SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Potongan Rambut Pria


Ikhwan (Yogyakarta)
1 year ago on Fiqih

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pak Ustadz, saya menyukai potongan rambut bergaya militer, seperti model TNI. Akan tetapi, saya ragu kalau saja potongan itu adalah Qaza'. Apakah potong rambut model tamtama TNI (cepak dengan semi gundul di samping) merupakan Qaza'? Terima Kasih Banyak, Pak Ustadz Jazakallahu khairan....
Redaksi salamdakwah.com
1 year ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

 

Kami tidak tahu persis gambaran model rambut yang penanya tanyakan namun secara umum kami sarankan kepada penanya supaya bila mencukur rambut tidak mencukur sebagian kepala kemudian bagian yang lain tidak dicukur. Apabila menipiskan rambut maka saran kami jangan menipiskan sebagian rambut kepala kemudian membiarkan bagian lain tidak ditipiskan.  

 

 

Syaikh Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqiti menerangkan:Barang siapa memendekkan ujung rambutnya kemudian rambut tengah kepala sengaja di bikin lebat maka ini tercakuo dalam larangan ini karena ada unsur meniru-niru orang yang rusak. Sebagian Ulama' rahimahumullah mengisyaratkan itu. Dulu kami mengetahui ulama' ulama' awal dulu rahimahumullah sangat keras sikapnya terhadap penipisan sebagian rambut tanpa yang lain. Mereka dulu menganggap itu termasuk qaza'. Mereka mengatakan: Engkau menipiskan semuanya atau mencukur semuanya. Inilah hukum asal yang diamalkan oleh para Ulama'. Selesai dari Syarh Zad al-Mustaqni'

 

Hadits yang disinggung oleh syaikh adalah hadits yang ada di dua kitab shahih (Bukhori dan Muslim) dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma berkata:

 

نهى رسول الله صلى الله عليه وسلم عن القزع. أن يُحْلَقَ رأس الصبي ويترك بعض شعره

“Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam melarang tentang Qaza’. Yaitu mencukur rambut anak dan meninggalkan sebagian rambutnya.

 

Dari beliau (Ibnu Umar radhiallahu anhuma) sesungguhnya Nabi sallallahu alaihi wa sallam melihat anak dipotong sebagian rambutnya dan meninggalkan sebagian lainnya. Maka beliau melarang akan hal itu. Seraya bersabda, “Cukurlah semuanya atau biarkan semuanya."

 

Wallahu ta'ala a'lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2022 - Www.SalamDakwah.Com