SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dilarang menikah karena adat


Akhwat (Blitar)
7 months ago on Fiqih

Assalamualaikum ustadz, saya wanita berumur 23 tahun. Saya ingin curhat dan bertanya beberapa hal mengenai pernikahan. Jadi beberapa bulan yang lalu saya memang sedang dekat dengan seorang laki laki, dimana dia adalah teman saya sendiri sejak kecil. Dan memang sudah lama sekali kami tidak berjumpa dan berbicara langsung maupun tidak langsung. Meskipun kami dipertemukan mulai dari tk, smp (pernah juga sekelas) kemudian smk sempet juga 1 sekolah. Nah suatu saat kami mulai bertukar nomor telvon dan sejak saat itu kami mulai bertukar cerita. Kemudian ketika ibu saya sakit, saya sempet down waktu itu. Dan sempet ada permintaan dalam hati saya kepada allah swt bahwa ketika keadaan saya begitu saya berharap dikirimkan seseorang yang bisa menghibur saya dan menemani saya. Nah kemudian teman kecil saya tadi malahan yang datang dan menghibur saya dan menemani saya dan sejak saat itu kami mulai dekat. Sampai pada akhirnya ibu saya meninggal dunia. Dan kami masih saja dekat dan malah makin dekat. Sampai pada akhirnya dia mengajak saya untuk berkomitmen. Dan saya juga pertama kali mengenalkan dia kepada keluarga saya sebagai calon saya, dan keluarga saya tidak mempermasalahkan apapun. Hingga ketika dia memperkenalkan saya kepada keluarganya, mereka malah keberatan tentang orang tua saya yang tidak lengkap. Yang katanya tidak boleh menikah jika keluarga pasangan tidak lengkap. Kalau dipaksakan menikah maka akan terjadi tidak baik di rumah tangga kami nantinya. Dan banyak juga contohnya kasus seperti ini dan memaksakan untuk menikah. Dan memang tidak ada solusi untuk itu katanya. Sampai orang tuanya bilang bahwa saya bukan jodohnya dia. Dan aku sama dia sempat down dan juga tidak ingin berpisah satu samalain mengingat kami sudah punya banyak rencana sebelumnya. Dan memang sama sama sudah malas untuk berpacaran dan emang pengen serius. Akhirnya dia berusaha tanya lagi sama orang tuanya. Dan jawabannya pun tetap sama. Nah, pertanyaan saya, apa benar kalau orang tua dia seperti itu dia emang bukan jodoh saya ? bagaimana menurut islam mengenai hal tersebut ? Apakah benar itu semua adalah takdir ? Lalu apa yang harus saya lakukan ? Apakah saya salah jika merasa saya tidak adil jika berpisah hanya karena adat ? Apakah semua ini memang ujian untuk saya ? Karena saya pun merasa saya harus mempertahankan dia karena saya menyukai akhlak nya dia yang baik dan saya merasa berat jika harus melepas dia. Apakah saya salah berbuat demikian ? Terimakasih ustadz atas semua waktunya :)
Redaksi salamdakwah.com
7 months ago

 

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Wallahu ta'ala a'lam. Apabila memang alasan pihak orang tua si laki-laki itu hanyalah karena penanya tidak lengkap orang tuanya maka alasan ini tidaklah tepat bila dijadikan sebagai penghalang pernikahan karena ini menyelisihi nash dan fakta, diantaranya:

1. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menikah dalam keadaan orang tua yang tidak ada dua-duanya namun alhamdulillah rumah tangga beliau jalan dalam keadaan baik. 

2. Belum ada penelitian empiris yang menunjukkan bahwa orang yang orang tuanya tidak lengkap bila menikah maka pasti akan berantakan pernikahannya, atau rumah tangganya tidak baik.

Oleh karena itu kami sarankan calon pengantin laki-laki meminta bantuan kepada pemuka agama setempat untuk memberikan masukan kepada orang tuanya terkait keyakinan yang salah tersebut. Semoga saja Allah ta'ala membuka pintu hati mereka untuk menerima hidayah. Apabila orang tua laki-laki tersebut tetap keukeuh berpegang dengan keyakinannya yang salah maka laki-laki itu bisa mengadukan masalah ini ke hakim  bila ia dihalangi untuk menikah dengan alsan yang tidak syar'i. Perbanyaklah berdoa kepada Allah ta'ala semoga Allah ta'ala memudahkan urusan penanya dan kaum muslimin.

Kami peringatkan kepada penanya untuk memperhatikan batasan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram  supaya penanya bisa menjaga hubungan antara dia dengan calon pasangan hidupnya. Perlu difahami bahwa pacaran daam Islam hukumnya terlarang. Wallahu ta'ala a'lam 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com