SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memberikan Warisan Pada Anak Sejak Dini?


Ikhwan (Jawa Tengah)
2 months ago on Keluarga

Assalamualaikum Wr. Wb., Pak Ustadz yang Saya Hormati, Saya hendak bertanya terkait hukum dalam islam, yaitu membuat SPT Tanah atau Sertifikat Tanah itu namanya langsung diberikan ke anak kandung, apakah Sah / Boleh dalam islam ? Bukannya memberikan warisan itu kalo orang tua si anak sudah tua ya ? Dan apakah Sah hukumnya jika tanah yang dimaksud itu dari warisan orang tua istri bukan dari suami ? padahal dari suami sudah ada tetapi istri tidak mau menempati ? mohon maaf apabila masih salah dalam bertanya, mohon bimbingannya 🙏🏻 wassalamualaikum wr.wb., terima kasih
Redaksi salamdakwah.com
2 months ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته 

 

 

Jawaban Pertama:

Apabila seseorang memberi anaknya tanah maka anak yang lain juga harus diberi tanah atau yang senilai dengannya, apabila satu anak diberi hadiah sedangkan anak lain tidak diberi dan anak yang tidak diberi juga tidak ridho dengan ketidakadilan ini maka pemberian ini merupakan bentuk maksiat kepada Allah ta'ala:

Dalam salah satu riwayat disebutkan:


عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ، أَنَّ أَبَاهُ أَتَى بِهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنِّي نَحَلْتُ ابْنِي هَذَا غُلاَمًا، فَقَالَ: «أَكُلَّ وَلَدِكَ نَحَلْتَ مِثْلَهُ» ، قَالَ: لاَ، قَالَ : «فَارْجِعْهُ»


Dari al-Nu'man Ibn Basyir radhiyallahu anhu. bahwa ayahnya datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. dengan membawanya juga yakni membawa al-Nu'man, lalu ayahnya itu berkata: Sesungguhnya aku memberikan seseorang hamba sahaya kepada anakku ini. Hamba sahaya itu adalah milik aku. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. lalu bersabda:
Apakah semua anakmu juga engkau beri hal yang sama sebagaimana engkau berikan kepada anak ini?
Ia menjawab: Tidak. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
Kalau begitu tariklah kembali. HR. Bukhari no.2586 dan Muslim no.1623. Lafadz di atas adalah lafadz Bukhari

Kalau masing-masing anak diberi hadiah secara adil saat orang tuanya masih hidup maka ini tidak masalah, dan kalau sudah dipindahtangankan berarti tanah tersebut sudah bukan milik orang tua lagi.

Jawaban Kedua:

Warisan tidak dikaitkan dengan usia orang tua apakah muda atau tua. Warisan adalah harta seseorang yang diberikan kepada ahli waris berdasarkan hukum Islam. maksudnya warisan adalah harta yang berpindah kepemilikan karena meninggalnya seseorang.

 

Kalau maksud penanya adalah tanah seseorang akan diberikan kepada anak-anaknya namun pelaksanaannya setelah orang tersebut meninggal berarti ini namanya wasiat. Dan wasiat pemberian hukum asalnya tidak boleh ditujukan ke ahli waris mengingat Allah ta'ala sudah membaginya dalam ayat waris dan Allah sudah memberi jatah ahli waris melalui nash. Diriwayatkan oleh Abu Daud, 2870. Tirmizi, 2120. Nasa’i, 4641. Ibnu Majah, 2713 dari Abu Umamah berkata, saya mendengar Rasulullah sallallahu’alihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَعْطَى كُلَّ ذِي حَقٍّ حَقَّهُ فَلَا وَصِيَّةَ لِوَارِثٍ (والحديث صححه الألباني في صحيح أبي داود)

“Sesungguhnya Allah telah memberikan haknya (masing-masing) kepada semua pemilik hak, maka tidak ada wasiat bagi ahli waris." (Hadits dishahihkan oleh Al-Albany dalam shahih Abu Daud)

Diriwayatkan oleh Ad-Daruqutny dari hadits Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma dengan teks ‘Tidak diperkenankan wasiat untuk ahli waris, kecuali ahli waris menghendakinya (merelakannya).’ (Dihasankan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Bulugul Maram)

 

 Jawaban Ketiga:

Apabila tanah itu adalah tanah istri karena istri mendapatkannya dari harta warisan orang tuanya maka tanah istri itu tidak boleh diberikan ke anak kecuali bila istri ridho. Mengingat harta istri tidak boleh diutak atik oleh suaminya.

Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com