SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Bekasi)
2 months ago on Keluarga

Panutan Saya Adalah Kakek

Apakah saya dosa bila menjadikan kakek saya panuta hidup saya.karena bapak,ibu saya tidak bisa ngaji,tidak Soleh...sedangkan kakek saya sangat Soleh...shalat tahajud,subuh, Dhuha, Zuhur,ashar,magrib,isya tidak pernah bolong,dia selalu mengaji saat menunggu magrib-isya,pandai menggaji.....jadi apakah saya salah menjadikan kakek saya panutan agama Islam.
Akhwat (Bogor)
2 months ago on Keluarga

Orangtua Meminta Dinafkahi Oleh Anak Yang Sudah Punya Tanggungan

Assalamualaikum ,, Saya mau tanya apa orangtua laki2 berhak menuntut anak laki2nya yg sudah menikah seperti meminta uang lebih untuk kehidupannya dan menutut semua ke anak laki2nya. sedangkan anaknya sudah mempunyai istri dan anak dan tanggung jwbnya lebih besar
Ikhwan (Tangerang selatan)
2 months ago on Fiqih

Cara taubat dari membunuh

Assalamu'alaykum ustadz, Kita semua tahu bahwa membunuh merupakan dosa besar, yang dimana orang yang melakukan pembunuhan wajib diqishas. maka pertanyaannya, bagaimana cara bertaubat dari membunuh? Mengingat bahwa di negeri kita tidak menerapkan hukum qishas
Akhwat (Kota balikpapan)
2 months ago on Keluarga

Tidak Mengikuti Tradisi Keluarga Mertua

Assalamualaikum wr.wb... Klrga mertua sy adlah suku bugis yg lumayan kental percaya akan yg gaib2.dan mnrt merka alm.mertua sya ad istilah kembar buaya.jd setiap sdng mau adakan hajatan sllu melakukan kgiatan yg namanya bebuangan.sdngkan sya adlh seorang ibu rmh tangga yg baru bljar untuk berhijrah.dan kmren sy bertengkar dengan ipar sya karena sya bersikokoh tdk mau mengikuti kegiatan trsbut.oleh karena itu sy d anggap tdk menghargai alm.mertua sya.sdngkan dr klrga sy ad yg mengatakan kenapa tdk hadir sja mesti g meyakini.tp menurut sy menghadiri sma dngan mempercayai.apakah sya slah?dan apa yg harus sya lakukan sdngkan sy udh trlanjur bertengkar dgn ipar sya?apakah sya trmasuk org yg tdk menghargai alm.mertua sya?terimakasih sebelumnya.
Akhwat (Bogor)
2 months ago on Keluarga

Pembagian Warisan Ketika Yg Meninggal Hanya Memiliki Saudara

Assalamualaikum ustadz, saya seftia ingin bercerita sekaligus menanyakan. Ini tentang Ayah saya yang dekat dengan tetangga saya yg berumur sekitar 80th an. Beliau sudah seperti bapa untuk ayah saya karna beliau tidak menikah dan beliau termasuk orang yg sangat berkecukupan. Beliau suka meminjamkan uang kepada orng yg membutuhkan tetapi melewati ayah saya karna usianya jadi ayah saya yg selalu membantunya mau itu pagi buta atau malam hari ayah saya yg selalu membantunya jika iya memerlukan bantuan apapun. Sedangkan adik2 dari beliau tidak akur dan tidak pernah mengunjunginya. Skrng beliau meninggal dunia dan tidak meninggalkan wasiat, adik2nya datang hanya untuk menanyakan warisan dan menanyakan semua uang yg dipinjamkan kepada ayah saya agar semua orang yg meminjam segera membayar. Karena pinjaman itu ada perjanjian omongan jatuh temponya ayah saya tidak mau jika harus dibayar secepatnya. Tapi menjadi rumit ayah saya malah menjadi seperti yg berhutang kepada mereka setiap bulannya harus membayar 20jt selama 10bulan. Belum lagi mereka selalu mencurigai ayah saya. Padahal ayah saya hanya ingin membantu beliau. Untuk pertanyaannya ustadz sebenarnya bagaimana pembagian warisan jika seperti beliau yg tidak menikah dan kedua orangtua sudah tidak ada dan adik2nya sudah berkelauarga tapu tidak pernah mengurusnya juga? Bolehkah adik2nya mengambil semua harta beliau? Karena tidak ada surat wasiat yg ditinggalkannya? Mohon bantuannya ustadz karena saya kasihan kepada ayah saya yg setiap harinya tidak bisa tidur dan makan :")
Ikhwan (Timika papua)
2 months ago on Keluarga

Istri Marah

Istri memarahi suaminya dengan kalimat makian dan membentaknya
Ikhwan (Bandung)
2 months ago on Keluarga

Bid'ah

Assalamu'alaikum Ustadz Mohon nasihat ustadz Di keluarga saya akan mengadakan acara acara 1 tahun kematian kakak perempuan saya/tahlilan. Karena saya tau bahwa tahlilan itu bid'ah, saya jadi tidak ikut/menolak ikut serta. Orang tua dan kakak pertama saya marah pada saya karena tidak ikut, dengan dalil ( Kita NU) mengikuti madzhab asy Syafi'i dan perkataan Ustad Tertentu Tapi saya baca baca, imam asy syafi'i pun mengatakan tahlilan itu bid'ah tidak ada dalil. Yang ingin saya tanyakan bagaimana sikap saya? Saya bingung ustad, Saya sudah memberitahu kalau tahlilan itu tidak ada dalilnya Mohon direspon Ustad Jazakallah Khair Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Akhwat (Serang - BANTEN)
2 months ago on Keluarga

Bagaimana Sikap Seorang Istri Terhadap Suami yang Mencuri Harta Mertuanya

Assalamualaikum Wr Wb. Pak Ustad, saya mau tanya bagaimana menyikapi dan solusi saya sebagai istri pada suami yang telah berbohong dalam menafkahi istrinya? Suami saya pengangguran tidak bekerja. Kejadiannya, pas pulang bersilaturahmi dari orang tua saya, 2 hari kemudian ada telp dari orang tua saya bahwa emas ibu saya hilang terus menanyakan apakah saya ngambil emas ibu saya?? saya jawab tidak bu, bahkan saya tanya sama suami perihal kehilangan emas itu tapi suami bilang tidak mengambil. keluarga besar saya positif thingking saja akhirnya mengihklaskan. tapi anehnya setiap saya sama suami saya bersilaturahmi ke orang tua saya pasti ada saja yang hilang, fatalnya uang ibu saya hilang hampir 5 juta setelah kita main ke rumah ibu saya sontak saja keluarga menuduh sama suami saya karena tidak ada orang lain lagi dan ada saksi juga. Saya selaku istri langsung bertanya sama suami apakah yang melakukan itu suami saya? Awalnya suami saya kekeh tidak mengakui perbuatannya itu tapi saya selalu desak akhirya suami mengakui perbuatannya. Pantas saja setiap balik dari tempat ibu suami selalu punya uang, dan saya juga sempat curiga dan bertanya uang dari mana tapi suami selalu jawab ada bisnis sama teman. namanya istri yaudah percaya saja. Saya suruh suami minta maaf ke orang tua saya dan harus bertanggung jawab, tapi pak ustad sampe sekarang suami belum berani minta maaf dan datang langsung ke ibu saya dengan alesan malu. Akhirnya kluarga besar jengkel dengan sikap suami saya yg tidak datang-datang ke rumah, sampai ibu menyuruh saya bercerai dengan suami saya dan saya di cap ANAK DURHAKA sam IBU. Suami sudah menyadari kesalahannya dan mau mengganti semua yang sudah di ambilnya dari ibu saya tapi untuk minta maaf dan langsung datang ke ibu saya belum bisa dengan alesan malu itu. Pak Ustad, Apakah saya berdosa masih ngebela suami saya dan mempertahankan rumah tangga saya walau keluarga saya membenci saya? Terus Pak Ustad Apakah Saya juga disebut anak durhaka sam ibu kandung saya? dan harus bagaimana sikap saya sam suami? Mohon Pencerahannya pak Ustad, Terimakasih Wassalamualaikum Wr WB...
Akhwat (Tulungagung)
2 months ago on Ibadah

Mempertanggungjawabkan Dosa

Apabila sudah bertaubat dan jika Allah mengampuni apakah nanti diakhirat dipertanggungjawabkan lagi? Dan disiksa di neraka
Ikhwan (Sleman)
2 months ago on Aqidah

Hati Berkata Semaunya Tentang Allah, Islam dan Kemurtadan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Sebelumnya say mohon maaf bila tulisan saya membingungkan. Saya Alhamdulillah muslim. Tidak tau kenapa hati saya sering ngomong sesuatu yang saya tidak inginkan. Beberapa hari terakhir hati berbicara seperti "bila saya minum air digelas itu saya berarti murtat" dan bahkan hampir setiap kegiatan slalu terniang2 sepwrti itu... Dalam hal minum itu brani minum tanpa mnepis apa2 dalam hati... Dan kgiatan2 yang lain tetap saya kerjakan. Apakah hukumnya buat saya? Murtat/tidak? Saya tidak mau murtat! Bahkan hati saya berkata2 tentang Allah dan semua tentang agama islam ini semaunya! Saya sangat takut tentang keadaan hati saya. Bagaiman hukumnya untuk saya dan saran mengobatinya. Saya amat takut menghadap Allah dgn hati seperti ino. Terimakasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Ikhwan (Manggar)
2 months ago on Keluarga

Sumpah Dengan Qur'an

Assallamualaikum wr wb.... Pak Ustadz saya pernah bersumpah di depan istri saya dan di atas kepala saya ada al quran yang di pegang istri saya. Adapun ungkapan saya ketika bersumpah adalah "saya bersumpah tidak akan pernah.merokok lagi". Apakah sumpah saya ini sah Pak Ustadz? Karena saya tidak menyebut nama Allah
Ikhwan (Cirebon)
2 months ago on Ibadah

Makmum Masbuk Ikut Salam Imam Karena Lupa

Assalamu’alaikum, Apabila kita menjadi makmum masbuk, tapi ketika imam menyelesaikan salat dengan salam kita ikut salam bersama imam karena kita lupa,lalu saya langsung berdiri lagi membayar kekurangan rakaat saya, tapi saya tidak sujud sahwi karena tadinya saya tidak tahu,Apakah kita harus mengulangi salat?
Akhwat (Jawa barat)
3 months ago on Keluarga

Prioritas Suami Dalam Memberi Nafkah

Assalammualaikum wr. wb .... Mohon maaf ustadz, saya mau bertanya... Bagaimana sikap istri seharusnya, menghadapi saudara perempuan suami yang selalu meminta uang padahal keuangan suami hanya cukup untuk membayar hutang, menyisihkan untuk orangtuanya, membeli rokok, dan makan nya saja, bahkan seringkali temannya meminta uang.. Sedangkan istri bekerja untuk kebutuhannya sendiri tanpa bisa menikmati uang suami...maaf ustadz bukannya saya mengeluh, ketika saya ada saya InsyaAllah akan berikan...tapi posisinya keuangan kami memang hanya cukup untuk itu...bagaimana seharusnya saya memberi pengertian kepada suami ya ustadz?terimaksih sebelumnya, wassalammualaikum wr wb
Ikhwan (jawa timur)
3 months ago on Fiqih

Apa Yang Dilakukan Bila Imam Duduknya Lama Saat Tasyahhud Awal

assalamualaikum ustadz mau bertanya .. ketika sholat berjamaah ,dan masuk tasyahud awal .. ketika kita sudah selesai membaca bacaan tasyahud tapi imam belum selesai dan agak cukup lama .jadi apa yang kita lakukan ustadz ? diam saja atau membaca doa ?
Akhwat (Jakarta)
3 months ago on Keluarga

Suami Malas

Bismillah , bgaimna hukumnya suami malas dlm pekerjaan tpi tdk dlm ibadah . Jdi istri yg harus mncari nafkah untuk mncukupi kbutuhan anak"nya . Apakah ini trmasuk alasan syari untuk mngajukan cerai krna dri menikah tdk prnh diberi nafkah?

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com