SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Suami Berzina dan Izin Nikah lagi


Akhwat (JAYAPURA SELATAN)
1 week ago on Aqidah

Assalamu'alaikum. Saya ingin bertanya apakah haram bagi istri untuk tinggal dengan suami yang melakukan zina lebih dari 20 kali dengan wanita yang sama? Dan bagaimana jika suami meminta izin untuk menikah lagi dengan wanita tersebut atas alasan karena dia memiliki perasaan terhadap wanita tersebut dan tidak memiliki perasaan apapun terhadap istrinya meskipun setelah menikah selama 10 tahun?
Redaksi salamdakwah.com
1 week ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Suami tersebut tidaklah haram bagi istrinya, namun suami itu telah melakukan dosa besar.  Istri perlu untuk menasehatinya supaya menjauhi zina.  Syaikh Ibnu Baz rahimahullahu ta'ala pernah ditanya: Jika seorang lelaki yang sudah menikah berzina, apakah istrinya menjadi haram baginya? Demikian juga dengan wanita?

Mereka manjawab: Masing-masing dari keduanya tidak menjadi haram bagi yang lain. Keduanya wajib bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta`ala dengan taubat yang sebenarnya, dan mengiringinya dengan keimanan yang benar dan amal saleh. Taubat yang sebenarnya yaitu dengan meninggalkan dosa secara keseluruhan, menyesal terhadap perbuatan di masa lalu, dan bertekad untuk tidak kembali melakukannya karena takut kepada Allah, mengagungkan-Nya, mengharap pahala dari-Nya, dan berhati-hati agar tidak terjatuh pada siksa-Nya. Allah Subhanahu berfirman

{وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَى}

Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.


(Allah) Subhanahu juga berfirman

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا}

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya

(Allah) `Azza wa Jalla juga berfirman

{وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Zina adalah pelanggaran berat dan dosa besar. Allah mengancam orang yang melakukan perbuatan syirik, membunuh bukan atas dasar yang dibolehkan syariat, dan berzina dengan siksa yang berlipat ganda pada hari kiamat kekal selama-lamanya. Mereka dalam keadaan rendah dan hina karena telah melakukan dosa besar dan perbuatan sangat tercela.

Hal itu berdasarkan firman Allah Subhanahu

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا 
{يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا}
{إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا}

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barangsiapa melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya).(68) (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,(69) kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh. Ayat al-Quran.

Setiap Muslim dan Muslimah berkewajiban untuk berhati-hati agar tidak terjatuh pada perbuatan keji tersebut dan sarana-sarana yang menghantarkan ke sana dengan penuh kehati-hatian. Hendaknya dia segera betaubat atas kesalahannya pada masa lalu. Sesungguhnya Allah Subhanahu menerima taubat orang yang bertaubat dengan taubat yang sebenarnya dan memberikan ampunan kepada mereka. Majmu' Fatawa Ibnu Baz 22/400-401

Apabila suami itu tidak mau bertaubat dari zina maka istri boleh untuk meminta cerai. Terkait poligami maka tidaklah terlarang bagi seorang suami untuk meminta kerelaan hati istri pertamanya untuk diperbolehkan menikah lagi.   

Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2018 - Www.SalamDakwah.Com