SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mas Kawin Pemberian Calon Pengantin Wanita


Ikhwan (Jakarta)
7 months ago on Keluarga

Asalamualaikum, saya mau bertabya , saya seorang laki laki ingin menikah dengan perempuan, dalam hal ini mas kawin yg diperjanjikan semisal 20 gram, saya mau bertanya apakah semisal 10 gram nya dr si calon pengantin wanita memberikan kepada kita lalu saya menyediakan 10 gram dan kami gabungkan sebagai mas kawin apakah itu diperbolehkan? Dalam hal ini emas yang diberikan si wanita itu sudah sah menjadi hak milik saya sebagai calon pengantin pria. Terima kasih, wasalamualaikum
Redaksi salamdakwah.com
7 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Wallahu ta'ala a'lam, As-Shodaaq –juga dinamakan Mahar – adalah suatu keharusan dalam pernikahan; sebagaimana firman Allah Ta’ala :

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً

“ Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan ”.(QS. An Nisaa’ /4)

Juga berdasarkan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam bagi orang yang hendak menikah,

اذْهَبْ فَالْتَمِسْ وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ .

“Pergilah dan carilah dirumahmu meski hanya sebuah cincin yang terbuat dari besi.” (HR. Bukhari, no. 5121, dan Muslim, no. 1425).


Mahar merupakan hak bagi mempelai wanita dan bukanlah wewenang walinya, dan dalil akan hal tersebut adalah firman Allah Ta’ala :

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً

“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (QS. An Nisaa: 4).

Terdapat penafsiran dalam Tafsir Al Qurthubi ( 5 / 23 ) :

“Pembicaraan dalam ayat ini ditujukan untuk para suami, sebagaimana yang dikatakan oleh Abdullah bin Abbas dan yang lainnya; Allah Ta’ala memerintahkan kepada mereka agar berderma dan bersedekah dengan memberikan mahar-mahar sebagai sebuah kewajiban dan keharusan dari mereka - para suami - untuk istri-istri mereka. Ada pendapat lain yang mengatakan: Pembicaraan ini ditujukan untuk para wali, karena para wali mengambil mahar dari putri mereka dan tidak diberikan kepada mereka sedikitpun, lalu mereka melarang yang demikian dan memerintahkan agar para wali membayarkan mahar kepada putri mereka ”.

Sesungguhnya perempuanlah yang yang menentukan jumlah mahar beserta walinya, kemudian wali tersebut yang mengurus ketentuannya dengan calon suami berdasarkan apa yang telah dikatakan mempelai perempuan. Jika dia menentukan untuk calon suaminya mahar tertentu, maka tidak boleh bagi calon suami untuk menentangnya, dan tidak pula mengurangi dari jumlah yang telah disebutkan.

Dengan demikian, apabila calon pengantin wanita sudah mensyaratkan jumlah mahar 20 gram kemudian ternyata si calon pengantin  pria tidak mamiliki alokasi dana untuk itu kemudian calon istrinya membantu dengan memberikan emas 10 gram sebagai hadiah maka ini adalah hak si calon pengantin wanita. Apabila total emas 20 gram itu telah diberikan kepada istri maka suami tidak punya hak lagi pada emas yang telah diberikan . Wallahu ta'ala a'lam  

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com