa menyebabkan shalat saya batal? Jazakallahu khairan
Ikhwan (Medan)
3 months ago on Keluarga

Orang Tua Tidak Suka Dengan Menantu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz. Afwan ustadz, saya Yusri dari medan ustadz, mau minta nasehat dari ustadz. Saya baru menikah, tetapi sebelum menikah, saya taaruf dgn istri saya ustadz, dan saya udah pernah perliatkan istri saya dgn org tua saya ustadz. Tetapi, org tua saya tidak suka saya cepat ambil keputusan utk menikah dgn istri saya ini sebelumnya ustadz. Dan saya pun tetap mantap menikah, karna takut hal-hal yg membuat saya terjerumus dalam dosa. Dan sampe skrg ini, orang tua saya selalu kayak benci dgn istri saya, padahal menurut pandangan saya, istri saya ini udah lakuin hal yg baik, namun tetap salah. Salah dimata orang tua saya ustadz. Sampai-sampai, ibu saya ucapin kata-kata sumpah yg saya dengar, yg buat gak enak di dengar ustadz. Ibu saya marah karna saya terlalu cepat utk nikah, dan menyuruh saya utk pacaran dlu. Saya nikah karna Allah, ustadz. Mohon nasehat nya ustadz. Saya bingung ustadz. Karena istri saya baru saja hamil ustadz. Jazakallahu khair ustadz
Akhwat (Jakarta)
3 months ago on Ibadah

Sholawat Singkat

Assalamu'alaikum Ustadz, Afwan izin sy ingin bertanya, apakah ada sholawat dengan bacaan pendek/ringkas sesuai sunnah ? agar bisa dijadikan sebagai dzikir harian, jadi bisa menargetkan jumlah dzikir sholawat sebanyak-banyaknya dengan bacaan yg pendek. Apakah bacaan sholawat ALLAHUMMA SHOLI 'ALA MUHAMMAD termasuk sholawat sesuai sunnah ? Sholawat jibril dengan lafadz SHOLLALLOOHU 'ALAA MUHAMMAD apakah shahih dan termasuk sunnah (sesuai dengan tuntutan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam), dan bisakah dijadikan sebagai bacaan dzikir sholawat, kl membaca dzikir tersebut apakah amalannya diterima oleh Allah ? Mohon jawabannya. Syukron. Jazakallahu Khairan.
Akhwat (Surabaya)
3 months ago on Fiqih

Mengadopsi Anak Tetangga

Assalamualaikum.... Ustadz saya mempunyai rencana untuk mengadopsi anak dari tetangga saya, apakah di perbolehkan akta memakai nama suami saya dan itu hanya sebagai formalitas saja hitam di atas kertas untuk mempermudah urusan dokumen/surat saja tanpa mengubah nasab dia di lingkungan sekitar dan kami sebagai orang tua angkat tidak akan menutup nutupi asal usul dia dan kami akan memberi tahu siapa orang tua kandungnya dari semenjak kecil, apakah di perbolehkan seperti itu ustadz? Terima kasih.. Wassalamu'alaikum...
Akhwat
3 months ago on Keluarga

Suami Tidak Memberi Nafkah Batin

Assalamualaikum Wr Wb Ustad, saya ingin bertanya mengenai apa yg menjadi kerisauan dalam hati saya selama ini. Saya sudah menikah selama satu tahun lebih. Kami berdua masih mahasiswa dan dalam proses mencari pekerjaan. Suami saya tidak mau berhubungan suami istri selama pernikahan ini dengan alasan kami berdua belum mapan dan masih dibiayai orang tua sedangkan jika mempunyai anak kami tidak akan bisa membesarkannya dengan baik. Bagaimanakah sebaiknya saya menyampaikan hal ini kepada suami, sedangkan perkara nafkah batin ini terkadang membuat saya sering meledak dan berunung pertengkaran2. Saya tidak ingin muncul kebencian pada suami dan hal2 buruk lain dalam pernikahan kami.Mohon bimbingannya ustad Wassalamualaikum Wr Wb
Akhwat (Bandung)
3 months ago on Keluarga

Menikah atau Melunasi Hutang Orang Tua?

Bismillaah. Semoga Ustadz dan seluruh kaum muslimin diberikan perlindungan dan keberkahan. 2 tahun kebelakang orang tua saya terlilit hutang riba ke berbagai pihak. Sebelumnya kami tidak mengetahui bahwa hal tersebut merupakan dosa besar. Alhamdulillaah Allah beri hidayah. Saya sdh bekerja dan setiap bulannya membantu untuk membayarkan hutang tersebut disamping kebutuhan rumah tangga lainnya. Semua hutang tersebut sudah tidak berbunga dan pembayarannya pun tidak lagi dikejar-kejar. Karena kami pindah domisili untuk memangkas supaya hutang tersebut tidak bertambah dan bisa mencicil pembayarannya. Bapak sempat di PHK juga, namun Alhamdulillaah sekarang sudah bekerja lagi. Saat ini usia saya sudah 24 tahun, dan saya sudah ada keinginan untuk menikah. Yang menjadi pertanyaan : 1. Apakah saya boleh menikah sedangkan kondisi orang tua masih membutuhkan saya memberikan penghasilan tambahan? Ataukah saya harus menunda keinginan saya untuk menikah, hingga orang tua ringan beban hutangnya. 2. Apakah saya harus menceritakan perihal hutang tersebut kepada keluarga calon pasangan saya? Padahal saya tidak mau hal tersebut memberatkan pihak pasangan dan saya tidak berniat untuk meminta pasangan untuk menanggung beban itu. 3. Apakah diperbolehkan bagi saya untuk bekerja? Sedangkan sebaik2 wanita adalah yang berdiam di rumah mengurus rumah tangga dan anaknya. Mohon nasihatnya Ustadz. Jazaakumullaahu khayran.
Akhwat (Pontianak )
3 months ago on Keluarga

Perjodohan

Assalamualaikum Ustadz saya ingin bertanya, saya telah di jodohkan dengan seorang duda yang sudah pernah 3x menikah seorang yang kaya orang tua saya memaksa untuk menunjang ekonomi yang lebih baik tetapi ustadz saya tidak mencintai nya saya sudah mencoba tetap saja saya tidak bisa mencintai nya bahkan tidak ridha jika dinikah kan dengan nya, lalu ustadz saya sebelumnya telah mempunyai pacar tetapi dia adalah orang baru ingin hijrah , anak muda seumuran saya dan ber tatto dia ingin berubah demi saya dia ingin laser tatto nya bahkan dia mulai sholat dan belajar ngaji serta memperdalam agama? Tetapi orang tua saya tidak setuju sampai kapan pun tidak setuju. Bagaimana ya ustadz saya sangat bingung dengan masalah ini? Bahkan saya berfikir untuk menghakhiri hidup saya karna terlalu banyak tekanan dari orang tua saya . Jalan apa yang harus saya pilih ? Apakah saya harus menikah terpaksa atau saya harus lari menikah dengan orang yang saya cinta?
Akhwat (Jateng)
3 months ago on Keluarga

Suami-Istri Selingkuh

Assalamu'alaikum pak uztad Saya mempunyai seorang teman yg saya sudah angggap seperti kakak saya sendiri, dia sudah menikah sudah memiliki anak, akan tetapi suaminya suka mabuk dan selingkuh. Karna teman saya tidak mendapatkan perhatian dari suaminya maka teman saya juga selingkuh dgn teman lamanya. Tetapi temanya ini juga sudah mempunyai istri dan anak bahkan mereka (teman saya) sudah pernah melakukan hubungan suami istri. Pertanyaan saya bagaimana saya harus menasehati teman saya agar tidak melakukan dosa besar (berzina)? Segala macam cara saya sudah menasehati, saya hanya ingin teman saya tidak melakukn dosa besar karna saya hanya ingi kita bersahabat sampai jannah :'(
Akhwat (Purwokerto)
3 months ago on Ibadah

Mantan Pacar Menyebar Aib

Assalamu'alaikum. Saya mau tanya. Bagaimana cara menghadapi mantan pacar yang telah menyebarkan aib saya sedangkan sekarang saya ingin bertaubat dan ingin jadi org yg lebih baik. Tetapi dia terus mengganggu saya dengan menyebarkan aib saya ke media sosial. Tidak saya gubris perbuatan dia tetapi dia semakin mengganggu saya. Mohon bantuan jawabannya terimakasih. Wassalamu'alaikum
Ikhwan (Bandung)
3 months ago on Fiqih

Menggunakan Trik Untuk Menggunakan Perangkat Lunak Berbayar

Apa hukumnya jika menggunakan perangkat lunak berbayar bukan membajak namun menggunakan "trik". Semisal ada perangkat lunak "A" sistemnya bayar dan ada namanya "untuk edukasi", melalui itulah saya menggunakan sebuah email kampus dan menggunakan perangkat lunak tsb secara gratis. Namun email kampus tsb saya peroleh dengan cara trik bukan email resmi kampus. Bagaimana Ustadz?
Akhwat (bandung)
3 months ago on Keluarga

Suami Memberi Tunjangan Keluarganya

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.. sy pny adik ipar perempuan...skrg dia udah mau kuliah.. ibu mertua sy mau anak perempuannya kuliah...tp untuk biaya kuliah saja tidak ada...malahan ibu mertua sy mengharapkan anak2 nya yg biayain adiknya..kalau bpk mertua sy sudah lama meninggal.. kmrn pas dijalan kita lagi ngobrol soal kuliah suami keceplosan bilang hbs trnsfer uang ke ibu nya sebesar 2jt...wkt sy tanya kapan trnsfernya,qo ga ada blg dr kmrn..ternyata dia trnsfer 3hari yg lalu...dan keesokan harinya suami sy prg ga bawa dompet...krn perasaan sy ngerasa suami sy bohong...sy cek dompetnya..ternyata ada struk atm dgn nilai 3jt...sdgkn kmrn dia blg trnsfer 2jt... untuk uang bulanan sy aja hanya dikasih 500rb...dan suami sy selalu mengeluh ga ada uang..toko dan service hp sepi...tp untuk adiknya 3jt itu ada... pas liat struk atm itu...hati sy sakit dibohongi... pdhl mereka itu 5bersaudara...tp soal uang mertua sy selalu mengeluh ke suami sy..pdhl anak2 nya yg lain punya gaji tetap perbulan nya...sdgkn suami sy hanya buka toko dirumah .. sy bukan hanya 1x liat suami sy bohong soal kirim uang.. sy merasa suami tidak adil sm sy...dia lbh mementingkan ibu dan adiknya dibandingkan sy... ingin mengadu tp sy tidak tau hrs mengadu kpd siapa...hanya menangis yg sy bisa lakukan.. hanya anak lah pengobat rasa sakit hati ini pak ustad...
Akhwat (Indonesia)
3 months ago on Riba

Harta Sumbangan Untuk Bencana

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Dahulu saya pernah mengambil uang yg disalurkan untuk korban bencana alam dalam bentuk sumbangan, saat itu saya masih muda, memiliki ego yang tinggi, dan tidak berpikir panjang. Korban bencana alam pasti ada beberapa di antaranya yang anak yatim, berarti bisa ditarik kesimpulan kalau saya memakan harta anak yatim. Saya sekarang baru sadar akan hal itu. Saya ingin taubat, tapi saya masih memiliki dosa tersebut. Pertanyaannya, bagaimana saya mengembalikan harta yang saya ambil kepada orang yang hak menerimanya tapi saya lupa bencana alam dimana dan saya tidak mengetahui orang yang hartanya saya ambil. Bagaimana saya harus bertaubat, apabila saya saja tidak bisa mengetahui siapa orangnya? Apakah ada cara lain agar taubat saya diterima, karena saya sangat menyesal dan malu akan perbuatan saya. Terima kasih.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com