SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Selisih Pandang Dengan Keluarga Non Muslim


Akhwat (Jakarta pusat)
8 months ago on Keluarga

Asalammualaikum .. pak ustad .. Saya seorang istri dan suami saya mualaf .. saya terkadang merasa beda pendapat sama suami dan klurga suami saya .. apa yg harus saya lkukan agar tidak ada perselisihan dalam rumah tangga saya trimakasih
Redaksi salamdakwah.com
8 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Semoga Allah ta'ala yang maha agung berkenan untuk memberikan hidayah kepada keluarga suami penanya supaya memeluk Islam. Sebenarnya perselisihan seseorang dengan keluarga pasangan hidupnya bukan hanya terjadi pada keluarga non muslim namun keluarga muslim juga ada perselisihan. 

Secara umum bisa difahami bahwa perselisihan dengan orang lain ada yang bentuknya masih bisa dikompromikan dan ada keleluasaan di situ contohnya berbeda dalam makanan (yang disepakati kebolehannya oleh semua pihak) yang diprioritaskan untuk dikonsumsi, berbeda dalam memilih perabotan ((yang disepakati kebolehannyanya oleh semua pihak)) dll. Dalam bentuk semacam ini maka tidak masalah meninggalkan pendapat pribadi secara keseluruhan dan mengikuti pendapat orang lain supaya bisa menghindarkan sekat sekat jarak di antara semua pihak. 

Ada juga perselisihan yang tidak bisa dikompromikan dan memang tidak ada keleluasaan di situ contohnya seorang muslim meyakini bahwa babi hukumnya haram dikonsumsi sedangkan sebagian non muslim berpandangan bahwa itu boleh dikonsumsi, seorang non muslim mengajak muslim supaya ikut merayakan hari besar non muslim dll. Dalam keadaan semacam ini seorang muslim harus tetap berpegang teguh dengan prinsipnya dengan tidak ikut memakan babi dan tidak ikut merayakan hari besar agama lain. Namun perlu diperhatikan bahwa seorang muslim ketika tidak ikut memakan babi dia bisa menerangkan sebab ketidakikut sertaannya dalam mengkonsumsi babi dan merayakan hari besar agama lain saat ia diminta ikut, dan ini adalah opsi yang yang bagus untuk dipilih. Ada juga opsi tidak menyampaikan sebab hakiki seorang muslim tidak ikut mengkonsumsi babi dan tidak ikut berpartisipasi dalam perayaan hari besar agama lain namun dengan alasan yang riil dan sifatnya umum, mislanya sedang membatasai makanan yang diknsumsi atau dan sedang sibuk dengan oekerjaan yang perlu dikerjakan segera. Apabila nanti ada anggapan intoleransi sehingga non muslim menjaga jarak maka seorang muslim tetap perlu berbuat baik kepada non muslim itu sebisa mungkin seperti cerita Nabi Ibrohim dan ayahnya.

Berikut ini kisah dakwah Nabi Ibrahim kepada ayahnya yang tidak beriman dalam surat Maryam


قَالَ أَرَاغِبٌ أَنْتَ عَنْ آلِهَتِي يَا إِبْرَاهِيمُ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ لأرْجُمَنَّكَ وَاهْجُرْنِي مَلِيًّا (٤٦)قَالَ سَلامٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا


46. berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, Hai Ibrahim? jika kamu tidak berhenti, Maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama".

47. berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di menafsirkan ayat yang menunjukkan respon Nabi Ibrohim terhadap sikap keras kepala ayahnya padahal sudah didakwahi:

Maka alkholil (Ibrahim.pen) menjawab dengan jawaban hamba Allah ketika berbicara dengan orang yang tidak mengetahui. Beliau tidak mencelanya dan tidak meresponnya dengan sesuatu yang tidak disukai, akan tetapi beliau bersabar. Beliau mengatakan:


سَلاَمٌ عَلَيْكَ


Anda akan selamat dari celaanku yang tidak Anda sukai.


سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا


Aku tetap mendoakan Anda supaya mendapat hidayah untuk memeluk Islam dan supaya Anda mendapat maghfiroh sehingga Anda mendapat ampunan. Taisir Al-Karim Ar-Rahman Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di hal.494.

Dalam kaitan menjaga hubungan dengan non muslim kIta perlu ingat bagaimana Nabi shalallahu alaihi wa sallam berhubungan baik dengan paman beliau (Abu Thalib) yang tidak mau masuk Islam hinga akhir hayat. Kita juga perlu ingat hubungan Nabi dengan salah satu anak Yahudi yang membantu beliau. Dan banyak contoh contoh lain.  

Wallahu ta'ala a'lam

    

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com