SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bernadzar Tidak Memakan Makanan Tertentu Namun Melanggar


Akhwat (yogyakarta)
5 days ago on Fiqih

jika fulan bernazar tidak akan memakan makanan itu etapi akhirnya fulan memakan makannan itu apakah makanan itu haram?
Redaksi salamdakwah.com
3 days ago

 

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Hukum asalnya seseorang perlu untuk memenuhi nadzarnya (yang bukan nadzar maksiat), Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ يُحَدِّثُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ خَيْرَكُمْ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ» - قَالَ عِمْرَانُ: فَلَا أَدْرِي أَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ قَرْنِهِ، مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً - «ثُمَّ يَكُونُ بَعْدَهُمْ قَوْمٌ يَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ، وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ، وَيَنْذِرُونَ وَلَا يُوفُونَ، وَيَظْهَرُ فِيهِمُ السِّمَنُ


Aku mendengar 'Imran bin Hushain bercerita bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang hidup pada masaku. Kemudian orang-orang pada masa berikutnya. Kemudian orang-orang pada masa berikutnya. Kemudian orang-orang pada masa berikutnya." Imran berkata; 'Saya tidak tahu apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan 'orang-orang sesudah masa beliau' dua atau tiga kali.' Setelah itu akan datang orang-orang yang memberikan kesaksian padahal mereka tidak dimintai kesaksian. Mereka berkhianat dan tidak dapat dipercaya. Mereka bernazar tanpa meIaksanakannya dan nampak diantara mereka fenomena kegemukan. HR. Muslim no.2535

Apabila orang yang bernadzar tidak mampu untuk memenuhi nadzarnya maka ia wajib melaksanakan kaffarah sumpah, ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang diceritakan oleh Uqbah bin Amir:


«كَفَّارَةُ النَّذْرِ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ»


Kaffarah Nadzar sama dengan kaffarah sumpah. HR. Muslim no.1645

Kaffarah sumpah telah Allah ta'ala sebutkan dan terangkan di Al-Qur'an di surat Al-Maidah ayat 89:


لا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِنْ يُؤَاخِذُكُمْ بِمَا عَقَّدْتُمُ الأيْمَانَ فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ ذَلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُمْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Allah tidak menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpah yang kalian sengaja, Maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi Makan sepuluh orang miskin, Yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluarga kalian, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, Maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpah kalian bila kalian bersumpah (dan kalian langgar). dan jagalah sumpah kalian. Demikianlah Allah menerangkan kepada kalian hukum-hukum-Nya agar kalian bersyukur (kepada-Nya).

Nadzar yang disampaikan oleh penanya dalam pertanyaan jenisnya adalah nadzar mubah. Afdhalnya adalah ditunaikan kaffarahnya (bila memang ada pelanggaran.red) untuk keluar dari perbedaan pendapat. Wallahu ta'ala a'lam 

 

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com