SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mengeluh


Akhwat (Cilacap)
8 years ago

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuh

Ustadz...dosakah seorang hamba yang banyak mengeluh kepada Allah?
Redaksi SalamDakwah
8 years ago

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Setiap mu’min dalam kehidupannya akan mendapatkan cobaan dari Allah ta’ala, Allah ta’ala berfirman:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ
(العنكبوت:٢)
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

Dan sikap yang tepat kala menerima ujian dan cobaan adalah bersabar, meminta jalan keluar kepada Allah ta’ala kemudian berusaha mengatasinya dengan usaha-usaha yang nyata.
Dan termasuk hal yang baik jika seorang mu’min mengadukan kesusahan dan kesedihannya kepada Allah ta’ala serta memperlihatkan kelemahan diri hanya kepada-Nya, sedangkan dihadapan manusia dia adalah manusia yang tegar dan kuat dalam segala kondisi. Begitulah sikap Nabi Ya’qub, Allah ta’ala berfirman mengenainya:

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ
(يوسف:٨٦)
Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."

Dalam tafsirnya syaikh As-Sa’di menerangkan makna ucapan Nabi Ya’qub tersebut bahwa hanya kepada Allah ta’ala dia mengadukan kesedihannya, bukan kepada anak-anaknya atau selain mereka. Lih. Taisir Al-Karim Ar-Rahman fi Tafsir Al-Kalam Al-Mannan hal.404

Mengadu disini dibolehkan jika bukan dalam rangka protes terhadap apa yang Allah ta’ala taqdirkan, karena menentang takdir Allah ta’ala merupakan kemaksiatan. Wallahu ta’ala a’lam bish-showab

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com