SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Jual Beli Barang Grosiran


Akhwat (Sragen)
8 months ago on Mu'ammalah

Assallaamu'alaikum. Ustadz, apabila ada supplier A menyediakan berbagai jenis pakaian anak yang jumlahnya sangat banyak dan bermacam-macam. Kemudian supplier A ini menjualkan barang-barangnya secara grosir dengan sistem PO, walaupun supplier A ini sudah memiliki barang tersebut (barang sudah ready) dan setiap pekannya selalu datang barang baru. Akan tetapi, supplier A ini mensyaratkan demikian: 1. Pembeli tidak bisa pilih-pilih mau yang model apa, size apa, dan sebagainya, karena barang yang akan dikirim itu dicampur oleh supplier A berdasarkan kehendak supplier. Bisa jadi si pembeli akan menerima beberapa barang yang jenis/modelnya sama (namun belum jelas akan dapat barang seperti apa). Hanya saja supplier A mengilustrasikan bahwa paketan barang berisi celana, atasan, dress, kaos, dst. Yang demikian hanya ilustrasi, bisa saja antara pembeli satu dengan lainnya yang jumlah orderannya sama, begitupula dengan harga yang sama, akan tetapi isian paketannya berbeda. Ada yang mendapatkan celana, tapi satunya tidak. Apakah yang seperti ini termasuk jual beli ghoror yang terlarang ustadz? Mohon penjelasannya. Kalau benar demikian, sungguh sangat disayangkan. Jaman sekarang betapa banyak transaksi jual beli yang seperti itu.
Redaksi salamdakwah.com
8 months ago

 

Ya,itu termasuk ghoror karena ketidakjelasan apa yang akan dibeli. Syaikh Ibrohim at-Tuwaijiri dalam kitab beliau Mukhtashor al-Fiqhi al-Islami halaman 696 menyebutkan makna ghoror:

ما طوي عن الإنسان علمه، وخفي عليه باطنه من معدوم، أو مجهول، أو معجوز عنه، أو غير مقدور عليه

Gharar: yaitu sesuatu yang manusia tidak mengetahuinya, samar baginya bagian dalamnya berupa (dalam bentuk) sesuatu yang tidak ada, atau tidak diketahui, atau dilemahkan darinya atau tidak mampu atasnya (menguasainya). 

Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com