SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Firasat Buruk


Akhwat (Yogyakarta )
3 months ago on Aqidah

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz, akhir akhir ini perasaan firasat tidak enak seperti akan ada terjadi kehilangan keluarga, cara agar kita selalu berpikir positif dan mengabaikan firasat tersebut bagaimana nggih ustadz, Jazakumullahu Khairan
Redaksi salamdakwah.com
2 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Yang kami khawatirkan, itu adalah was-wasa dari setan untuk membuat penanya gundah gulana dan bersedih, mengingat kesedihan mukmin termasuk apa yang disukai oleh setan, Allah ta’ala berfirman

إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu Tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal.(QS al mujadilah:10)

 

Berikut ini ada nasehat dari Ulama' untuk melawan was-was: 
- Meninggalkan perasaan was-was
- Berpaling darinya serta
- Banyak membaca Al-Quran
- Melakukan amal-amal saleh
- Kembali kepada Allah
- Bersimpuh kepada Allah
- Memohon kepada-Nya, meminta kepada-Nya agar Anda dibebaskan dari tipu daya setan, meneguhkan Anda dalam jalan kebenaran, meluruskan langkah Anda, karena di tangan Allah-lah ubun-ubun setiap hamba, baik jin maupun manusia, Allah-lah yang kuasa menentukannya sesuai kehendak-Nya.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa juga pernah ditanya:
Saya seorang pemuda Muslim yang baru saja mulai beragama secara konsisten. Saya menghadapi banyak gangguan dari setan. Setiap kali saya bisa mengatasinya maka akan datang lagi yang lain. Setelah saya telah sampai pada fase tekun beribadah,

Ketika saya sudah lebih baik sedikit dari orang-orang sekitar (alhamdulillah itu berkat karunia Allah) saya mulai melihat orang-orang yang dulu saya anggap lebih rendah dalam beribadah sekarang mereka lebih baik dan lebih giat dari saya dalam berbuat ketaatan kepada Allah.

Kemudian saya melihat bahwa diri saya mengalami penurunan drastis dalam beribadah jauh dari iltizam saya sebelumnya. Saya berusaha melawan hawa nafsu dan godaan setan dengan segala cara. Saya tidak mendapati orang yang bisa merasakan sesuatu yang sedang merobek dada dan hati saya dari dalam, atau orang tempat saya mencurahkan seluruh pergolakan jiwa dari keburukan yang diletakkan setan di dalam dada. Perasaan was-was ini tidak pernah hilang dari diri saya sedetik pun dalam setiap gerak dan diam, baik di masjid, jalan, rumah, maupun di sekolah. Adakah seseorang yang bisa membantu saya menghadapi gangguan setan ini? Adakah seseorang yang ditakdirkan oleh Allah untuk membantu saya?

Mereka menjawab:
Kami anjurkan Anda untuk:
- Meninggalkan perasaan was-was
- Berpaling darinya serta
- Banyak membaca Al-Quran
- Melakukan amal-amal saleh
- Kembali kepada Allah
- Bersimpuh kepada Allah
- Memohon kepada-Nya, meminta kepada-Nya agar Anda dibebaskan dari tipu daya setan, meneguhkan Anda dalam jalan kebenaran, meluruskan langkah Anda, karena di tangan Allah-lah ubun-ubun setiap hamba, baik jin maupun manusia, Allah-lah yang kuasa menentukannya sesuai kehendak-Nya.

Jangan sampai Anda merasa ujub (bangga) dengan kesalehan ibadah, terpedaya dengan baiknya akhlak, dan banyaknya amal kesalehan yang Anda lakukan. dalam hal ibadah dan urusan akhirat Anda jangan melihat kepada orang yang lebih rendah daripada Anda, karena hal itu bisa membuat Anda terpedaya, sedikit dan lamban dalam beramal saleh, membuka peluang permainan setan pada seorang Muslim, dan menghambat semangatnya untuk berbuat kebaikan.

Akan tetapi dalam urusan ibadah dan akhirat lihatlah orang yang lebih tinggi dari Anda dalam hal berpegang teguh pada Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, serta senantiasa menetapi dan giat menjalankan isi kandungannya karena sesungguhnya hal ini dapat:
- Memotivasi diri untuk menambah amal saleh
- Bersegera menggapai ampunan Allah dan rahmat-Nya
- Mengangkat diri pada derajat yang tinggi
- Memperoleh nikmat yang abadi.

Semoga Allah meneguhkan Anda pada kebenaran dan mengarahkan pada jalan yang benar, dan menghilangkan perasaan was-was dari diri Anda.

Kami menyarankan agar Anda membaca kitab Talbis Iblis karya Abu al-Faraj Ibnu al-Jauzi karena beliau fokus dalam menulis permasalahan yang menjadi tema kita ini, dan kami berharap Allah memberi faedah kepada Anda dengan membacanya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 2/194-195. Fatwa no.6506

Jangan lupa juga untuk berdoa dengan doa yang ma'tsur. Berikut ini ada do’a yang ada riwayatnya dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam untuk mengobati rasa gundah dan gelisah
do'a yang pertama:


اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجِلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي. أخرجه أحمد في مسنده رقم 4318.صححه الألباني في تخريج الكلم الطيب 1/119

 

“Wahai Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu yang laki-laki dan perempuan, ubun-ubunku dalam genggaman tangan-Mu, telah tetap hukum-Mu terhadapku, sungguh adil ketentuan (takdir)-Mu atasku. Aku memohon kepada-Mu dengan (wasilah) Nama-Nama-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau yang telah Engkau ajarkan kepada salah seorang hamba-Mu, atau yang telah Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau rahasiakan di dalam ilmu ghaib di sisi-Mu; agar sudi kiranya Engkau jadikan al-Qur-an sebagai “hujan musim semi” dalam hatiku, cahaya di dadaku, penghilang kesedihanku dan kesusahanku.”

do'a yang kedua:


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالبُخْلِ وَالجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.أخرجه البخاري رقم 2893

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (bahaya) rasa gundah gulana dan kesedihan, (rasa) lemah dan malas, (rasa) bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penguasaan orang lain.”

Semoga Allah ta'ala melindungi penanya dan keluarga serta melindungi kaum muslimin.

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com