SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dialog dan Nadzor dengan Calon Pasangan


Akhwat (Bekasi)
6 months ago on Mu'ammalah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz. Dalam sebuah kajian bertema proses pra nikah yg disampaikan seorang ustadz sunnah, beliau menyampaikan para ulama fiqih menyatakan bahwa Nadzor hanya boleh dilakukan di tahap pertengahan atau akhir, di saat kita sudah dapat data valid tentang calon kita dan merasa yakin, jadi tidak boleh di tahap awal. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara kita bisa berdialog dengan si calon (ikhwan) untuk menggali data dirinya secara dalam jika di tahap awal tidak diperbolehkan untuk bertemu (nadzor), ustadz? pengalaman saya sebelumnya, si ikhwan datang ke rumah di tahap awal (setelah kami bertukar biodata), lalu kami saling bertanya jawab secara langsung dengan didampingi oleh mahrom saya.. apa hal tersebut salah ustadz? Jazakallah khairan atas jawabannya.
Redaksi salamdakwah.com
6 months ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin rahimahullahu ta'ala menerangkan:


فشروط جواز النظر إلى المرأة ستة:
الأول: أن يكون بلا خلوة.
الثاني: أن يكون بلا شهوة، فإن نظر لشهوة فإنه يحرم؛ لأن المقصود بالنظر الاستعلام لا الاستمتاع.
الثالث: أن يغلب على ظنه الإجابة.
الرابع: أن ينظر إلى ما يظهر غالباً.
الخامس: أن يكون عازماً على الخطبة، أي: أن يكون نظره نتيجة لعزمه على أن يتقدم لهؤلاء بخطبة ابنتهم، أما إذا كان يريد أن يجول في النساء، فهذا لا يجوز.
السادس: ـ ويخاطب به المرأة ـ ألا تظهر متبرجة أو متطيبة، مكتحلة أو ما أشبه ذلك من التجميل

 
Syarat bolehnya melihat perempuan ada enam:
Pertama: Tidak ada khalwat kala itu
Kedua: Tidak disertai syahwat, apabila dia melihat karena syahwat maka ini haram hukumnya mengingat maksud dari nadhor adalah mengumpulkan informasi dan bukan menikmati.
Ketiga: Dia merasa kemungkinan besar akan diterima
Keempat: Melihat apa yang biasa nampak (menurut salaf)
kelima: Dia sudah berazam untuk melamarnya maksudnya nadhor dia ini merupakan hasil dari tekadnya untuk maju ke keluarga mereka demi melamar putri mereka. Adapun bila tujuannya untuk berkeliling di para wanita maka ini tidaklah boleh.
Keenam: Wanita yang dinadhor tidak menampakkan diri dalam keadaan berhias, memakai minyak wangi, memakai celak atau bentuk lain dari memperindah diri. 
Asy-Syarh al-Mumti' Ala Zad al-Mustaqni' 12/22

Dengan demikian kalau masih ragu dan ingin menggali lebih dalam tentang diri calon pasangan maka bisa berkomunikasi via pesan teks ke hp atau perangkat lain milik mahram si akhwat sehingga pembicaraannya tetap terkontrol. Boleh juga dengan perangkat pribadi namun diawasi oleh mahram. Apabila sudah merasa cocok setelah beberapa kali komunikasi melalui pesan atau surat elektonik maka bisa nadhor. Sebelum itu kami sarankan setiap orang yang ingin menikah perlu menyertakan kriteria calon pasangan yang diinginkan baik itu sifat atau fisik sehingga bila memang tidak sesuai maka dari awal sudah mundur.  Wallahu ta'ala a'lam  

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com