SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ulama'


Akhwat (Yogyakarta)
3 months ago on Fiqih

Siapa ulama? Apakah ustadz ustadz ulama ? Apa kriteria ulama ? Yang dimaksud patuh terhadap ulil amri ( salah satunya ulama ) jadi setiap dia memerintah kita harus patuh? Contoh dia minta diambilkan air berarti kita harus patuh? Terus diperintah Minta beli bukunya ulama terkenal saja yang gak terkenal gak usah dibeli… itu juga harus patuh??????
Redaksi salamdakwah.com
3 months ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Orang yang disebut Ustadz tidak bisa kita pastikan 100 persen bahwa dia adalah Ulama' besar. Tanda-tanda keilmuan seseorang dan tanda bahwasanya dia itu Ulama' yang layak diikuti adalah:

 

Pertama :

Berdalil dengan ayat Al-Qur'an dan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam, membedakan antara:

- hadits shahih dan yang tidak shahih 

- yang membatalkan dan yang dibatalkan 

- khusus dan umum

dia mengetahui ke arah mana petunjuk ayat  dan mengetahui konteks turunnya wahyu 

 

Kedua

Diantara tanda-tanda mereka beragama islam secara kaaffah, berakhlak mulia, diiringi semangat untuk mengikuti salafussholih dari kalangan para sahabat dan tabi'in dan para imam teladan.

 

Ketiga :

Mereka tidak fanatik ke kelompok tertentu dan tidak  afiliasi  dengan kelompok yang menganut ideologi khusus dan orientasi yang bukan dari keyakinan Ahlus Sunnah wal Jama`ah

 

 

Keempat:

Boleh mencari tahu tentang keilmuan seseorang melalui gelar akademik yang ia dapatkan. Meskipun ini bukanlah tanda pasti keilmuan seseorang. Yang dimaksud di poin ini adalah bahwa tanda ini dapat dijadikan sebagai bukti sekunder, setelah diverifikasi, atau sebagai praduga

 

Kelima:

Salah satu tanda penting tentang kailmuan seseorang adalah ulama ini terkenal dan tenar dalam keilmuannya  ketenaran, kepercayaan dan pengetahuannya di kalangan ulama', akademisi dan kalangan orang-orang yang punya spesialisasi, terkenalnya dia bukan hanya di kalangan masyarakat umum saja.

 

Lima hal ini merupakan tanda yang bisa kita pegang untuk mengetahui bahwa seseorang adalah Ulama' namun kita tidak bisa memastikan 100 persen bahwa orang yang tidak menampakkan lima hal ini berarti bukan Ulama' atau bila sebaliknya maka dia pasti Ulama' 100 persen. disarikan dari situs islamqa.info 

 

Tidak semua perkataan Ulama' itu wajib diikuti, apabila perkatan Ulama' itu selaras dengan al-Quran dan as-Sunnah maka itu perlu diikuti. Kalau memang ada perkataan Ulama' ada yang tidak sesuai dengan al-Qur'an dan as-Sunnah maka tidak boleh diikuti. Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi:

Sebagian orang berpendapat bahwa agar ibadah dan muamalah seorang muslim benar, maka dia wajib bertaklid kepada salah satu dari empat mazhab yang terkenal, dan tidak termasuk di dalamnya mazhab Syiah Imamiyah dan Syiah Zaidiyyah. Apakah Anda setuju dengan pendapat ini, sehingga Anda melarang bertaklid dengan mazhab Syiah Imamiyah Itsna `Asyariyah, misalnya?

Mereka menjawab: Segala puji hanya bagi Allah. Selawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul-Nya, keluarga, dan sahabat beliau. Amma ba'du,

Seorang muslim harus mengikuti aturan hukum yang datang dari Allah dan Rasul-Nya, apabila dia mampu menyimpulkan hukum sendiri. Namun apabila dia tidak mampu, maka hendaknya dia bertanya kepada para ulama dalam masalah agama yang tidak dia ketahui. Dia harus berusaha mencari ulama yang menurutnya paling mumpuni dalam keilmuan, untuk dijadikan tempat mencari informasi baik dalam diskusi langsung maupun secara tertulis.

Seorang muslim tidak boleh bertaklid kepada mazhab Syiah Imamiyyah dan Syiah Zaidiyyah, juga para pelaku bidah lainnya seperti Khawarij, Mu'tazilah, Jahmiyyah, dan yang lainnya. Adapun jika dia berafiliasi ke salah satu dari keempat mazhab yang terkenal, maka itu tidak masalah asalkan tidak fanatik terhadap salah satunya dan tidak bertentangan dengan dalil karenanya.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa 
Anggota Anggota Wakil Ketua Ketua
Abdullah bin Qu'ud Abdullah bin Ghadyan Abdurrazzaq 'Afifi Abdul 'Aziz bin Abdullah bin Baz

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 5/46, Pertanyaan pertama dari Fatwa Nomor:( 2815 )

Perlu difahami juga oleh penanya bahwa ketaatan kepada Ulil Amr itu tidaklah mutlak. Ketaatan kepada Ulil Amr diperlukan selama tidak melanggar syariat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


إِنَّمَا الطَّاعَةُ فيِ المَعْرُوفُ


Sesungguhnya ketaatan hanya pada perkara yang baik. HR. Bukhari. No 7145 dan Muslim no.1840 

Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com