SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mempertanggungjawabkan Dosa


Akhwat (Tulungagung)
2 weeks ago on Ibadah

Apabila sudah bertaubat dan jika Allah mengampuni apakah nanti diakhirat dipertanggungjawabkan lagi? Dan disiksa di neraka
Redaksi salamdakwah.com
2 weeks ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Apabila seseorang sudah melakukan taubat nasuha,  memenuhi syarat-syaratnya, istiqomah serta Allah ta'ala menerima taubatnya maka orang itu akan selamat dari adzab setelah kematian.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata,menjelaskan sebab-sebab yang mendorong Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari hukuman:

والمؤمن إذا فعل سيئة فإن عقوبتها تندفع عنه بعشرة أسباب: أن يتوب فيتوب الله عليه، فإن التائب من الذنب كمن لا ذنب له، أو يستغفر فيغفر الله له، أو يعمل حسنات تمحوها، فإن الحسنات يذهبن السيئات، أو يدعو له إخوانه المؤمنون ويستغفرون له حيا وميتا، أو يهدون له من ثواب أعمالهم ما يشفع الله به، أو يشفع فيه نبيه محمد صلى الله عليه وسلم، أو يبتليه الله تعالى في الدنيا بمصائب تكفر عنه، أو يبتليه في البرزخ بالصعقة فيكفر بها عنه، أو يبتليه في عرصات القيامة من أهوالها بما يكفر عنه، أو يرحمه أرحم الراحمين فمن أخطأته هذه العشر فلا يلومن إلا نفسه


Orang mukmin jika melakukan kemaksiatan, maka siksanya bisa tercegah dengan sepuluh sebab: ia bertaubat kepada Allah sehingga Allah menerima taubatnya karena sesungguhnya orang yang bertobat dari dosa seperti orang yang tidak memiliki dosa; mohon ampun kepada Allah sehingga Allah mengampuninya; berbuat kebaikan yang akan menghapus kemaksiatannya karena amal kebaikan menghapus kejelekan; dido'akan dan dimohonkan ampun kepada Allah oleh saudara semukmin, baik ketika ia masih hidup atau telah meninggal; diberi hadiah pahala amal shaleh mereka, satu hal yang membuat Allah memberinya syafa'at; mendapat syafa'at dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam; diberi ujian Allah di dunia dengan berbagai macam musibah yang menghapus dosanya; diuji Allah di alam Barzakh dengan siksaan kubur yang menjadi sebab terhapusnya dosa-dosanya; Allah mengujinya di padang Mahsyar dengan berbagai kengerian yang ada di sana yang menjadi sebab terhapusnya dosa-dosanya; atau diberi rahmat oleh Allah maha pengasih. Barangsiapa yang tidak mendapatkan satu pun dari sepuluh sebab pencegah hukuman atas dosa, maka janganlah dia menyalahkan kecuali diri sendiri. (Majmu' Fatawa (10/ 45).

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menerangkan

وقد دل النص والإجماع على أن التوبة مانعة من لحوق الوعيد

Nash dan Ijmak menunjukkan bahwa taubat menghalangi dari terkena ancaman Hadi al-Arwah ila Bilad al-Afrah 198

 Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com