SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menyebarkan Foto Orang Lain Yang Auratnya Terbuka


Akhwat (Yogya)
9 months ago on Fiqih

Assalamualaikum Ustadz Ada orang mnyebarkan foto ana sebelum hijrah ( pakai aurat ) tanpa seizin saya di group orang tua sekolah Apakah saya berdosa dan harus bilang kepada para orang tua di group tsb
Redaksi salamdakwah.com
9 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Kami kurang memahami maksud penanya "pakai aurat", apabila maksudnya adalah foto penanya dalam keadaan terbuka auratnya namun masih belum masuk kategori porno menurut undang-undang Indonesia. Itu hukumnya haram karena menjadi perantara orang lain untuk bermaksiat, misalnya ketika foto penanya yang terbuka auratnya dilihat oleh lawan jenis yang bukan mahram padahal kaum muslimin dirahkan untuk menundukkan pandangannya terhadap yang haram untuk dilihat termasuk aurat lawan jenis, Allah ta'ala berfirman dalam surat an-Nur ayat 30-31:


قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ.


“Katakanlah kepada laki – laki yang beriman :”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya


وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ


“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya”

Membantu orang berbuat maksiat hukumnya haram diantara dalilnya adalah:

Allah ta'ala berfirman dalam surat al-Maidah ayat 2:



وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ


Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kalian kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.   

Dari sisi undang-undang, penyebaran foto pribadi tanpa izin pemilik merupakan pelanggaran hukum. Pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 26, disebutkan:
Kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.

Apabila foto yang disebarkan merupakan foto yang mengandung unsur pornografi maka ini tentu lebih berat masalahnya dalam Islam. Ini juga menjadi masalah menurut hukum positif. Diantara pasal yang bisa menjerat orang yang menyebarkan foto penanya adalah

Pasal 27 ayat (1) UU ITE

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”

Pasal 27 ayat (3) UU ITE

“Setiap Orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

 Pasal 29  UU ITE
“Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memanfaatkan Teknologi Informasi untuk mengganggu hak privasi individu dengan cara menyebarkan data pribadi  tanpa  seijin  yang bersangkutan,  dipidana  penjara  paling  singkat  3  (tiga) tahun dan paling lama 7 (tujuh) tahun”

Kami sarankan kepada penanya untuk segera menghapus foto di grup itu atau meminta pengirim foto untuk menghapusnya sehingga tidak tersebar. Kalau sudah terlanjur tersebar dan tidak bisa dihapus oleh satu orang maka penanya bisa meminta penghuni grup untuk menghapus foto penanya dari storage penghuni grup bila memang mereka menggunakan fitur otomatis download untuk setiap gambar yang masuk grup.

 

Wallahu ta'ala a'lm

 

 

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2022 - Www.SalamDakwah.Com