SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Bandung)
2 weeks ago on Keluarga

Bid'ah

Assalamu'alaikum Ustadz Mohon nasihat ustadz Di keluarga saya akan mengadakan acara acara 1 tahun kematian kakak perempuan saya/tahlilan. Karena saya tau bahwa tahlilan itu bid'ah, saya jadi tidak ikut/menolak ikut serta. Orang tua dan kakak pertama saya marah pada saya karena tidak ikut, dengan dalil ( Kita NU) mengikuti madzhab asy Syafi'i dan perkataan Ustad Tertentu Tapi saya baca baca, imam asy syafi'i pun mengatakan tahlilan itu bid'ah tidak ada dalil. Yang ingin saya tanyakan bagaimana sikap saya? Saya bingung ustad, Saya sudah memberitahu kalau tahlilan itu tidak ada dalilnya Mohon direspon Ustad Jazakallah Khair Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Akhwat (Serang - BANTEN)
2 weeks ago on Keluarga

Bagaimana Sikap Seorang Istri Terhadap Suami yang Mencuri Harta Mertuanya

Assalamualaikum Wr Wb. Pak Ustad, saya mau tanya bagaimana menyikapi dan solusi saya sebagai istri pada suami yang telah berbohong dalam menafkahi istrinya? Suami saya pengangguran tidak bekerja. Kejadiannya, pas pulang bersilaturahmi dari orang tua saya, 2 hari kemudian ada telp dari orang tua saya bahwa emas ibu saya hilang terus menanyakan apakah saya ngambil emas ibu saya?? saya jawab tidak bu, bahkan saya tanya sama suami perihal kehilangan emas itu tapi suami bilang tidak mengambil. keluarga besar saya positif thingking saja akhirnya mengihklaskan. tapi anehnya setiap saya sama suami saya bersilaturahmi ke orang tua saya pasti ada saja yang hilang, fatalnya uang ibu saya hilang hampir 5 juta setelah kita main ke rumah ibu saya sontak saja keluarga menuduh sama suami saya karena tidak ada orang lain lagi dan ada saksi juga. Saya selaku istri langsung bertanya sama suami apakah yang melakukan itu suami saya? Awalnya suami saya kekeh tidak mengakui perbuatannya itu tapi saya selalu desak akhirya suami mengakui perbuatannya. Pantas saja setiap balik dari tempat ibu suami selalu punya uang, dan saya juga sempat curiga dan bertanya uang dari mana tapi suami selalu jawab ada bisnis sama teman. namanya istri yaudah percaya saja. Saya suruh suami minta maaf ke orang tua saya dan harus bertanggung jawab, tapi pak ustad sampe sekarang suami belum berani minta maaf dan datang langsung ke ibu saya dengan alesan malu. Akhirnya kluarga besar jengkel dengan sikap suami saya yg tidak datang-datang ke rumah, sampai ibu menyuruh saya bercerai dengan suami saya dan saya di cap ANAK DURHAKA sam IBU. Suami sudah menyadari kesalahannya dan mau mengganti semua yang sudah di ambilnya dari ibu saya tapi untuk minta maaf dan langsung datang ke ibu saya belum bisa dengan alesan malu itu. Pak Ustad, Apakah saya berdosa masih ngebela suami saya dan mempertahankan rumah tangga saya walau keluarga saya membenci saya? Terus Pak Ustad Apakah Saya juga disebut anak durhaka sam ibu kandung saya? dan harus bagaimana sikap saya sam suami? Mohon Pencerahannya pak Ustad, Terimakasih Wassalamualaikum Wr WB...
Akhwat (Tulungagung)
2 weeks ago on Ibadah

Mempertanggungjawabkan Dosa

Apabila sudah bertaubat dan jika Allah mengampuni apakah nanti diakhirat dipertanggungjawabkan lagi? Dan disiksa di neraka
Ikhwan (Sleman)
3 weeks ago on Aqidah

Hati Berkata Semaunya Tentang Allah, Islam dan Kemurtadan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Sebelumnya say mohon maaf bila tulisan saya membingungkan. Saya Alhamdulillah muslim. Tidak tau kenapa hati saya sering ngomong sesuatu yang saya tidak inginkan. Beberapa hari terakhir hati berbicara seperti "bila saya minum air digelas itu saya berarti murtat" dan bahkan hampir setiap kegiatan slalu terniang2 sepwrti itu... Dalam hal minum itu brani minum tanpa mnepis apa2 dalam hati... Dan kgiatan2 yang lain tetap saya kerjakan. Apakah hukumnya buat saya? Murtat/tidak? Saya tidak mau murtat! Bahkan hati saya berkata2 tentang Allah dan semua tentang agama islam ini semaunya! Saya sangat takut tentang keadaan hati saya. Bagaiman hukumnya untuk saya dan saran mengobatinya. Saya amat takut menghadap Allah dgn hati seperti ino. Terimakasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Ikhwan (Manggar)
3 weeks ago on Keluarga

Sumpah Dengan Qur'an

Assallamualaikum wr wb.... Pak Ustadz saya pernah bersumpah di depan istri saya dan di atas kepala saya ada al quran yang di pegang istri saya. Adapun ungkapan saya ketika bersumpah adalah "saya bersumpah tidak akan pernah.merokok lagi". Apakah sumpah saya ini sah Pak Ustadz? Karena saya tidak menyebut nama Allah
Ikhwan (Cirebon)
3 weeks ago on Ibadah

Makmum Masbuk Ikut Salam Imam Karena Lupa

Assalamu’alaikum, Apabila kita menjadi makmum masbuk, tapi ketika imam menyelesaikan salat dengan salam kita ikut salam bersama imam karena kita lupa,lalu saya langsung berdiri lagi membayar kekurangan rakaat saya, tapi saya tidak sujud sahwi karena tadinya saya tidak tahu,Apakah kita harus mengulangi salat?
Akhwat (Jawa barat)
4 weeks ago on Keluarga

Prioritas Suami Dalam Memberi Nafkah

Assalammualaikum wr. wb .... Mohon maaf ustadz, saya mau bertanya... Bagaimana sikap istri seharusnya, menghadapi saudara perempuan suami yang selalu meminta uang padahal keuangan suami hanya cukup untuk membayar hutang, menyisihkan untuk orangtuanya, membeli rokok, dan makan nya saja, bahkan seringkali temannya meminta uang.. Sedangkan istri bekerja untuk kebutuhannya sendiri tanpa bisa menikmati uang suami...maaf ustadz bukannya saya mengeluh, ketika saya ada saya InsyaAllah akan berikan...tapi posisinya keuangan kami memang hanya cukup untuk itu...bagaimana seharusnya saya memberi pengertian kepada suami ya ustadz?terimaksih sebelumnya, wassalammualaikum wr wb
Ikhwan (jawa timur)
4 weeks ago on Fiqih

Apa Yang Dilakukan Bila Imam Duduknya Lama Saat Tasyahhud Awal

assalamualaikum ustadz mau bertanya .. ketika sholat berjamaah ,dan masuk tasyahud awal .. ketika kita sudah selesai membaca bacaan tasyahud tapi imam belum selesai dan agak cukup lama .jadi apa yang kita lakukan ustadz ? diam saja atau membaca doa ?
Akhwat (Jakarta)
4 weeks ago on Keluarga

Suami Malas

Bismillah , bgaimna hukumnya suami malas dlm pekerjaan tpi tdk dlm ibadah . Jdi istri yg harus mncari nafkah untuk mncukupi kbutuhan anak"nya . Apakah ini trmasuk alasan syari untuk mngajukan cerai krna dri menikah tdk prnh diberi nafkah?
Ikhwan (Duri - Riau)
1 month ago on Fiqih

Wanita Memakai Perhiasan Di Luar Rumah

Assalamualaikum ustadz Bolehkah seorang istri memakai gelang emas keluar rumah ? Sedangkan ia beralasan gelang nya tertutup oleh pakaian nya,
Ikhwan (bekasi)
1 month ago on Mu'ammalah

derajat hadits tentang pendukung penguasa zholim

Assalamualaikum, Ustadz, ana mau menanyakan derajat hadits ini, apakah shahih? Hadits ini di gunakan oleh sebagian umat untuk berdemo dan menentang pemimpin yang dianggap zholim. mohon penjelasannya, syukron. Dari Ka’ab bin Ujroh radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar mendekati kami, lalu bersabda: إِنَّهُ سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ بَعْدِي أُمَرَاءٌ فَمَنْ دَخَلَ عَلَيْهِمْ فَصَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهمْ ، فَلَيْسُ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ ، وَلَيْسَ بِوَارِدٍ عَلَيَّ حَوْضِي ، وَمَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ ، فَهُوَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَسَيَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ “Akan ada setelahku nanti para pemimpin yang berdusta. Barangsiapa masuk pada mereka lalu membenarkan (menyetujui) kebohongan mereka dan mendukung kedhaliman mereka maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan dari golongannya, dan dia tidak bisa mendatangi telagaku (di hari kiamat). Dan barangsiapa yang tidak masuk pada mereka (penguasa dusta) itu, dan tidak membenarkan kebohongan mereka, dan (juga) tidak mendukung kedhaliman mereka, maka dia adalah bagian dari golonganku, dan aku dari golongannya, dan ia akan mendatangi telagaku (di hari kiamat).” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
Akhwat (sidoarjo)
1 month ago on Aqidah

Sisa Dana Kegiatan

Assalamualaikum ustad/zah.. saya mau bertanya.. saya pernah menyelenggarakan sebuah kegiatan yang tentunya mengajukan proposal ke fakultas untuk pendaan. Kemudian dana itu cair sesuai jumlah yg diproposal. Setelah kegiatan selesai, ternyata uang yg diberikan kepada kami masih sisa. yang ingin saya tanayakan adalah 1. apakah sisa dana dari fakultas tersebut harus kami kembalikan dan membuat spj sesuai dengan pengeluaran ust ? 2. Apabila fakultas justru meminta kami untuk membuat surat pertanggung jawaban (spj) sesuai dengan proposal bagaimana, apakah uangnya jadi halal ? 3. Disisi lain ada yang mengatakan kepada saya bahwa uang itu halal, anggap saja sebagai.gaji atas kerja mu di kegiatan tersebut, dan saya pun mendapat desakan dari anggota saya untuk melaporkan sesuai proposal.. jafi bagaimana ust ? Terimakasih.. wassalamualakum wr. Wb
Akhwat (Surabaya)
1 month ago on Keluarga

Rujuk

Assalamualaikum wr wb. Ustadz, satu bulan yang lalu saya menggugat cerai suami karena sikapnya yang kasar. Selama proses persidangan berlangsung, suami mengajak untuk rujuk dan berjanji tidak akan mengulangi lagi tindakan tersebut. Sayapun setuju dengan ajakan rujuk suami, karena disamping kami sudah mempunyai satu anak, kamipun sama2 ingin memperbaiki rumah tangga ini. Saya telah cabut gugatan cerai. Setelah saya menerima rujuknya, ternyata orang tua saya tidak setuju dan khawatir perilaku kasarnya muncul lagi. Apa yang harus saya lakukan ustadz? Terima kasih Wassalamualaikum wr wb.
Akhwat (kebayoran lama)
1 month ago on Keluarga

Mahar Hilang

Assalamualaikum ustadz saya baru menikah dua bulan lalu dan suami saya memberi mahar sebuah cincin emas. kemudian cincin nya tidak sengaja saya hilangkan. .. jadi pertanyaannya apa yang harus saya lakukan? dan apakah saya harus menggantinya? apakah ada dalilnya?
Akhwat (bekasi)
1 month ago on Ibadah

Sholat istikharah saat kagum dengan seseorang

Assalamu'alaikum Ustadz saya ingin meminta nasihat.. saya kagum dengan seorang ikhwan. kami tidak saling mengenal di dunia nyata, hanya saling tau nama dan berteman di medsos. Pernah berbincang sedikit karena ada perlu (di medsos) ttg agama, sekedar itu. Berdasarkan penilaian saya yg terbatas, dia orang yg baik agamanya dan (insyaallah) akhlak juga. karena rasa kagum mulai mengganggu, saya mengadukannya kepada Allah dgn sholat istikharah, mohon petunjuk. Sudah 3x saya istikharah menyebut namanya, setelahnya saya makin berharap berjodoh dengannya walau nampak cukup mustahil, tapi saya jg yakin Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Apakah perasaan seperti ini boleh? apa hal terbaik yg bisa saya lakukan untuk saat ini..? Sekian, jazakallah khairan.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com