SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

menonton tayangan sihir


Akhwat (yogyakarta)
5 months ago on Fiqih

apakah nonton harry potter mengeluarkan sesorang dari islam dan melakukan syirik? seperti adegan dimana salahsatu karakternya melakukan mantra
Redaksi salamdakwah.com
5 months ago

 

Tidak mesti orang yang menonton harry potter menjadi kafir. namun menonton sihirndan tayangan sihir perlu dihindari karena berbahaya untuk agama seseorang.

 


سئل فضيلة الشيخ صالح الفوزان حفظه الله السؤال الآتي :

" إن بعض القنوات الفضائية يعرضون لقاءات مع السحرة والكهان والمشعوذين ، وبعض المسلمين - هداهم الله - يشاهدون هذه الفقرات من باب التسلية ومعرفة أساليبهم وطرقهم ، ما حكم هؤلاء المشاهدين ؟ هل يصدق عليهم الذهاب إلى الكهان وأنه لا تُقبل لهم صلاة أربعين يوما ؟

فأجاب :

ما زال العلماء يحذرون من هذه القنوات ، ويكررون التحريم ، فيجب على المسلم أن يتجنبها ولا يتساهل في شأنها ، ولا يدخلها في بيته أو في محله ، يجب على المسلمين أن يحذروا منها غاية الحذر .

ولا شك أنه إذا فتحها ونظر إليها أنه يأثم بذلك ؛ لأنه لم يهجرها ولم يبتعد عنها ، فيخشى عليه أن يناله هذا الوعيد ، أنه لا يستجاب له صلاة أربعين يوما ؛ لأنه في حكم من ذهب إلى الكهان ، إذا فتح القناة عليهم قاصدا الاطلاع على ما يعرضون : فإنه في حكم من ذهب إليهم ، لا فرق .

لكن قد يكون في بعض الأحوال : إذا فتح أهل العلم وأهل الغيرة وأهل الحسبة لأجل أن يرصدوا ما فيها من شر حتى يحذروا منها ، وحتى تمنع إذا كان يمكن منعها ، لهذا الغرض لا بأس .

أما إنسان يقضي وقته فيها ، أو يقول أطَّلِعُ عليها - وهو ليس له شأن في الإجراء الذي يقي منها - : فهذا لا يجوز له " انتهى. نقلا من موقعه حفظه الله.

 

Yang Mulia Sheikh Saleh Al-Fawzan )semoga Allah ta'ala menjaga beliau( ditanya pertanyaan berikut:

“Beberapa channel satelit menampilkan wawancara dengan penyihir, pendeta dan dukun, dan beberapa Muslim (semoga Allah membimbing mereka) menonton episode ini untuk hiburan dan untuk mengetahui metode mereka, apa hukumnya bagi pemirsa ini? Apakah tepat bila mereka dikatakan menjadi orang yang pergi ke dukun dan Allah tidak menerima shalatnya selama empat puluh hari?

 

Beliau menjawab:

Ulama' senantiasa memperingatkan masyarakat terkait saluran-saluran ini, dan mereka mengulangi statemen tentang pengharamannya, maka seorang Muslim harus menghindari mereka, tidak mentolerir itu, tidak membiarkannya masuk ke dalam rumahnya atau di tempatnya, kaum Muslim harus berhati-hati terhadap mereka dengan sangat hati-hati.

Tidak diragukan lagi bahwa Jika dia membukanya dan melihatnya maka dia berdosa dengan itu, karena dia tidak meninggalkannya dan tidak berpaling darinya, jadi dia dikhawatirkan terkena ancaman ini, yakni shalatnya selama empat puluh hari tidak diterima, karena ia dihukumi seperti orang yang pergi ke para penyihir, jika dia membuka saluran mereka itu dengan maksud untuk melihat apa yang mereka tampilkan: maka ia diHukumi seperti orang yang mendatangi mereka. tidak ada bedanya.

Tetapi mungkin dalam beberapa hal: Jika para ulama, orang-orang yang punya kecemburuan dalam masalah agama dan orang-orang Hisbah membuka saluran itu untuk mengawasi kejahatan yang ada di dalamnya sehingga mereka bisa memperingatkannya, bahkan mencegahnya jika dapat dicegah, maka untuk tujuan itu tidak apa-apa.

Adapun orang yang menghabiskan waktunya pada tayangan itu, atau dia mengatakan:saya menontonnya padahal dia tidak memiliki sesuatu dalam prosedur yang bisa melindunginya maka ini tidak boleh. Selesai. Dikutip dari situs beliau, semoga Allah melindunginya. http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/4800

wallahu taala a'lam

 

 

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com