SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ikut Organisasi Kemahasiswaan Supaya Dapat Pekerjaan Bagus


Ikhwan (Bandung)
3 months ago on Aqidah

Assalamualaikum ustadz, saya seorang mahasiswa di universitas umum,mau tanya, bagaimana hukumnya mengikuti organisasi kampus yang rata rata kegiatan nya bercampur baur antara ikhwan dan akhwat?, dengan iming iming kalo ikut organisasi itu, dapat CV yang bagus buat keterima bekerja di sebuah perusahaan. Sekian, terimakasih
Redaksi salamdakwah.com
3 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Apabila organisasi kemahasiswaan itu menuntut terjadinya pelanggaran syariat seperti ikhtilat yang bisa mengarahkan kepda zina maka kami sarankan penanya untuk tidak mengikuti kegiatan organisasi itu.  Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin pernah ditanya," Pertanyaan: Bolehkah bagi wanita bekerja di satu tempat yang ikhtilat (bercampur, bergabung) bersama laki-laki. Perlu diketahui bahwa di tempat yang sama juga ada wanita lainnya.

Beliau menjawab: Menurut pendapat saya, tidak boleh ikhtilat di antara laki-laki dan wanita yang bekerja di kantor pemerintah atau non pemerintah, atau sekolah-sekolah pemerintah atau swasta. Sesungguhnya ikhtilat mengakibatkan banyak kerusakan, sekalipun tidak ada padanya selain hilangnya sifat haya bagi wanita dan sirnanya kewibawaan pada laki-laki, karena ikhtilat laki-laki dan wanita menjadikan sirnanya wibawa laki-laki dan hilangnya sifat malu dari wanita terhadap laki-laki. Ini (maksud saya ikhtilat laki-laki dan wanita) bertentangan dengan tujuan syari'at Islam dan menyalahi tuntunan salafus shalih. Bukanlah engkau mengetahui bahwa Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wassalam menjadikan tempat khusus untuk wanita apabila pergi ke Mushalla atau masjid, agar tidak ikhtilat dengan laki-laki? Sebagaimana disebutkan dalam hadits: Sesungguhnya ketika selesai khutbah kepada laki-laki, beliau turun dan pergi ke tempat wanita, lalu memberi nasehat dan memperingatkan mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak bisa mendengar khutbah Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wassalam dan jika mendengar mereka tidak bisa memahami semua yang disampaikan oleh Rasulullah. Kemudian, apakah engkau tidak mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


((خَيْرُ صُفُوْفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا, وَخَيْرُ صُفُوْفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا ))


"Sebaik-baik shaf wanita adalah yang terakhir dan seburuk-buruknya adalah yang pertama, dan sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang pertama dan seburuk-buruknya adalah shaf terakhir."

Hal itu tiada lain kecuali dekatnya shaf wanita yang paling depan dengan laki-laki maka ia adalah shaf paling buruk dan jauhnya shaf wanita yang belakang dari laki-laki maka ia adalah sebaik-baik shaf. Apabila hal ini di dalam ibadah yang dilakukan bersama-sama maka bagaimana kalau bukan ibadah? Padahal sudah diketahui bahwa di saat beribadah, manusia sangat jauh dari hal-hal yang terkait dengan urusan sex, bagaimana bila ikhtilat itu bukan dalam ibadah? Syetan mengalir di tubuh manusia seperti aliran darah, maka sangat mungkin akan terjadi fitnah dan keburukan besar dalam ikhtilath ini.

Ajakan saya kepada saudara-saudara saya agar menjauhi ikhtilat dan agar mereka mengetahui bahwa hal itu adalah bahaya yang paling dikhawatirkan terhadap laki-laki: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,"


(مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ)


"Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya terhadap laki-laki dari pada wanita."

Al-Hamdulillah, kita kaum muslimin mempunyai keistimewaan yang membedakan kita dengan yang lain. Kita harus memuji Allah Subhanahuwata’alla karena telah memberi karunia kepada kita. Kita wajib mengetahui bahwa kita mengikuti syari'at -Nya Yang Maha Bijaksana, Yang Mengetahui segala sesuatu yang memperbaiki hamba dan negeri. Kita harus mengetahui bahwa orang yang menjauh dari jalan Allah Subhanahuwata’alla dan dari syari'at-Nya, sesungguhnya mereka berada dalam kesesatan dan perkara mereka menuju kesesatan. Karena inilah, kita mendengar bahwa bangsa-bangsa yang ikhtilat laki-laki dan wanitanya, sekarang mereka ingin berlepas diri dari hal ini, akan tetapi bagaimana mungkin mereka dapat menghindar nya ke tempat yang jauh. Kami memohon kepada Allah Subhanahuwata’alla agar menjaga negara kita dan negara kaum muslimin dari segala keburukan, kejahatan dan fitnah. Fatawa Islamiah 3/93-94

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan," Hukum ikhtilat perempuan dan laki-laki muslim di negeri Islam adalah haram, dan kewajiban para penanggung jawab badan/lembaga yang ada ikhtilat di dalamnya adalah melakukan pemisahan pegawai perempuan dan laki dan memberi mereka tempat masing-masing sebab terdapat kerusakan dalam ikhtilat yang ini bisa diketahui oleh orang yang penalarannya rendah. Fatawa Islamiah. Anda minta dan usul kepada atasan anda untuk menugaskan anda di tempat terpisah. Semoga Allah mudahkan anda melaksanaan syariat Allah dan menjauhi larangan nya. Fatawa Islamiah 3/92-93

Apabila penanya bertakwa kepada Allah ta'ala maka biidznillahi ta'ala ia akan memperoleh pekerjaan ketika lulus. Allah ta'ala berfirman dalam surat Ath-Tholaq ayat dua dan tiga:


وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا ٣


2……Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar.

3. dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Di lihat di lapangan bisa diketahui bahwa tidak sedikit mahasiswa yang tidak melakukan ikhtilat (baik itu karena sistem atau memang kesadaran sendiri) ketika lulus ia bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus. Kami nasehatkan kepada penanya untuk memaksimalkan belajar ilmu yang ia rencanakan akan ia pakai di pekerjaannya dan insya Allah ia akan mendapatkan pekerjaan yang baik atau ia akan cepat naik pangkat karena kemampuan dan skiilnya. Wallahu ta'ala a'lam 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com