SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ibu Menyuruh Pinjam Uang di Koperasi


Akhwat (bengkulu)
1 year ago on Riba

assalamualaikum ustad saya punya pertanyaan ibu saya meminta tolong pada saya untuk meminjam uang di koperasi kantor tempat saya bekerja, pertama saya sempat menolak karena saya tau itu riba, tapi ibu saya meminta lagi sambil hampir menangis, saya benar2 binggung ustad apa yang harus saya lakukan, saya tidak punya uang yg ibu saya minta jadi cara satu2 nya hanya dengan meminjam di koperasi, tapi saya takut, karena riba diharamkan ALLAH tapi saya juga tidak ingin menolak ibu saya, saya takut jika ibu saya meminjam ke tempat lain yang riba nya lebih besar. tolong solusi nya ustad, terimakasih
Redaksi salamdakwah.com
1 year ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Cobalah menasehati lagi ibu anda. Diantara cara menasehati beliau  adalah: 
1. Pemilihan waktu dan tempat yang tepat untuk menyampaikan masukan.

2. Tidak terlihat menggurui dan sok pintar

3. Melakukan pendekatan emosional yang baik sebelum menuju ke inti nasehat, dan menunjukkan bahwa ini dilakukan karena keperdulian kepada sesame teman dan saudara seiman.

4. Menyebutkan begitu jeleknya gambaran perbuatan riba dalam Islam. Berikut ini beberapa nash yang menggambarkan buruknya riba

Nash pertama: Allah ta’ala memerintahkan pelaku riba untuk berhenti dan mengancam pelaku yang terus berkecimpung dengan memeranginya, Allah ta’ala berfirman:


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ 

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لا تَظْلِمُونَ وَلا تُظْلَمُونَ 

 

278. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa Riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.


279. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak Menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

Nash kedua:
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menerangkan kejinya perbuatan ini, beliau bersabda:


الرِّبَا سَبْعُونَ حُوبًا، أَيْسَرُهَا أَنْ يَنْكِحَ الرَّجُلُ أُمَّه 

“Riba itu terdiri dari tujuhpuluh cabang dosa. Yang paling ringan dosanya adalah seperti seseorang yang menikahi ibunya sendiri” HR. Ibnu Majah no.2274

Apabila sudah diketahui keharaman riba maka anda tidak boleh mengikuti arahan orang tua anda, karena arahannya tersebut menyelisihi syariat Allah ta'ala. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan

Taat kepada kedua orang tua hukumnya wajib dalam hal yang ma'ruf (baik), adapun bila kedua orang tua memerintahkan untuk bermaksiat maka tidak boleh mentaatinya, ini berdasarkan perkataan Nabi shallallahu alaihi wa sallam


إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي المَعْرُوْفِ


"Sesungguhnya kepatuhan itu hanya pada kebajikan.''

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud (Anggota) 
Abdullah bin Ghadyan (Anggota)

Abdurrazzaq `Afifi (Wakil Ketua) 
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua Komite)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/541. Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor: 5994

Apabila ibu anda dalam keadaan darurat seperti kehilangan nyawa bila tidak berhutang riba (karena tidak ada jalan halal misalnya) maka boleh berhutang riba. Namun bila pendorongnya bukanlah hal yang darurat maka tidak boleh mengikuti arahan beliau.

Semoga Allah ta'ala mudahkan urusan anda 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com