SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Berhenti Karna Berhijrah


Akhwat (Bandung)
3 months ago on Ibadah

bagaimana jika saya meninggalkan seorang lelaki karna ingin berhijrah dan mendekatkan diri kepada Allah, tetapi yg saya tinggalkan ini seorang anak yatim apakah perilaku saya ini sama saja dengan menyakiti hati anak yatim?
Redaksi salamdakwah.com
3 months ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Kami tidak memahami secara utuh maksud penanya. Apabila yang dia maksud adalah meninggalkan lelaki yang statusnya adalah pacar maka ini sifatnya harus dan bukan opsional mengingat pacaran hukumnya terlarang. Silahkan membaca pembahasan sebelumnya di link berikut: http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/pacaran-1.html

Perlu difahami oleh penanya dan yang lainnya bahwa anak yatim adalah seorang anak yang ayahnya meninggal sedangkan umurnya belum mencapai usia baligh. Sebagaimana yang ditulis oleh Yahya bin Abi Al-Khoir Asy-Syafi'i di kitab Al-Bayan Fi Madzhab Al-Imam Asy-Syafi'i, 6/207

Dari sini mungkin bisa dilihat status dari laki-laki tersebut apakah benar-benar yatim ataukah ia dianggap  yatim dilihat  dari sisi dia ditinggal meninggal oleh bapaknya berapapun usianya. Apabila diasumsikan laki-laki itu masih belum baligh maka itu juga tidak bisa menjadi alasan boleh pacaran dengan dia sebagaimana disebutkan dalam tulisan sebelumnye. Apabila dia sakit hati karena ditinggalkan  oleh pacarnya ini juga tidak menjadi tanggung jawab si wanita karena dia melaksanakan arahan syariat. Wallahu ta'ala a'lam

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com