SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Janda Nikah Siri


Akhwat (jakarta)
3 months ago on Keluarga

Saya Wanita Janda usia 32 thn. Saat ini saya berencana menikah siri dengan Pria , dengan menjadi istri ke-2 untuk menghindari fitnah dan dosa Problem saya : saya tidak mungkin untuk memberikan informasi kepada orangtua saya, karena kondisi orangtua sakit resiko nya sangat besar ( jantung ), hingga saat ini pun saya blm memberikan informasi mengenai perceraian apalagi rencana pernikahan ke-2 saya Pertanyaan saya : Jika saya tetap menjalankan pernikahan siri saya, apakah memungkinkan?
Redaksi salamdakwah.com
3 months ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Hukum asalnya tidak sah pernikahan seorang wanita tanpa mendapatkan izin walinya, dalam kasus penanya wali di sini adalah orang tuanya. Ini didasari dalil:
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


لَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ.


Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan keberadaan wali (pihak wanita.pent). HR Abu Daud no.2085. Dishahihkan oleh al-Albani

Pensyaratan wali tersebut bukan hanya diwajibkan pada pernikahan seorang gadis, tapi juga janda. Allah ta'ala berfirman di surat al-Baqarah:232:


فَلاَ تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ.....


Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya.

Seandainya izin wali tidaklah diperlukan pada pernikahan wanita yang telah menikah sebelumnya, niscaya larangan ini tidak begitu berarti karena wanita tersebut bisa langsung menikah tanpa seizin walinya dan larangan menikah seorang wali tidak akan berpengaruh sama sekali untuk pernikahan tersebut. Lihat Asy-Syarh Al-Mumti' 'ala Zad Al-Mustaqni' oleh syaikh Utsaimin 12/69

Imam an-Nawawi rahimahullah menyatakan:
Bahwa pernikahan tanpa wali adalah batil...dan ini adalah pendapat Shahabat Ali, Umar, Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud, Abu Hurairah, Aisyah (radhiyallahu anhum), al-Hasan al-Bashri, ibn al-Musayyib, Ibn Syubrumah, Ibn Abi Laila, Atrah, Ahmad, Ishaq, asy-Syafi'i dan mayoritas ulama'. Mereka semua berkata bahwa tidak sah suatu akad tanpa ada wali.

Kemudian beliau membantah Ahlu adh-Dhohir yang menyatakan bahwa wali hanya syarat di pernikahan gadis dan bukan pernikahan Janda, beliau menulis: bahwa dalil-dali tidak membedakan (antara gadis dengan janda, jadi hukumnya sama.pent). Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab 16/149

Oleh karena itu dia harus menginfokan ini dengan cara terbaik kepada orang tuanya yang akan menjadi wali pernikahan keduanya. Apabila memang benar-benar ia khawatir terhadap kondisi orang tuanya bila ia memberikan info ke orang tuanya maka silahkan sampaikan masalah ini ke pengadilan agama supaya masalah ini didalami lagi sesuai dengan saksi dan bukti yang valid, dari sana ada kemungkinan untuk pengalihan wali atau tidak.

 

Wallahu ta'ala a'lam

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com