SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kesalahan fatal masa lalu


Ikhwan (Medan)
4 weeks ago on Aqidah

pak ustadz, ketika saya kecil, umur 6 tahun, saya pernah dengan sengaja membunuh kucing dewasa dengan menjatuhkan batu berulang2 kali ketas kepala kucing, dan saya tertawa2, dan ketika saya beranjak 9 tahun, saya pernah menyebabkan seekor kucing mati karena terlindas mobil, harusnya saya memindahkan kucing tersebut, namun saya biarkan, ketika saya kuliah, karena kebodohan saya, saya pernah memberikan makanan yang keliru kepada kucing, kucing tersebut memakan batang lunak tumbuh2an dan menyebabkan muntah2 dan mati. sudah beberapa tahun ini saya bersama istri rutin street feeding, dan memelihara 2 ekor kucing. saya tidak bisa berhenti menyesal dan mengucap astaghfirullah al adzim berulang2 kali ketika ingatan tersebut terlintas dalam pikiran saya, saya coba bertaubat tapi ingatan itu terus melintas dan saya bisa gila pak ustadz, saya sangat menyesal dengan perbuatan saya, saya ingin Allah memaafkan saya, saya ingin kucing2 yg pernah terluka dan terbunuh akibat saya memaafkan saya, apakah saya akan dimaafkan Allah pak ustadz? dosa saya sangat2 lah besar, apakah di hari pembalasan mereka akan membalas saya juga pak ustadz? tolong dijawab pak ustadz, terima kasih pak ustadz.
Redaksi salamdakwah.com
3 weeks ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Perbuatan yang dilakukan oleh penanya di masa lalu adalah perbuatan yang kejam terhadap makhluk yang lemah. Perbuatan seperti itu kalau terus dilakukan bisa-bisa menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka. Dalam salah satu hadits disebutkan:


عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «دَخَلَتِ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا، فَلَمْ تُطْعِمْهَا، وَلَمْ تَدَعْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الأَرْضِ»


Dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam Beliau bersabda: "Ada seorang wanita masuk neraka disebabkan mengikat seekor kucing. Dia tidak memberinya makan dan tidak pula melepaskannya agar dapat memakan serangga tanah. HR. Bukhari no.3318 dan Muslim no.2619

Penanya wajib bertaubat kepada Allah ta'ala dari perbuatan dosa itu dan perbuatan dosa lainnya. Ulama' yang duduk di Komisi tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah menjawab pertanyaan orang yang kadang membunuh anjing dengan sengaja:

 لا يجوز تعمد قتل الحيوان غير المؤذي من القطط والكلاب ونحوها ، فاستغفر الله جل وعلا مما حصل منك من القتل لها 

Tidak boleh sengaja membunuh binatang yang tidak mengganggu dan tidak menyakiti baik itu jenisnya kucing, anjing dan yang semisalnya. Mintalah ampun kepada Allah ta'ala atas perbuatan membunuh hewan tersebut yang anda lakukan. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 26/173 

Oleh karena itu penanya perlu bertaubat kepada Allah ta'ala dengan taubat yang sungguh-sungguh dan memenuhi syaratnya. Diantara syarat taubat kepada Allah ta'ala adalah:
1. Ikhlas karena Allah ta'ala
2. Menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan
3. Segera meninggalkan perbuatan tersebut.
4. Bertekad untuk tidak kembali ke dosa tersebut
5. Taubat tersebut dilaksanakan pada saat Taubat masih diterima
lih. Asy-Syarh Al-Mumti' 'ala Zad Al-Mustaqni' oleh syaikh Utsaimin 14/380

Kemudian perbanyaklah berbuat baik, semoga kebaikan-kebaikan itu juga bisa menghapus dosa-dosa penanya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَة