SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Gresik)
8 months ago on Keluarga

Ayah Suka Menjalankan Lelakon

Ustadz, saya memiliki pengalaman dalam hidup saya yang sampai detik ini saya masih belum bisa berpikir dengan akal sehat. Saya memiliki bapak yang istilahnya menjalankan lelakon/lakon beliau sudah lama tidak makan nasi, beliau suka diprimpeni istilahnya, mengambil benda-benda pusaka seperti akik atau keris karena arahan dari mimpinya tadi. Beberapa kali jika mendekati akan waktu shubuh, beliau ini berbicara seperti orang lain, tapi masih dengan nada suara beliau, hanya sedikit berbeda dari biasanya. Seperti orang yang kemasukan, dan berbicara seolah-olah meyakinkan jika itu utusan wali. Saya sangat tertekan dalam hal ini, saya ingin mempunyai orang tua yang normal layaknya orang tua lain yang hanya percaya dan yakin memohon, berharap hanya kepada Allah SWT, tanpa perlu mengaitkan dengan hal-hal ghaib yang istilahnya utusan ‘wali’ tersebut. Apakah ustadz dapat mengambil kesimpulan sedikit dari cerita saya tersebut?
Ikhwan (Cirebon)
8 months ago on Keluarga

Menikahi Istri Saat Hamil

Bismillah.. Saya laki-laki usia 34th, waktu saya menikahi istri saya, dia dalam keadaan hamil.. Apakah pernikahan kami tersebut sah atau batal y ustadz? Apakah saya harus menikah ulang? Bila menikah ulang, apakah boleh walinya bukan orangtua atau keluarga dari perempuan? Jazakumullahu khairan
Ikhwan (Sambas)
8 months ago on Keluarga

Apakah ini redaksi kinayah atau bukan

Bismillah, yang saya tahu bahwa ada ucapan/kata yang tidak termasuk kategori talak sorih maupun kinayah maka dihukumi sebagai kata yang sia-sia walau diniatkan talak. Yang saya mau tanyakan, apakah kata "Kalau kamu begitu lagi maka kamu akan merasakan akibatnya", Apakah kalimat ini termasuk talak kinayah? Bila di niatkan talak apakah ini termasuk talak bersyarat/talak taklik?
Akhwat (Semarang)
8 months ago on Keluarga

Suami Tidak Mau Memberikan Nafkah Batin

Assalamualaikum...saya ingin bertanya, apakah yang harus dilakukan apabila suami tdk pernah mau lagi memberikan nafkah batin kepada istri? Padahal Istri selalu menjalankan kewajiban mengurus suami dan berbuat baik kepada keluarga suami?
Akhwat (Jawa Tengah)
8 months ago on Keluarga

Ingin bangun usaha sendiri tetapi orang tua tidak menyetujui

Assalammualaikum ustadz, saya mau bertanya mengenai usaha dalam islam. Saya kan rencana mau buka usaha kecil-kecilan kerja sama dengan salah satu rekan saya, tetapi saat saya bicarakan ke ortu, ibu saya tidak menyetujuinya. Alasan saya ingin melakukan usaha adalah agar saya dapat hidup mandiri dan tidak bergantung pada kedua orangtua. Apa yang harus saya lakukan? Jika saya tetap melakukan usaha yang saya rencanakan, apakah saya berdosa? Jika saya tetap lanjut usaha, apakah akan berkah? Karena dalam islam ridha Allah adalah ridha orang tua. Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih ustadz.
Ikhwan (Batam)
9 months ago on Keluarga

Biaya Pengobatan Istri Apakah Ditanggung Suami

Assalamu'alaikum Ustadz. Apakah seorang suami wajib menanggung biaya pengobatan istri yang sakit? Bagaimana jika seorang istri sakit keras dan suaminya tidak mau membiayai pengobatannya?
Akhwat (Magetan)
9 months ago on Keluarga

Jika anak perempuan tidak ikhlas dijodohkan

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh Ustadz, saya sekarang dalam masa "penjajakan" tepatnya terpaksa saya lakukan karena orangtua saya mengatakan bila saya tidak bersedia serius dengan beliau maka saya membangkang. Saya sudah mengatakan berulang kali saya tidak ikhlas jika dinikahkan dengan beliau, tetapi orangtua saya mengatakan jika saya masih tinggal di rumah mereka maka saya harus bersedia. Sebenarnya, saya meminta izin juga untuk bekerja di luar kota, tapi orangtua saya mengatakan tidak ridho saya bekerja disana. Orangtua saya mengatakan apa gunanya bekerja di luar kota paling gajinya tidak seberapa, di rumah saja coba berwirausaha atau apa & nikah saja dengan beliau. Saya tahu saya masih kurang dalam beragama, meski saya sudah sholat istiqoroh, tahajud, hajad, meminta sahabat-sahabat untuk membantu mendoakan saya juga dan menjelaskan ke orangtua bahwa bukan beliau menurut petunjuk Allah. Orangtua berpendapat itu hanya akal-akalan saya saja. Beliau 8 tahun senior saya jika tidak salah, duda beranak 1. Orangtua saya juga tidak bersedia menerima kemungkinan jika saya membawa calon lain. Saya harus bagaimana ketika orangtua mengatakan ridho Allah itu ridho orangtua, jika saya menikahi beliau itu dasarnya ibadah dan pasti diridhoi Allah karena mereka ridho. Apakah memang demikian ? Tidak peduli bahwa hati putrinya tidak ikhlas, bahwa menuruti kemauan orangtua itu jelas mendapatkan ridho Allah.
Ikhwan (jakarta)
9 months ago on Keluarga

Istri Berucap Bahwa Suaminya Adalah Musuhnya dan Bukan Suaminya Lagi?

Assalamualaikum ustadz, istri saya berucap klo saya bukan suaminya lagi tapi musuhnya( kondisi marah ) apa itu termasuk jatuh talak?
Ikhwan (jakarta)
9 months ago on Keluarga

Rumah tangga sering berantem

Assalamualaikum. Banyak pertanyaan sbnrnya ustad tp tdk apa2 tdk di jwb semua. 1. Orang tua istri selalu memaksa tinggal di rumahnya tp suami tdk mau karna tdk betah grgr si ortu istri selalu mengomentari, komplain dan suka ikut campur alias mengatur rumah tangga kami ber2, sering berkata kasar dan selalu menyuruh istri bekerja pdhl suami melarang. 2. istri sering keluar dengan teman laki2 kantornya dengan alasan kerjaan. 3. suami sudah menyuruh berhenti kerja tetapi istri selalu nolak dengan alasan membantu suami dan ibunya tp kenyataannya suami tdk terbantu karna pembagian lebih besar ke orang tuanya. 4. Apa hukumnya di hadapan allah ketika suami sudah terlalu sabar dengan kelakuan istri yg di benci suami sampai suami menangis? apakah harus berpisah?
Ikhwan (Sulawesi tenggara)
9 months ago on Keluarga

Suami Mengantar Teman Kantor

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu Uztad apakah salah saya cemburu sama suami saya karena dia mengantar seorang wanita teman kantornya pulang naik motor katanya niatnya menolong, tanpa izin dari saya
Ikhwan (Surabaya)
10 months ago on Keluarga

Calon Wali Melarang Menikah Karena Pihak Laki-Laki Belum Berbaiat Dengan Imam Kelompoknya

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saya ingin bertanya, Saya seorang laki2 (umur 29, Muslim, sudah bekerja dan sudah memiliki rumah sendiri) yang ingin menikahi seorang gadis LD!! (umur 31, Muslim dan bekerja). Sedangkan saya sekeluarga dari kalangan NU. Saya tau berpacaran adalah hal yang dosa. Saya sudah berpacaran selama 6 tahun dengan gadis LD!! tersebut. Selama 6 tahun tersebut pula, saya sudah berkali2 mengutarakan maksud kami menikah kepada keluarga pacar saya. Tapi keluarga pacar saya tidak boleh kami menikah sebelum saya berbaiat kepada imamnya LD!!. Alasannya supaya bisa masuk surga bersama2. Sedangkan untuk keluarga saya pribadi, tidak masalah saya menikah dengan pacar saya. Namun tidak boleh sampai berbaiat dengan imam LD!!. Saya bahkan sempet akan mengajak keluarga saya untuk berkunjung ke rumah pacar saya. Tapi orang tua pacar saya mengatakan "Harus baiat dulu, baru masnya bisa mendatangkan keluarga". Kedua keluarga kami sudah sama2 saling mengetahui kalau kita berpacaran. Bahkan keluarga pacar saya sangat baik kepada saya. Dan saya sudah merasa orang tua pacar saya seperti orang tua saya sendiri (karena kedua orang tua saya sudah meninggal dunia). Selama 6 tahun tersebut, meskipun kami berbeda ormas, kami berdua tidak ada masalah sama sekali. dan jikapun kami bertengkar, kami selalu dapat berakhir rukun kembali. Perbedaan ormas bagi kami berdua (secara pribadi saya dan pacar saya) bukanlah penghalang. Karena kami berprinsip kami sudah sama2 islam. Bahkan kami berdua sudah menabung bersama untuk melangsungkan pernikahan. Namun keluarga pacar saya menghalang2i kami menikah karena alasan baiat ke imam LD!!. Saya tetap ingin menikahi pacar saya, karena saya merasa bertanggung jawab dan merasa kasihan dengan umur dia yang sudah mencapai umur 31 namun belum menikah. Mohon sarannya, Terima kasih. Jazakumullahu Khairan
Akhwat (Jawa tengah)
10 months ago on Keluarga

Metode Lain Saat Akad Untuk Wanita Yang Lahir di Luar Nikah

Assalamualikum ustad, perkenalkan nama saya Hani. Jika saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan apakah bisa melalui sini ustad? Saya saat ini sedang mengalami beberapa masalah, terkait rencana pernikahan saya ustad. Ustad tahun depan saya dan calon saya berencana menikah. Beberapa hari yg lalu nenek saya bercerita kalau saya adalah anak yg merupakan hasil zina. Bapak ibu saya menikah ketika hamil saya. Hingga saat ini orang tua saya tidak mengetahui jika saya mengetahui hal tsb. Saya saat ini bingung harus memusyawarahkan ini dr mana karena saya takut sekali membuka aib keluarga saya. Sedangkan disisi lain sy bingung mengenai wali di pernikahan saya. Apakah ayah saya tetap bisa menjadi wali saya? Atau kah saya harus mencari wali hakim, namun saya takut hal tsb menjadi pertanyaan bagi masyarakat luas ustad, dan nantinya saya takut hal itu akan membuka aib keluarga saya. Terimakasih sebelumnya ustad Waassalamualaikum
Akhwat (Jakarta Selatan)
10 months ago on Keluarga

Bagaimana Mengatasi Kesedihan Yang Terus Menerus

Assalamualaikum Ustadz, izin bertanya saya memiliki perasaan yg sungguh sedih dan gelisah sudah hampir setahun lebih ini perkara hati. Saya sudah doa kepada Allah agar dilapangkan hatinya mengikhlaskan apa yg bukan menjadi hak agar dimudahkan untuk diikhaskan (bahkan baru ini sudah sama-sama block kontaknya sehingga tidak ada jalur komunikasi, kita tidak pacaran Ustadz) namun mengapa perasaan masih saja gelisah ustadz, sehingga jika ada pria yg mendekat saya rasanya tidak ada rasa lagi. Sekiranya doa atau dzikir yg bisa menambah keihklasan apa ya Ustadz? Mohon doanya Ustadz agar saya dapat jalan terbaik segera hehe. Jazakallah khyr.
Ikhwan (Bekasi)
10 months ago on Keluarga

Antara Ibu dan Istri

Bismillah Assalamu'alaikum ustadz afwan mau tanya. Ana seorang suami. Qadarullah ayah ana meninggal beberapa bulan lalu, dan saya memutuskan untuk tinggal bersebelahan dengan ibu ana (kamar kontrakan milik orang tua ana). Istri ana bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan kami dan orang tuanya. Anak kami titipkan kepada asisten dan ibu ana. Adapun permasalahannya : 1. Istri ana sudah tidak mau tinggal karena tidak bisa terima perlakuan Ibu ana yang terlalu ikut campur perihal pengurusan dan pendidikan anak, sehingga istri ana minta pindah. 2. Ibu ana tidak mau tinggal sendiri dan meminta salah satu anaknya untuk menemaninya. (Ana anak bontot dan kakak ana laki2 yang sudah menikah) Pertanyaannya, apakah ana berdosa jika meninggalkan orang tua ana, tapi ana mencari asisten untuk yang bisa menemaminya? Atau harus seperti apa ama menyikapinya ustadz? Semoga antum selalu dalam lindungan Allah, jazakallahu khayr
Akhwat (Tangerang)
10 months ago on Keluarga

Bagaimana Anak Perempuan Hasil Zina Menikah? Dinasabkan Ke Siapa Saat Akad?

Assalamu'alaikum, saya anak yg lahir di luar pernikahan, ayah kandung saya pergi tanpa tanggung jawab. Kemudian saya diasuh paman dan tante saya sejak kecil sehingga memanggil mereka mamah dan ayah. Sedangkan saya memanggil ibu kandung saya dengan sebutan bibi. Saya tidak pernah mencari tau keberadaan ayah kandung saya, saya hanya tau namanya saja. Jika saya akan menikah, apakah boleh jika paman yg mengasuh saya yg menjadi wali? Dan bagaimana cara pengucapan ijab qabulnya? Apakah boleh disebutkan saya binti (nama ayah yg mengasuh saya) ? Atau harus binti (nama ayah kandung saya) ? Atau boleh disebutkan binti pulan saja? Mohon pencerahannya pak ustad, terimakasih Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com