SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bagaimana Sikap Saya Bila Demikian


Ikhwan (Samarinda)
1 week ago on Fiqih

Assalamualaikum..jadi gini ustadz saya sering merasakan seperti ada tetesan yg keluar dari kemaluan tetapi setelah saya liat tidak ada yg basah dari celana saya..mohon jwabannya ustadz.
Redaksi salamdakwah.com
6 days ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Apabila faktanya setelah anda cek tidak ada bekas air kencing di celana anda maka ini berarti was was dari setan yang perlu anda lawan, bila perlu anda memercikkan air di sekitar kemaluan untuk menghentikan keraguan ini. Anda tidak perlu mengulang istinja' hingga anda yakin bahwa cairan itu keluar. Ada Pertanyaan yang ditujukan kepada Ulama' yang duduk di Komisi Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi: Setiap saya telah buang air kecil dan telah beristinja secara sempurna saya sering merasakan ada air seni yang menetes keluar. Yang saya lakukan selama ini adalah mengganti celana dalam saya dengan celana lain yang baru dan membuat saya kerepotan. Saya lakukan ini setiap buang air kecil. Saya menginginkan dan mengharapkan dari yang mulia untuk membimbing saya apa yang wajib kulakukan, semoga Allah membalas Anda dengan pahala.

Mereka menjawab: Segala puji hanya bagi Allah. Selawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul-Nya, keluarga, dan sahabat beliau. Amma ba'du, Apabila kenyataannya seperti yang Anda sebutkan, jika Anda mengetahui bahwa tetesan yang keluar beberapa saat setelah buang air kecil akan terputus maka Anda wajib untuk tidak beristinja atau istijmar(bersuci dengan menggunakan batu) terlebih dahulu hingga ia betul terhenti. Adapun jika jeda antara keluarnya tetesan kencing itu lama, Anda wajib mengulangi wudu dan istinja dan membersihkan pakaian yang terkena najis itu. Sebaiknya Anda tidak melakukan sesuatu berdasarkan keragu-raguan sebab terkadang setan itu membuat Anda merasa seolah-olah ada sesuatu yang keluar dari kemaluan padahal kenyataannya tidak. Tidak perlu mengulang istinja hingga betul-betul yakin bahwa yang keluar adalah tetesan kencing. Anda disyariatkan untuk memercikan air ke sekitar kemaluan setelah selesai berwudu agar keragu-raguan tadi ditutupi oleh percikan itu.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud (Anggota)
Abdullah bin Ghadyan (Anggota)
Abdurrazzaq `Afifi (Wakil Ketua)
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 5/302 Fatwa Nomor:(4279)

 

© 2018 - Www.SalamDakwah.Com