SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Seputar Nabi Ibraheem alaihi salam


Ikhwan (Denpasar)
8 years ago

Assalamualaykum yaa ustadz
Barakallahu feek..

sesuai judul bahwa ana ingin tanya siapakah ayah Nabi Ibraheem alayhi salam?
apakah Azar ataukah Tarookh? katanya Azar adalah paman dr Nabi Ibraheem.. lalu apakah Tarookh yg katanya ayah kandung Nabi Ibraheem adalah seorang yg haneef?

krn hal ini dijadikan dalil para orang2 yg mengatakan bahwa ayah Nabi Muhammad alayhi shalat wasalam adalah termasuk ahl al-fatrah karena yg dimaksud Rasulallah dalam hadits yg mengatakan ayahnya ada di neraka adalah "ayah" yg berarti paman2nya yg kafir sebagaimana Nabi Ibraheem kpd Azar jika memang ayah Nabi Ibraheem adalah Tarookh..

dan apakah Nabi Ibraheem sebelum diangkat menjadi Nabi adalah seorang pematung seperti yg diajarkan Azar kepadanya?? bahkan konon Nabi Ibraheem adalah seorang yg sangat handal sehingga kemungkinan akan menjadi penerus Azar..

mohon penjelasannya ustadz,
Jazaakallah Khair :)
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Allah ta’ala berfirman:
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لأبِيهِ آزَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا آلِهَةً إِنِّي أَرَاكَ وَقَوْمَكَ فِي ضَلالٍ مُبِينٍ (الأنعام:٧٤)
dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."

Ibnu Jarir Ath-Thobari seorang ahli tafsir terkemuka menafsirkan sosok Azar tersebut adalah ayah Nabi Ibrahim. Jaami’ul Bayan fi Ta’wili Aayil Qur’an 11/465.

Dan dalam kaidah ushul disebutkan bahwa dhahir dari lafadz nash itulah yang pertama kali dianggap, bukan majaz dari lafadz tersebut. Dhahir dan asal dari makna Al-Ab adalah ayah atau bapak.
Berikut ini terjemahan dari tulisan ibnul Qayyim mengenai kaidah tersebut:
Yang diwajibkan adalah membawa firman Allah ta’ala, sabda RasulNya dan perkataan mukallaf kepada dhahir maknanya, (karena.pent) inilah yang diinginkan pembicara dari ucapannya saat bercakap-cakap.
Dan tanpa mengambil dhahir ucapan ini maka tidak mungkin faham ucapan dan memahamkannya.
I’lam Al-Muwaqqi’in oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah 3/89
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com