SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bingung mau menerima laki laki yang pengen serius, tapi tidak punya pekerjaan tetap, dan sering hutang sama diri saya sendiri, tidak pernah ingat akan hutang yg sudah dia pinjam


Akhwat (Jawa Tengah)
6 months ago on Keluarga

Assalamu'alaikum ustadz/ustadzah. Mohon solusinya. Maaf pertanyaan saya bertele tele. Jadi ceritanya saya kan dikenalkan sama sepupu, dengan seorang laki laki ADIT (NAMA SAMARAN) baik akhlaknya, rajin mengaji, lulusan pondok terkenal di daerah Jawa Tengah, tutur katanya sopan, sopan sm ibu saya. Sudah 1ยน/2 tahun kenal. tapi awal awal kenal baru saja 2 bulan dia sudah mengusik tabungan ku, dalam arti dia tidak punya uang sama sekali dan pekerjaannya pun saat itu cuma kerja proyek, luntang lantung nyari kerjaan baru di pabrik buat memperbaiki keuangannya tapi malah buat dia kebingungan dapatkan uang untuk bayar cicilan montornya, akhirnya pinjam ke saya, saya kasihan uang tabungan dong sama MAS ADIT (SAMARAN), kala itu saya bilang "mas ini uang tabunganku, jd minta tolong nnti dibayar ya, jgn sampai lupa". Dan begitu terus sampai bln ini April 2020. kenal satu setengah tahun dia sudah mengulangi hutanganya lagi untuk ke 4 kalinya. Yang terakhir dia merengek minta tolong pinjam uang buat beli hp, karna hp sudah rusak, karna kasihan, tak pinjami lah dengan uang tabungan saya kembali. Jd dlm waktu satu stgh tahun kenal itu saya sulit untuk nabung, bener bener tabungan yg harusnya sudah dapat banyak, tp begitu berulang ulang trs hutangnya ke saya. Sy padahal sudah bilang, minta tolong dibayar ya hutangnya mas. Lhah posisi seperti ini dia kerja pabrik, pabriknya libur karna COVID19, dia tidak ada penghasilan sama sekali, akhirnya tidak bisa bayar hutangnya ke saya sampai saat ini. Saya berfikir mau mengakhiri hubungan saja penderitaan dengan MAS ADIT (SAMARAN), Karna kalau trs di lanjutkan malah membuat saya bakal susah untuk nabung. Akhirnya saya pun merasa ikhlas lahir batin setelah dia pinjam2 uang ke saya. Di sisi lain, kami sudah kenal dgn ibu masing masing, sudah kenal keluarga, tapi blm tunangan, ibu saya tidak mau kalau saya putus dan MAS ADIT(SAMARAN) tidak mau juga untuk putus, karna ibu saya pikir dia cowok yg lemah lembut, tutur kata sopan, jd ibu saya sudah terlalu suka dengan MAS ADIT (SAMARAN), tp ya merugikan bagi saya. Saya berfikir pngn putus hubungan sama MAS ADIT (SAMARAN) karna dia nggk punya pekerjaan tetap, pabrik pun nggk tau bakal lanjut apa tidak, apalagi dngn wabah virus COVID19 jd terpaksa tidak kerja dan nggk punya penghasilan otomatis kalau tidak punya uang larinya bakal hutang ke saya lagi. Dan nanti saya bingung, uang tabungan malah keluar trs buat MAS ADIT (SAMARAN) tp dia nggk ada niatan untuk bayar. Tp saya suka karna laki laki tsb tidak suka marah, tidak emosional, akhlak baik, tetapi ya gitu suka mengusik uang tabungan saya. Mohon solusinya, apakah saya harus bertahan mengikuti omongan orang tua tp saya rugi dlm masalah keuangan, atau putus saja, atau saya fokus untuk sendiri dan tidak usah memikirkan jodoh saya siapa. Mohon maaf, mohon diberikan solusinya Ustadz/Ustadzah ๐Ÿฅบ
Redaksi salamdakwah.com
6 months ago

 

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

 

Apabila maksud penanya adalah penanya punya hubungan khusus dengan adit atau dengan kata lain berpacaran maka yang pertama harus dilakukan adalah menghentikan hubungan pacaran karena itu bermasalah. Silahkan lihat pembahasan sebelumnya di link berikut: http://www.salamdakwah.com/pertanyaan/2654-barpacaran-yang-baik

Apabila penanya dan aditi yang sebelumnya menjadi pacar pananya itu telah bertaubat kepada Allah ta'ala dan ia sanggup untuk mencari nafkah maka silahkan mengajukan kepada wali penanya untuk melakukan komunikasi untuk memproses ke jenjang pernikahan.

Apabila memang nampak bahwa adit tidak bersemangat dan tidak berusaha maksimal dalam mencari nafkah atau mencari rizki maka tidak salah bila penanya menolak dijodohkan dengannya. Nabi shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, "

ูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุดูŽุฑูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุจูŽุงุจู ู…ูŽู†ู ุงุณู’ุชูŽุทูŽุงุนูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ุจูŽุงุกูŽุฉูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุชูŽุฒูŽูˆูŽู‘ุฌู’ ุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽุบูŽุถูู‘ ู„ูู„ู’ุจูŽุตูŽุฑู ูˆูŽุฃูŽุญู’ุตูŽู†ู ู„ูู„ู’ููŽุฑู’ุฌู

Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah memiliki kemampuan maka hendaknya dia menikah, karena hal tersebut lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.

Silahkan menyampaikan kepada ibu penanya fakta-fakta terkait perekonomian adit dan hutang-hutangnya sehingga beliau tahu bahwa penolakan penanya cukup beralasan. Wallahu ta'ala a'lam

 

 

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com