SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mengambil Uang Suami


Akhwat (Bandung)
2 months ago on Keluarga

Assalamualaikum ustadz. . Saya mau tanya suami saya tidak pernah memberikan uang gajinya kepada saya dan untuk gajinya berapapun sy tidak pernah Saya cuma di kasih uang untuk masak sehari hari itupun kadang kurang Beberapa hari lalu suami saya baru dapat bonus dari kantornya dia pun tidak memberitahukan itu kepada saya. Jadi saya suka ambil uang dari dompetnya untuk beli keperluan rumah dan jajan anak Apakah saya berdosa ustadz?
Redaksi salamdakwah.com
2 months ago

 

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Apabila faktanya apa yang diberikan suami tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga yang wajar maka istri boleh  mengambil uang suami tanpa sepengetahuannya sesuai kebutuhan rumah tangga, tidak boleh lebih. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"Saya adalah seorang istri, Suami saya tidak mau menafkahi atau memberikan uang kepada saya sebagai nafkah untuk anak-anak kami. Ketika uang yang saya miliki habis, akhirnya saya mengambil sejumlah uang suami untuk keperluan saya dan anak-anak tanpa sepengetahuannya. Apakah dalam hal ini saya berdosa?
Mereka menjawab," Jika kenyataannya seperti yang anda sebutkan di mana anda mengambil tanpa sepengetahuannya didasari keperluan untuk memenuhi kebutuhan Anda dan anak-anak, maka diperbolehkan untuk mengambilnya sesuai jumlah yang dibutuhkan sewajarnya. Ini didasarkan pada keterangan yang menyebutkan bahwa istri Abu Sufyan pernah berkata, 


يَا رَسُولَ الله إِنَّ أَبَا سُفْيَانَ رَجُلٌ شَحِيحٌ وَلَيْسَ يُعْطِينِي مَا يَكْفِينِي وَوَلَدِي، إِلَّا مَا أَخَذْتُ مِنْهُ وَهُوَ لاَ يَعْلَمُ، فَقَالَ: «خُذِي مَا يَكْفِيكِ وَوَلَدَكِ، بِالْمَعْرُوفِ»


"Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah lelaki yang kikir. Dia tidak memberi saya nafkah yang dapat mencukupi kebutuhan saya dan anak-anak, jika saya tidak mengambil hartanya secara diam-diam." Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pun bersabda, "Ambillah apa yang mencukupimu dan anakmu secara wajar!" (HR. Bukhari no.5364 dan yang lainnya)

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota
Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota
Abdurrazzaq Afifi selaku Wakil Ketua
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 21/166 Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor:5101


والله تعالى أعلم بالحق والصواب

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com