SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mimpi Basah Saat Ramadan Lalu Melakukan Onani


Ikhwan (Jakarta)
5 months ago on Fiqih

Assalamualaikum ustad, saya mualaf Sebelumnya saya minta maaf dalam pertanyaan ini, Waktu itu saya tidur pagi lalu ketika saya bangun jam 9 saya mimpi basah tetapi sedikit, karena sangat gatal lalu saya mengeluarkan lagi sisanya dengan cara mastrubasi. Apakah puasa saya batal pak ustad?
Redaksi salamdakwah.com
5 months ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi :
Jika nafsu syahwat seorang Muslim bergejolak di siang hari Ramadhan, dan tidak ada jalan lain untuk meredamnya kecuali masturbasi, apakah puasanya batal? Apakah dalam kondisi seperti itu dia wajib meng-qadha atau membayar kafarat?

Mereka menjawab:
Hukum masturbasi adalah haram, baik di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan. Masturbasi tidak boleh dilakukan. Dasarnya adalah firman Allah Ta'ala,


{وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ} (1) {إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ} (2) {فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ}


Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya(29) kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.(30)Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

Oleh karena itu, siapa pun yang melakukannya di siang hari bulan Ramadhan saat sedang berpuasa hendaknya segera bertobat kepada Allah. Dia juga wajib meng-qadha hari ketika dia batal puasa karena masturbasi. Dia tidak perlu membayar kafarat karena itu khusus berlaku bagi orang yang melakukan hubungan seksual.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 10/256 pertanyaan pertama dari fatwa no.2192

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com