SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Terlanjur Memotong Rambut dan Kuku Padahal Hewan Kurbannya Belum Disembelih


Ikhwan (bumiayu)
2 weeks ago on Ibadah

assalamualaikum ustad..jika kita ingin berkorban dan ternyata kita memotong kuku rambut pada tgl 1 smpai 10 dzulhijah karena kita tidak mengetahui larangan tsb maka hukumnya bgmna ..terima kasih
Redaksi salamdakwah.com
1 week ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Sembelihannya tetap sah dan ia tidak terkena kewajiban membayar fidyah, bahkan meski ia melakukannya dengan sengaja. Saran kami bagi orang-orang tersebut diantaranya adalah tuntutlah ilmu agama dengan baik dan terus menerus terutama saat melakukan suatu amalan tertentu supaya ia melakukan amalan apapun dengan didasari ilmu pengetahuan. Ibnu Quddamah rahimahullahu ta'ala menerangkan:

إذَا ثَبَتَ هَذَا، فَإِنَّهُ يَتْرُكُ قَطْعَ الشَّعْرِ وَتَقْلِيمَ الْأَظْفَارِ، فَإِنْ فَعَلَ اسْتَغْفَرَ اللَّهَ تَعَالَى. وَلَا فِدْيَةَ فِيهِ إجْمَاعًا، سَوَاءٌ فَعَلَهُ عَمْدًا أَوْ نِسْيَانًا.

Bila nash ini ada maka memotong rambut dan kuku perlu ditinggalkan. Apabila seseorang melakukannya maka hendaknya ia beristighfar kepada Allah ta'ala. Dia tidak wajib membayar fidyah menurut kesepakatan Ulama', baik ia melakukannya dengan sengaja atau karena lupa. Al-Mughni 9/437

Ulama' yang duduk di Komisi Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa pernah ditanya:

س1: ما حكم أضحية من ضحى لوالديه، وهو حالق لحيته أو قاص أظافره خلال عشر ذي الحجة؟

Mereka menjawab:


ج1: أضحيته صحيحة سواء كانت عن نفسه أو عن والديه، ولا يبطلها حلق لحيته أو قص أظافره خلال الأيام العشر قبل الذبح أو نحر الضحية، وقد أساء بقص أظافره في تلك الأيام، وارتكب منكرًا بحلق لحيته مطلقًا، إلا أن حلقها في تلك الأيام أشد.

 


Apa hukum sembelihan orang yang berkurban untuk kedua orang tuanya, sedangkan ia mencukur jenggot atau memotong kukunya di antara sepuluh hari Dzulhijjah?

Mereka menjawab: Kurbannya sah, baik itu diniatkan untuk dirinya atau untuk kedua orang tuanya. Perbuatannya mencukur jenggot dan memotong kuku diantara sepuluh hari dzulhijjah (sebelum menyembelih atau nahr hewan kurbannya) tidaklah membatalkan kurbannya, namun ia telah berbuat buruk dengan memotong kukunya di hari-hari tersebut. Dan secara mutlak ia telah melakukan kemungkaran dengan mencukur jenggotnya, dan perbuatannya mencukur jenggot di hari-hari itu lebih berat pelanggarannya.


Komisi Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (ketua)
Abdurrazzaq Afifi (wakil ketua)
Abdullah bin Ghadyan (anggota)
Abdullah bin Qu'ud (anggota)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 11/427 pertanyaan pertama dari fatwa nomer 4312

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com