SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Onani Di Siang Hari Bulan Ramadhan Untuk Analisa di Rumah Sakit


Akhwat (sidoarjo)
6 months ago on Aqidah

Ustadz Assalamualaikum. Mohon arahan. Sy adalah ibu rmh tangga dgn kekurangan tdk lancar menstruasi. Suatu hr d bulan Romadhon ini mengalami pendarahan. Kemudian sy periksakan. Rahim dlm keadaan penuh flek darah. Maka diberi obat utk lancar haid. Krn 3 thn lamanya kami blm diberikan keturunan, maka dokter merujuk suami utk melaksanakan analisa sperma. Nah disarankan pd saat melakukan, maaf onani di lab agar sementara tdk berpuasa pd hari tsb. Bgmn hukumnya ya Ustadz? Insya Allah kami hanya berniat ikhtiar utk sehat. Memeriksakan smua dgn baik sperti anjuran dokter. Terrus terang utk menabung agar sampai di lab jg tergoong tdk mudah utk kami. Seolah di hati ini, segera laksanakan, segera ngerti hasil. Jd ngerti bgmn apa perlu obat utk selanjutnya atau bgmn. Trm ksh Wassalmu'alikum.
Redaksi salamdakwah.com
6 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Apabila pemeriksaan itu bisa dilakukan di malam hari setelah berbuka maka kami sarankan supaya pemeriksaan itu dilakukan saat suami penanya sudah berbuka supaya tidak mempengaruhi puasanya. Kami sarankan juga, bila memungkinkan penanya yang merangsang kemaluan suaminya sehingga keluar maninya dengan tangan penanya.

 

Bila memang proses itu hanya bisa dilakukan di siang hari (saat suami penanya puasa Ramadhan) maka proses pengeluaran mani itu dilakukan dan suami penanya mengqadha' hari tersebut. Ulama' yang duduk di Komisi Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya:

 أفيدكم بأنه في شهر رمضان لعام 1410هـ كان لدي مراجعة في إحدى المستشفيات ... وعند حضوري إلى الطبيب المعالج طلب مني تحليل مني ، وقال الطبيب هذا الشيء لا بد منه ، مما أجبرني على ذلك ، حتى أعطيته المني لغرض التحليل ، وكان في يوم رمضان ، وكان ذلك بطريقة الاستمناء ، علما بأني لم يكن لدي أي فرصة أعود إلى المستشفى وكان ذلك اليوم الذي حضرت فيه كان موعدا من قبل المستشفى ، وكان ذلك أجل التحليل لي أنا وزوجتي .
يا سماحة الشيخ أرغب أن تفتوني في هذا الموضوع ، وهل علي كفارة غير القضاء لأجل أكون على بصيرة ؟

الجواب : إذا كان الأمر كما ذكر ، وجب عليك قضاء يوم بدل اليوم الذي استمنيت فيه ، ولا كفارة عليك " انتهى .

 

“Saya informasikan bahwa pada bulan Ramadhan 1410 H saya berkunjung ke rumah sakit ...ketika saya datang ke dokter (yang merawat) dia meminta saya untuk dianalisa, dan dokter tersebut mengatakan ini adalah suatu keharusan, yang memaksa saya untuk melakukannya, sampai saya memberinya air mani untuk tujuan pengujian, dan itu pada siang hari Ramadhan. Itu dilakukan dengan cara onani, perlu diketahui bahwa saya tidak punya kesempatan untuk kembali ke rumah sakit, dan hari dimana saya datang adalah janji dari rumah sakit, dan itu adalah waktu untuk saya dan istri saya untuk analisa.
Yang Mulia, saya ingin Anda memberi tahu saya tentang masalah ini, dan apakah saya harus membayar kaffarat (selain qadha' puasa), semoga saya punya ilmu dalam masalah ini?

Mereka menjawab:

Jika masalahnya sebagaimana yang disebutkan maka anda wajib mengqadha' satu hari sebagai ganti hari yang anda melakukan onani di hari itu. Anda tidak wajib untuk membayar kaffarat. 

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 10/261, Majmu'ah yang pertama  

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com