SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Pihak Mana Yang Menanggung Biaya Atau Menyelenggarakan Walimah Pernikahan


Akhwat (Yogyakarta)
7 months ago on Ibadah

Bismillaah, assalamu'alaikum Ustadz Saya mau bertanya terkait dengan walimah pernikahan. Jika walimah itu sudah menjadi tanggungjawab pihak laki-laki lalu bagaimana cara menyampaikannya kepada pihak laki-lakinya? Apakah seperti ini tidak dianggap sesuatu yang rendah bagi pihak perempuannya? Jazakallahu khayran.
Redaksi salamdakwah.com
7 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Walimah boleh diselenggarakan bersama antara suami dan isteri, atau diselenggarakan oleh keluarga isteri atau diselenggarakan oleh keluarga suami. biayanya bisa disesuaikan dengan kesepakatan kedua belah pihak. Kadang kedua belah pihak melakukan walimah di tempatnya masing-masing sebagaimana dilaksanakan di sebagian negeri. Jika terjadi perselisihan, siapa yang harus menyelenggarakan walimah, maka kewajibannya jatuh kepada suami, Karena Rasul shallallahu alaihi wa sallam mengarahkan perintahnya terkait walimah kepada pihak laki-laki, sebagaimana riwayat Bukhari, no. 5155, Muslim, no. 1427, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada Abdurrahman bin Auf, '

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ

Semoga Allah memberkahi engkau, laksanakanlah walimah walau dengan seekor kambing."

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, "Dia (resepsi pernikahan) disyariatkan atas suami, karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada Abdurrahman bin Auf radhiallahu anhu, 'Laksanakanlah walimah'. Beliau tidak berkata kepada besannya 'Hendaklah kalian melaksanakan walimah.' Karena nikmat pernikahan bagi seorang suami lebih besar dibanding isteri. Karena dialah yang meminta sang wanita (menikah dengannya). Jarang sekali seorang wanita meminta laki-laki (agar menikah dengannya)." (Asy-Syarhul Mumti', 12/321)

Beliau –rahimahullah- juga berkata, 'Perkataan penanya bahwa walimah merupakan kewajiban, tidaklah bersifat mutlak. Akan tetapi bagi pihak suami, maka walimah merupakan kewajiban. Begitu juga walimah bagi seorang suami dan keluarga perempuan, maka jawabannya adalah wajib. Karena sang suami yang diperintahkan untuk melaksanakan walimah. Berdasarkan sabda Nab shallallahu alaihi wa sallam kepada Abdurrahman bin Auf, 'Laksanakanlah walimah, walau dengan seekor kambing.' Apabila walimah dari keluarga perempuan saja, dan sang suami akan menyiapkan walimah jika sang isteri telah datang kepadanya, maka tidak wajib memenuhi undangan keluarga wanita, tapi hanya sunnah saja." (Fatawa Nuurun Alad-Darb). islamqa.info

Jadi kami sarankan kepada kedua belah pihak untuk berunding terkait pelaksanaan walimah nikah tersebut. Apabila memang pihak wanita tidak mampu mengadakan walimah maka pihak pria perlu menyelenggarakannya sendiri, di sisi lain pihak pria bila tidak memiliki kemampuan finansial yang kuat maka silahkan menyelenggarakan walimah yang sederhana saja. 

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com