SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Meninggalkan Suami


Akhwat (Makassar)
9 months ago on Keluarga

Assalamualaikum Afwan. saya mau bertanya. suami saya kalau marah sering memukul saya atau melempari saya dengan barang. dia juga tidak pernah sholat, meskipun sering saya ingatkan. dia juga sering menonton film2 porno. tapi selain dari itu dia memang baik bertanggung jawab dalam mencari nafkah. apakah saya berdosa ustad kalau saya memutuskan untuk meninggalkan suami saya??
Redaksi salamdakwah.com
9 months ago

waalaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuhu

Apabila suami itu tidak mau shalat sama sekali dan dia suka menyakiti istri maka suami tersebut perlu dinasehati sebaik mungkin. Apabila tidak ada perubahan positif maka layak untuk dilaporkan ke mahkamah syar'iyyah.  Saat menunggu proses di mahkamah  itu istri selayaknya tidak mendekat ke suami tersebut. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"Apa hukum orang yang menghina dan melaknat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, serta mencaci Allah Subhanahu wa Ta'ala? Sampai sekarang orang tersebut tidak bertaubat. Dia melakukan hal itu di hadapan kami, dan di depan para hadirin sebuah majelis ilmu yang besar.


Istri orang tersebut memberitahu kami bahwa perbuatan suaminya itu bukan yang pertama kali. Akan tetapi, dia sering mengucapkan hinaan seperti itu. Sekarang istrinya meminta penjelasan kepada kami terkait statusnya menurut syariat, apakah dia masih dianggap istri dari lelaki tersebut, atau status pernikahan mereka dianggap telah batal setelah kemurtadan ini?

Perlu diketahui bahwa lelaki itu sama sekali tidak pernah menunaikan salat. Dia juga bekerja sebagai musisi yang tampil di berbagai acara pernikahan dan perayaan, tempat bercampurnya lelaki dan perempuan. Apa saran Anda untuk istrinya yang malang itu? Demikianlah, semoga Allah Ta'ala memberi Anda pahala dan melanggengkan Anda sebagai cahaya kaum muslimin di dunia. Wassalamu`alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Mereka menjawab: Menghina Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam merupakan kekufuran dan murtad dari Islam, jika orang yang bersangkutan merupakan seorang muslim. Ini merupakan ijma' (konsensus) para ulama. Demikian pula meninggalkan salat, itu merupakan kekufuran besar sekalipun dia tidak mengingkari kewajibannya. Inilah pendapat yang paling benar dari dua pandangan ulama. Perkara seperti ini wajib diajukan ke pengadilan syariat.
Istrinya harus menjauh dari suaminya jika mengetahui perilaku dan perbuatan suaminya, seperti yang Anda sebutkan, hingga pengadilan memutuskan perkara ini.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Ghadyan selakun Anggota

Abdurrazzaq `Afifi selaku Wakil Ketua

 Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1 /403-404 Fatwa Nomor:13641

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com