SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Tidak Diizinkan Orang Tua Untuk Mengeluarkan Zakat


Akhwat (Malaysia)
1 week ago on Ibadah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tahun lalu ana pernah mengatakan pada org tua untuk mengeluarkan zakat fitrah. Tapi mereka mengatakan bahwa “kita ini bukan orang kaya". maka saya pun mengatakan bahwa zakat fitrah itu dikeluarkan dengan makanan pokok, tapi mereka tetap tidak memperdulikan ana. Padahal dirumah kami beras masih banyak dan biasanya kalau waktu idul Fitri itu masaknya nggak pake beras yg biasa dipakai, jadi beras biasa masih tersisa banyak... Pertanyaannya, bagaimanakah saya bisa mengeluarkan zakat fitrah, sementara orang tua saya tidak mengizinkan saya keluar rumah untuk menunaikan zakat dan merekapun tidak mungkin mengeluarkannya. Dalam waktu yang sama saya pun tidak tahu banyak tentang jalan karena saya kemana-mana dihantar oleh ayah saya
Redaksi salamdakwah.com
1 week ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Wallahu ta'ala a'lam apa yang disampaikan oleh orang tua dari penanya perlu diluruskan. Yang tepat adalah seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah bila dia ada kelebihan makanan pokok (atau dana berlebih yang bisa dipakai untuk membeli makanan) setelah ia memenuhi kebutuhan konsumsi dia di malam dan siang Idul Fitri. Berikut ini keterangan Imam an-nawawi rahimahullah:

Seandainya anak yang besar tersebut berada dalam tanggungan ayahnya kemudian anak itu memiliki bahan makanan yang hanya mencukupi dirinya pada malam dan siang hari idul fitri maka ayah nya tidak wajib untuk mengeluarkan zakat fitrahnya mengingat kewajibannya memberi nafkah telah gugur saat waktu wajibnya (zakat fitrah) tiba. Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab 6/114

Beliau juga menerangkan:Apabila anak kecil dalam keadaan lapang Rizki maka dia diberi nafkah dan ditunaikan zakat fitrahnya dari hartanya sendiri bukan dibebankan kepada ayah dan kakeknya. Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab 6/120

Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan fatwa Arab Saudi pernah ditanya," Apakah hadis "(Pahala) puasa Ramadhan tidak diangkat hingga zakat fitrah diberikan)" itu sahih? Jika seorang Muslim yang berpuasa itu seorang yang membutuhkan dan tidak punya harta yang mencapai nisab zakat, apakah ia wajib mengeluarkan zakat fitrah karena kesahihan hadis tadi ataukah karena ada dalil syar`i lain yang sahih dari Sunah?


Mereka menjawab: Zakat fitrah diwajibkan atas setiap Muslim yang biasanya mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, zakat itu wajib ketika ia memiliki sisa makanan dari makanan pokok untuk diri dan keluarganya untuk siang dan malam hari raya.;zakat itu ukurannya sebesar satu sha`. Landasan zakat fitrah ini adalah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu `anhuma, ia berkata,

 

فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيْرٍ، عَلىَ العَبْدِ وَالحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى وَالصَّغِيْرِ وَالكَبِيْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ، وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ النَّاسِ إِلىَ الصَّلاَةِ

 


Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha` kurma atau satu sha` jawawut, atas diri budak maupun orang merdeka, pria maupun wanita, dan anak kecil maupun orang dewasa dari kalangan kaum muslim. Beliau memerintahkan agar zakat fitrah ditunaikan sebelum orang-orang keluar untuk salat (Idulfitri)".Muttafaq `Alaih dan lafazh hadis menurut riwayat Bukhari


Begitu pula hadis yang diriwayatkan Abu Sa`id al-Khudri radhiyallahu `anhu, ia berkata "

 

كُنَّا نُخْرِجُ زَكَاةَ الفِطْرِ إِذْ كاَنَ فِيْنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أو صَاعًا مِنْ شَعِيْرٍ أو صَاعًا مِنْ زَبِيْبٍ أو صاعًا مِنْ أَقِط

 

Dulu saat Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam masih ada di tengah-tengah kami, kami mengeluarkan zakat fitrah sebanyak satu sha` makanan, satu sha` kurma, satu sha` jawawut, satu sha` kismis, atau satu sha` keju." (Muttafaq `Alaih).


Zakat fitrah ini boleh dibayar dengan satu sha` makanan pokok setempat, seperti beras dan lainnya. Maksud sha` di sini adalah sha` Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yaitu sebanyak empat cakupan dua tangan lelaki yang berperawakan sedang. Jika seseorang tidak mengeluarkan zakat fitrah maka ia berdosa dan wajib mengqadhanya. Adapun hadis yang Anda sebutkan, kami tidak mengetahui kesahihannya. Kami berdoa semoga Allah memberi taufik kepada Anda, dan semoga Dia memperbaiki perkataan dan perbuatan kami dan Anda. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

_______________________________________________________________________
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa. Fatwa ini ditandatangani oleh
Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota,
Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota,
Abdurrazzaq `Afifi selaku Wakil Ketua Komite,
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua,
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 9/364-365 Pertanyaan Kelima dari Fatwa Nomor 5733.

Oleh karena itu kami sarankan mengeluarkan zakat fitrah secara sembunyi-sembunyi bila memang faktanya penanya dan keluarga memiliki persediaan makanan yang berlebih (atau dana yang berlebih) setelah memenuhi kebutuhan di malam dan siang Idul Fitri. Mintalah tolong kepada tetangga atau orang dekat untuk menyalurkan beras atau makanan pokok (yang penanya serahkan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi dan tidak diketahui oleh orang tuanya) kepada fakir miskin atau ke lembaga penyalur zakat fitrah.

Apabila dilarang oleh orang tua keluar rumah secara total maka bisa transfer dana ke  teman atau kerabat kemudian meminta mereka membelikan beras atau makanan pokok lainnya senilai jumlah orang yang perlu dizakati kemudian menyalurkannya  ke fakir miskin atau lembaga penyalur zakat fitrah. Dan masih ada beberapa cara lain yang dibolehkan dalam syariat untuk menunaikan kewajiban ini, janganlah mudah berputus asa untuk berusaha melaksanakan syariat Islam. Tidak boleh mentaati orang tua bila mereka melanggar aturan Allah ta'ala. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


إِنَّمَا الطَّاعَةُ فيِ المَعْرُوفُ


Sesungguhnya ketaatan hanya pada perkara yang baik. HR. Bukhari. No 7145 dan Muslim no.1840

Semoga Allah ta'ala mudahkan urusan penanya dan semoga Allah ta'ala berikan hidayah kepada keluarganya. Aamiin

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com