SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Ikhwan (Serang)
4 weeks ago on Mu'ammalah

Dosen Mempersulit

Saya seorang mahasiswa yang sedang berada di semester akhir. Bagimana hukumnya ketika penyusunan tugas akhir, data yang saya input ada beberapa yang saya karang sendiri (seperti menganggap pada objek terdapat masalah untuk dilakukan penelitian) demi menyesuaikan metode dan kelancaran penyusunan tugas tsb. Karena saya merasa selalu dipersulit dosen dengan data yang asli.
Ikhwan (Jakarta)
1 month ago on Mu'ammalah

Bagi Hasil Titip Jual

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Ustadz, saya ingin bertanya, apa hukumnya bila saya menitipkan barang dagangan saya ke warung dengan harga yg saya tetapkan, kemudian hasil penjualannya nanti dibagi 2 (50/50) ? Pihak warung tidak perlu membeli barang dagangan saya cukup menjualkan saja dan bila ada sisa barang yg tidak terjual maka pihak warung akan mengembalikannya kepada saya Mohon penjelasannya Ustadz Jazakallah khair
Akhwat
2 months ago on Mu'ammalah

Apakah pakaian kerja yang tidak menutup aurat mempengaruhi sumber penghasilan?

Bismillah.. Ibu ana bekerja disebuah kilang kalau gak salah itu semacam kilang yang membuat alatan-alatan yang biasanya ada di dalam hp atau laptop. Nah jadi ditempat pekerjaan ibu ana itu pakaiannya diberikan semacam jaket, lalu pekerjanya boleh memakai jilbab namun jilbabnya dimasukkan kedalam jaket tersebut. Dan biasanya ibu ana menggunakan celana panjang, tentunya ini tidak menutup aurat ibu ana secara sempurna. Apakah pakaian ibu ana ini mempengaruhi penghasilannya?
Akhwat (bogor)
2 months ago on Mu'ammalah

APAKAH JUAL BELI SEPERTI INI DIBOLEHKAN ?

Bismillah.. jika konsumen memesan barang kepada kami dengan (sistem PO dan bayar DP/bayar sesuai perjanjian) ketika barang tidak ada stock, kami memesan barang terlebih dahulu ke Supplier lain dengan sistem bayar jatuh tempo. jika barang tsb sudah datang ke gudang kami, kami kirim barangnya ke konsumen ( sebelum bayar j/t ) apakah jual beli seperti dibolehkan dalam syari'at islam ?
Ikhwan (duri - riau)
3 months ago on Mu'ammalah

Shalat Di Masjid Yang Lebih Jauh Demi Kekhusyukan

bismillah ana izin bertanya ustadz ustadz, di daerah tempat kami tinggal ada beberapa masjid yang jarak paling jauhnya tidak sampai 1 km lebih kurang dan yang paling dekat lebih kurang 250m. jika kenyamanan dan ukhwah serta ke khusyukan sholat di dapatkan di tempat yg paling jauh karna di tempat tersebut lebih dominan yang bermanhaj salaf. masjid mana yang lebih afdhol untuk kita melakukan ibadah sholat setiap hari ustadz?
Akhwat (Jakarta)
4 months ago on Mu'ammalah

halal atau haramkah

Assalamualaikum Warahmatullah, pa ustad halal atau haramkah aplikasi online yang memberikan cashback besar? sya membeli pulsa lalu dapet cashback sebesar 10 ribu, dan lain sebagainya. terimakasih. Wassalam.
Akhwat (Malaysia)
5 months ago on Mu'ammalah

Membayar Nominal Tertentu Bila Tidak Lulus

Bismillah. Ana baru saja selesai menduduki ujian matematika pada bulan ramadhan lalu. Sebelum ini pengajar ana sudah menetapkan hasil minimal yang harus diperoleh bagi setiap individu. Katanya kalau tidak sesuai dengan rencananya, atau hasil ujian jelek, maka pelajar harus membayar sejumlah uang padanya. Dan jika hasil ujian bagus, maka pengajar akan membayar uang sekian untuk pelajarnya. Jadi sekarang semua murid dari kelas ana semuanya gagal, nah jadi ini berarti semuanya harus membayar sejumlah uang pada guru kami. Pertanyaannya, bolehkah ana dan murid-murid dari kelas ana mengeluarkan sejumlah uang tersebut kepada guru ana dikarenakan ana tidak mendapatkan keputusan yang sesuai dengan rencana guru ana? Afwan ana sangat membutuhkan jawaban bagi pertanyaan ini.semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memudahkan antum untuk memberi jawaban dengan segera
Akhwat (Bekasi)
6 months ago on Mu'ammalah

Dialog dan Nadzor dengan Calon Pasangan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz. Dalam sebuah kajian bertema proses pra nikah yg disampaikan seorang ustadz sunnah, beliau menyampaikan para ulama fiqih menyatakan bahwa Nadzor hanya boleh dilakukan di tahap pertengahan atau akhir, di saat kita sudah dapat data valid tentang calon kita dan merasa yakin, jadi tidak boleh di tahap awal. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara kita bisa berdialog dengan si calon (ikhwan) untuk menggali data dirinya secara dalam jika di tahap awal tidak diperbolehkan untuk bertemu (nadzor), ustadz? pengalaman saya sebelumnya, si ikhwan datang ke rumah di tahap awal (setelah kami bertukar biodata), lalu kami saling bertanya jawab secara langsung dengan didampingi oleh mahrom saya.. apa hal tersebut salah ustadz? Jazakallah khairan atas jawabannya.
Ikhwan (Duri - Riau)
7 months ago on Mu'ammalah

Menjual Sesuatu Yang Disewakan

ustadz, mohon penerangan terkait permasalahan berikut ini ustadz ? si A menjual rumah kepada si B, dimana si B belum membayar lunas(bayar separuh dulu) sedangkan rumah tersebut dalam keadaan di sewakan kepada si C pertanyaannya : siapakah yang berhak menerima uang sewa rumah tersebut ustadz ? syukran ustadz
Akhwat (Lampung)
8 months ago on Mu'ammalah

Promosi di Masjid

Izin bertanya. . Bukannya tidak boleh transaksi jual beli ya dalam maajid, yang saya ingin tanyakan. Saya ada online shop yang menjual baju anak2. Kalau saat kajian dalam masjid khusus umahat saya berikan kartu nama saya pada umahat2 yang punya anak kecil tujuannya agar mereka di rumah bisa melihat dagangan saya lewat sosmed apakah boleh? Apakah termasuk traksaksi jual beli?
Akhwat (Sragen)
8 months ago on Mu'ammalah

Jual Beli Barang Grosiran

Assallaamu'alaikum. Ustadz, apabila ada supplier A menyediakan berbagai jenis pakaian anak yang jumlahnya sangat banyak dan bermacam-macam. Kemudian supplier A ini menjualkan barang-barangnya secara grosir dengan sistem PO, walaupun supplier A ini sudah memiliki barang tersebut (barang sudah ready) dan setiap pekannya selalu datang barang baru. Akan tetapi, supplier A ini mensyaratkan demikian: 1. Pembeli tidak bisa pilih-pilih mau yang model apa, size apa, dan sebagainya, karena barang yang akan dikirim itu dicampur oleh supplier A berdasarkan kehendak supplier. Bisa jadi si pembeli akan menerima beberapa barang yang jenis/modelnya sama (namun belum jelas akan dapat barang seperti apa). Hanya saja supplier A mengilustrasikan bahwa paketan barang berisi celana, atasan, dress, kaos, dst. Yang demikian hanya ilustrasi, bisa saja antara pembeli satu dengan lainnya yang jumlah orderannya sama, begitupula dengan harga yang sama, akan tetapi isian paketannya berbeda. Ada yang mendapatkan celana, tapi satunya tidak. Apakah yang seperti ini termasuk jual beli ghoror yang terlarang ustadz? Mohon penjelasannya. Kalau benar demikian, sungguh sangat disayangkan. Jaman sekarang betapa banyak transaksi jual beli yang seperti itu.
Akhwat (Kota Bekasi)
9 months ago on Mu'ammalah

Beli Barang Grade Ori

Assalamu'alaikum Ustadz, apakah boleh membeli barang (contoh: sepatu dgn merk tertentu) yang itu merupakan kualitas "grade ori"? Barang kualitas grade ori ini kualitasnya menyerupai barang asli, jadi satu level di bawah barang aslinya dan harga lebih murah. Jika membeli yg original, belum mampu. Jazakallah khairan ustadz
Akhwat (BEKASI)
9 months ago on Mu'ammalah

Menikah Dengan Keluarga 1 Buyut

Assamalualaikum wr.wb saya ingin bertanya ,karna saya membutuhkan pencerahan langsung dr ahlinya ... mohon di maafkan jika ada kesalahan saya dlm memilih kategori pertanyaan sebab saya tidak mau masuk di menu mana pertanyaan saya ini tentang hubungan cinta dlm 1 buyut .. saya langsung bercerita ya antum mohon pencerahan nya ,, saya wanita , saya sedang dekat dengan laki2 ,sebelumnya kami tdk kenal 1 sama lain di karnakan hubungan yg jauh dan baru kenal . nah laki2 ini 1 buyut dengan saya .. saya tidak mau perasaan sy ini menjadi salah,di karnakan kami saudara 1 buyut ,, saya dan laki2 ini 1 buyut ,, saya ,papa saya ,nenek,dan buyut .. buyut saya ,mempunyai anak yaitu nenek saya,adik ,dan adik dr nenek .. posisi saya adalah wanita dr cucu dr nenek saya dr 1 buyut.(papa saya anak dari nenek saya) anak dr nenek adalah papa saya ,dan anak dr papa saya adalah saya wanita. posisi laki2 yg dekat dengan saya adalah ,adik dari nenek saya ( 1 buyut) ,, adik dr nenek saya ,. adik dr nenek saya yaitu ,mempunyai adik laki2 atau kakeknya laki2 ini ,kakeknya laki2 ini mempunyai anak wanita (ibu dr laki2 ini) ibu dr laki2 ini ,melahirkan laki2 yg dekat dgn saya .. intinya yaitu 1 buyut , sebelumnya saya pernah membaca artikel2 di bolehkan menikah dengan 1 buyut ,namun saya ingin mengetahui langsung untuk pencerahan ini. mohon di beri pencerahan ya antum dan semoga jawaba nya bisa menenagkan hati ini dan menyenagkan hati ini wasalamualaikum.wr.wb
Akhwat (kabupaten bogor)
9 months ago on Mu'ammalah

Menggunakan Aplikasi yang Berlisensi namun Bajakan

Assalamu'alaikum Ustadz, bagaimana ya hukumnya menggunakan aplikasi2 yang berlisensi dan seharusnya berbayar namun kita menggunakannya yang gratis hasil download dari website2? seperti halnya aplikasi adobe photoshop, coreldraw, dan lain sebagainya? Apa hukumnya jika aplikasi yang kita gubakan adalah gratisannya yang sering tersedia di situs-situs?
Akhwat (Bogor)
9 months ago on Mu'ammalah

Mencuri Saat Belum Baligh Apakah Perlu Dikembalikan? Apakah Perlu Mengaku?

Assalamu'alaikum Ustadz, bagaimana hukumnya apabila kita pernah mencuri saat belum baligh? haruskah mengganti uang tersebut? Dan apabila ingin mengganti uang yang kita curi kepada pemiliknya haruskah kita menjelaskan bahwa kita pernah mencuri uangnya?

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com