SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah boleh berpuasa pada hari" besar agama lain?


Akhwat (Batam)
1 month ago on Ibadah

Assalamualaikum ustadz, mohon pencerahannya?? Apakah ketika kita hendak mengganti puasa ramadhan sebelumnya atau seseorang ingin puasa sunnah namun pada kalender sekarang yg digunakan adalah kalender masehi dan di hari ingin berpuasa itu merupakan tanggal merah atau hari besar umat agama lain, apakah boleh kita berpuasa?? Takutnya ada kesalahan kita dikira sedang berpuasa karna ikut merayakan hari besar mereka dan Allah SWT tidak menerima puasa kita dan malah membuat Allah tidak menyukai kita?? Terimakasih banyak pak ustad, wassalamualaikum wr.wb
Redaksi salamdakwah.com
1 month ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Kalau memang hari itu orang non muslim mengagungkan hari itu dalam bentuk berpuasa maka kami sarankan untuk mencari hari lain supaya tidak masuk dalam meniru-niru kekhususan mereka. Bila kita memang tidak punya kebiasaan di hari itu. Seperti orang yang tidak terbiasa puasa tiga hari setiap bulan kemudian dia memilih salah satu tanggalnya sama dengan hari besar agama lain. 

 

قال الكاساني في بدائع الصنائع: يكره صوم يوم السبت بانفراده, لأنه تشبه باليهود, وكذا صوم يوم النيروز, والمهرجان, لأنه تشبه بالمجوس, وكذا صوم الصمت وهو أن يمسك عن الطعام, والكلام جميعا, لأن النبي صلى الله عليه وسلم نهى عن ذلك، ولأنه تشبه بالمجوس, وكره بعضهم صوم يوم عاشوراء وحده لمكان التشبه باليهود, ولم يكرهه عامتهم, لأنه من الأيام الفاضلة, فيستحب استدراك فضيلتها بالصوموقال الرحيباني في مطالب أولي النهى: ويكره صوم يوم النيروز وهو: اليوم الرابع من فصل الربيع، وصوم يوم المهرجان ومعناه: روح السنة, وهو: اليوم التاسع من فصل الخريف, قال الزمخشري: لما فيه من موافقة الكفار في تعظيمها، و يكره إفراد كل عيد لكفار بصوم, أو كل يوم يفردونه بتعظيم, ذكره الشيخان وغيرهما, إلا أن يوافق عادة فلا كراهة

 Al-Kasani berkata dalam Bada'i Al-Sanai': makruh hukumnya puasa pada hari Sabtu saja, karena itu mengandung penyerupaan dengan orang-orang Yahudi, begitu pula puasa pada hari Nowruz, dan saat mahrajai, karena itu mengandung penyerupaan diri dengan orang-orang Majus, begitu pula hukumnya puasa diam, yang itu merupakan menahan diri makanan dan berbicara. karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam ,elarang itu., dan berkat Mirip dengan orang Majus, dan beberapa dari mereka membenci puasa pada hari Asyura saja, ke tempat meniru orang-orang Yahudi  

وقال الرحيباني في مطالب أولي النهى: ويكره صوم يوم النيروز وهو: اليوم الرابع من فصل الربيع، وصوم يوم المهرجان ومعناه: روح السنة, وهو: اليوم التاسع من فصل الخريف, قال الزمخشري: لما فيه من موافقة الكفار في تعظيمها، و يكره إفراد كل عيد لكفار بصوم, أو كل يوم يفردونه بتعظيم, ذكره الشيخان وغيرهما, إلا أن يوافق عادة فلا كراهة

Al-Ruhaibani mengatakan di kitab mathalib uli nuha: makruh hukumnya berpuasa pada hari Nowruz, yaitu: hari keempat musim semi, dan puasa hari mahrajan dan artinya: semangat tahun ini, yaitu: hari kesembilan musim gugur, Al-Zamakhshari mengatakan: ini karena menyamaii orang kafir dalam mengagungkannya.Makruh hukumnya berpuasa   secara khusus pada hari raya orang kafir, atau berpuasa secara khusus pada hari hari yang mereka agungkan, diini disebutkan oleh dua syekh dan yang lainnya, kecuali bila puasa ini pas dengan hari kebiasaan dia untuk berpuasa pada hari itu maka itu tidak makruh

Wallahu ta'ala a'lam

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com