SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

ruqyah asmaul husna


Ikhwan (padangsidimpuan)
2 weeks ago on Fiqih

Assalamu'alaikum.. Ditempat saya ada aktifis ruqyah, mereka mengatakan metode ruqyah mereka adalah ruqyah asmaul husna. bagaimana sebenarnya metode ini? bolehkah kita mengamalkannya?
Redaksi salamdakwah.com
1 week ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Kami tidak tahu praktek yang dipakai oleh orang-orang yang anda maksud sehingga kami tidak bisa berkomentar. Namun ada bentuk ruqyah dengan asma' al-husna yang diperbolehkan, sebagaimana yang disebutkan dalam tanya jawab berikut: Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi,"Apakah seorang muslim boleh berdoa dengan menyebut nama-nama Allah Ta`ala untuk kesembuhan penyakit?"

Mereka menjawab,"Hal tersebut diperbolehkan, berdasarkan keumuman firman Allah Ta`ala, Hanya milik Allah asma-ul husna , maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu dan riwayat sahih dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam tentang masalah ini, misalnya Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam pernah meruqyah dengan mengucapkan, "Hilangkanlah derita ini wahai Rabb (Tuhan) manusia, sembuhkanlah wahai Engkau Asy-Syafi (Maha Menyembuhkan), tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu."

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Anggota (Abdullah bin Qu'ud)     
Abdullah bin Ghadyan (Anggota)     
Abdurrazzaq `Afifi (Wakil Ketua Komite)     
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/261 pertanyaan kedua fatwa no.9120

Dalam hadits disebutkan,"

 عَنْ عَبْدِ العَزِيزِ، قَالَ: دَخَلْتُ أَنَا وَثَابِتٌ عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، فَقَالَ ثَابِتٌ: يَا أَبَا حَمْزَةَ، اشْتَكَيْتُ، فَقَالَ أَنَسٌ: أَلاَ أَرْقِيكَ بِرُقْيَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: بَلَى، قَالَ: «اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، مُذْهِبَ البَاسِ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا»

Dari Abdul Aziz dia berkata: Aku dengan Tsabit menemui Anas bin Malik. Tsabit berkata:Wahai Abu Hamzah (Anas bin Malik) aku sakit. Kemudian Anas berkata, maukah engkau aku ruqyah dengan ruqyahnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Tsabit menjawab: ya. Anas bin Malik berucap:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، مُذْهِبَ البَاسِ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah Tuhan manusia, yang menghilangkan rasa sakit. Sembuhkanlah. Engkau adalah Penyembuh. Tidak ada yang menyembuhkan selain Engkau. Engkau menyembukan tanpa meninggalkan rasa sakit.” (HR. Bukhari no.5742;Abu Daud no.3890;At-Tirmidzi no.973 dan yang lainnya)

Ada metode penggunaan nama Allah dalam pengobatan yang layak dihindari seperti menulis nama-nama Allah ta'ala kemudian dijadikan kalung untuk penjagaan. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan: Mengenai hukum menulis ayat Alquran, nama-nama Allah Ta'ala, zikir-zikir, atau doa-doa yang sahih, para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Sebagian ulama salaf mengharamkannya tetapi ada pula yang membolehkan. Namun pendapat yang benar adalah tidak boleh karena hadis tentang larangan memakai jimat bersifat umum. Selain itu, larangan tersebut merupakan sadd adz-dzari'ah (mencegah setiap perbuatan yang tampaknya boleh, tetapi dapat mengantar kepada sesuatu yang dilarang atau diharamkan) demi menghindari penggunaan jimat selain Alquran. Ini juga bertujuan untuk menjaga Alquran dan nama-nama Allah dari penistaan.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud (Anggota)    
Abdullah bin Ghadyan (Anggota)    
Abdurrazzaq `Afifi (Wakil Ketua Komite)    
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Ketua)
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/318 fatwa no.3206

Wallahu ta'ala a'lam

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2017 - Www.SalamDakwah.Com