SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Suami Tidur Dg Mertua


Akhwat (Lampung)
4 months ago on Keluarga

Sejak bpk mertua meninggal.ibu mertua minta tidur dg suami saya.baik saat kami berkunjung kermh mertua ataupun saat mertua kerumah kami. Bagaimana sy sebaiknya ustad? Sy tdk prnh melarang utk berbakti tp ini mengganggu pikiran saya.. Ibu dlm kondisi sehat/tdk sakit.sdh saya bicarakan dg suami tp ttp Tdk ada penyelesaian. Bagaimana menurut Islam pak ustad.. Jazakallah..
Redaksi salamdakwah.com
4 months ago

 

 

الحمد لله وحده والسلاة والسلام على من لا نبي بعده

 

Idealnya anak yang sudah dewasa tidak tidur dengan orang tuanya lagi di satu ranjang. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِع

 

Perintahkanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat apabila sudah mencapai umur tujuh tahun, dan apabila sudah mencapai umur sepuluh tahun maka pukullah dia apabila tidak melaksanakannya, dan pisahkanlah mereka dalam tempat tidurnya. HR. Abu Daud no.495. Al-Albani mengatakan hasan shahih

Ibnu Abidin rahimahullahu ta'ala, salah seorang Ulama' madzhab Hanafi menerangkan:

وفي " البزازية " : " إذا بلغ الصبي عشراً : لا ينام مع أمه وأخته وامرأة إلا بامرأته أو جاريته ا.هـ

Dan di al-Bazzaziah disebutkan: Apabila anak telah mencapai usia sepuluh tahun maka ia tidak tidur dengan ibunya, tidak tidur dengan saduarinya, dan tidak tidur dengan perempuan manapun kecuali istri dan budak perempuannya. Hasyiyah Ibnu Abidin 6/382

Imam an-Nawawi rahimahullahu ta'ala menerangkan:

 

لا يجوز أن يضاجع الرجل الرجل ولا المرأة المرأة وإن كان  واحد في جانب من الفراش ، وإذا بلغ الصبي أو الصبية عشر سنين وجب التفريق بينه وبين أمه وأبيه وأخته وأخيه في المضجع

Tidak boleh seorang laki-laki berada di satu tempat tidur dengan laki-laki lain, begitu pula wanita dengan wanita lain meskipun satu orang dari mereka berada di sisi lain kasur. Apabila anak kecil laki-laki atau perempuan telah mencapai usia sepuluh tahun maka wajib untuk dipisahkan antara dia dengan ibunya, ayahnya, saudarinya dan saudaranya di tempat tidur. Raudhatu ath-Thalibin 7/28

Oleh karena itu suami penanya perlu diberi masukan. Apabila suami penanya  faham maka ia juga memberi masukan ke ibunya dengan cara yang baik. Adab ini tidak bermaksud menuduh yang tidak-tidak kepada semua orang dan mahramnya. Ini untuk mengatur, menertibkan dan menjaga dari hal-hal yang tidak baik. Wallahu ta'ala a'lam  

 

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com