SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Jual Beli Di Masjid Untuk Kepentingan Masjid


Ikhwan (Tangerang)
2 months ago on Mu'ammalah

Assalamu'alaikum Apakah hukum transaksi (dari penawaran sampai pembayaran) di masjid untuk kebutuhan masjid itu sendiri, seperti memperbaiki sound sytem, cctv dan semacamnya. Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas perhatian dan jawabannya.
Redaksi salamdakwah.com
2 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 


Hukum jual beli di sini tidak dibedakan, baik itu untuk kepentingan pribadi atau kepentigan masjid. Kami sarankan untuk membicarakan masalah itu di luar masjid. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya:Banyak masjid di Amerika terdiri dari ruangan khusus untuk salat, dan beberapa ruangan lain yang menyatu dengan masjid. Apakah boleh melakukan transaksi jual beli di dalam ruangan-ruangan tersebut guna kepentingan masjid? Dan apakah boleh melakukan transaksi jual beli di ruangan khusus untuk salat, atau mempromosikan barang dagangan dan jasa di sana?
 
Mereka menjawab: Tidak boleh melakukan transaksi jual beli dan mempromosikan barang dagangan di ruangan yang dikhususkan untuk salat jika ruangan tersebut termasuk bagian masjid. Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,''
 

«إذا رأيتم من يبيع أو يبتاع في المسجد فقولوا: لا أربح الله تجارتك»

 
Jika kamu melihat orang menjual atau membeli di masjid maka katakanlah, "Semoga Allah tidak memberi keuntungan pada daganganmu."
 
Dan beliau Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,''
 

من سمع رجلا ينشد ضالة في المسجد فليقل: لا ردها الله عليك

 
Barangsiapa mendengar orang mencari (mengumumkan) barangnya yang hilang di masjid, hendaklah dia berkata, "Mudah-mudahan Allah tidak mengembalikannya kepadamu".
 
Tentang ruangan lain yang tidak dikhususkan sebagai tempat salat, rinciannya sebagai berikut:
Jika dia berada di dalam pagar masjid maka statusnya sama dengan masjid, dan hukum transaksi jual beli di sana sama dengan hukum transaksi jual beli di ruang salat. Adapun jika dia berada di luar pagar masjid sekalipun pintunya menempel pada pagar masjid maka statusnya bukanlah masjid, karena rumah Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam yang dihuni Aisyah radhiyallahu `anha pintunya berada di dalam masjid, dan tidak dihukumi sebagai masjid.
 
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdurrazzaq Afifi (Wakil Ketua Komite)
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 6/287 Pertanyaan Ketiga dari Fatwa Nomor11967
 
 
 
Wallahu ta'ala a'lam 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2018 - Www.SalamDakwah.Com