SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Melarang Istri Berkunjung ke Orang Tua


Akhwat (kediri)
3 months ago on Keluarga

assalamualaikum wr. wb. ustadz saya mau bertanya, bagaimana hukumnya jika suami melarang istri berkunjung ke rumah orang tua? apa yang seharusnya dilakukan istri padahal jarak rumahnya dengan orang tuanya berdekatan? bagaimana dan apa yang harusnya dilakukan sang istri untuk terus berbakti kepada orang tua? sedangkan posisi kedua orang tua sang istri hanya tinggal sendiri. terimakasih ustadz.. wassalamualaikum wr. wb
Redaksi salamdakwah.com
3 months ago

 

Wallaikumussalam warahmatullahi wa barakatuhu

Apabila pelarangan itu dilandasi alasan yang syar'i maka istri wajib taat. Apabila alasannya tidak syar'i maka istri bisa memberikan masukan kepada suami dan membawakan fatwa Ulama' dalam masalah ini. Diantaranya adalah fatwa Syaikh Ibnu Baz rahimahullah ta'ala. Ada pertanyaan yang dilemparkan kepeda Syaikh Ibnu Baz  yang   mirip dengan yang disampaikan: Apakah melarang istri saya untuk mengunjungi rumah orang tuanya termasuk pemutusan tali silaturrahim?

 

Beliau menjawab:

Melarang istri melakukan hal tersebut tidaklah diperbolehkan. Kunjungannya harus diatur supaya tidak memberikan mudhorot kepada anda dan tidak terjadi pemutusan tali silaturrahim. Wajib memberikan istri kesempatan untuk mengunjungi ayah dan saudara-saudara dia dalam rangka silaturrahim, kecuali bila kunjungan tersebut berefek kerusakan. Apabila di rumah ayahnya ada kejelekan atau ayahnya bukan orang baik dan mengunjunginya akan memberi mudhorot kepadanya atau ayahnya itu mengajaknya berbuat mungkar maka suami boleh melarangnya

 

Apabila ayahnya baik, dan bagus, sedangkan mengunjunginya tidak menimbulkan mudharat untuk anda dan dia maka janganlah dilarang mengingat bila itu dilakukan maka itu termasuk memutus tali silaturrahim dan kedurhakaan kepada orang tua.

 

Oleh karena itu tidak layak melarang dia. Wanita wajib menyambung tali silaturrahim dan anda wajib untuk memfasilitasi itu. Berdiamnya istri di rumah anda dan pelayanannya sesuai dengan (urf) kebiasaan masyarakat, sedangkan di urf masayarakat muslim seorang wanita mengunjungi ayahnya, ibunya dan kerabat-kerabatnya. Anda tidak berhak melarang dia kecuali bila kunjungan ini mengendung kejelekan yang memberikan mudhorot untuk agama istri atau kunjungan itu merugikan anda maka boleh bagi anda untuk melarang dia.

 

Apabila ayahnya fasiq dan kunjungan istri berefek buruk kepada si istri atau kepada anda, atau saudaranya atau pamannya. Ini bila dalam kunjungannya ada keburukan untuk anda atau dia. Kala itu maka boleh untuk melarangnya.    https://www.binbaz.org.sa/noor/11660

Wallahu ta'ala a'lam

© 2018 - Www.SalamDakwah.Com