SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib?


Ikhwan (Jakarta timur)
6 months ago on Fiqih

Assalamu'alaikum ustadz. Saya ingin bertanya bagaimanakah tata cara mandi wajib yang benar. Lalu jika ada dalam tata cara tersebut di haruskan untuk berwudhu, apakah harus membaca niat wudhu? Mohon bantuannya, Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Redaksi salamdakwah.com
6 months ago

وعليكم السلام وروحمة الله وبركاته

 

Berikut ini petikan keterangan syaikh Utsaimin rahimahullah ta'ala tentang mandi wajib: Cara yang disunnahkan (urutan yang dilakukan saat mandi wajib.pen):

Pertama: Mencuci tangan yaitu kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.

Kedua: Mencuci kemaluan dan menghilangkan bekas jenabah.

Ketiga: Berwudhu sebagaimana jika akan melaksanakan shalat, yaitu dengan kumur-kumur dan memasukkan air ke hidung, mencuci wajah, dua lengan, membasuh kepala dan dua telinga serta mencuci kedua kaki.

Keempat: Menyiramkan air ke kepala. Apabila sudah diperkirakan bahwa air telah menyentuh kulit kepala maka air disiramkan ke kepala sebanyak tiga kali. Air harus sampai ke pangkal rambut.

Ke lima: Menyiramkan air ke sisa badannya sekali.

Cara ini adalah disyariatkan sebagaimana disebutkan dalam hadits Aisyah radhiyallahu anha yang berbicara mengenai sifat mandi Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
http://www.ibnothaimeen.com/all/noor/article_855.shtml

Hadits yang dimaksud oleh syaikh Utsaimin kemungkinan besar adalah hadits berikut:


عَنْ عَائِشَةَ، زَوْجِ النَّبِيِّ صلّى الله عليه وسلم " أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الجَنَابَةِ، بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي المَاءِ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ المَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ.


Dari 'Aisyah, isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya."HR. Bukhari no.248 dan Muslim no.316

Tidak wajib melafalkan niat wudhu. Cukup berniat di dalam hati bahwa seseorang akan melaksanakan  wudhu sebagai salah satu rangkaian melaksanakan mandi wajib. Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com